Untitled Document
Ahad, 9 Rajab 1434 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Ahad, 19 Mei 2013 19:40
Bupati Kampar Resmikan Pembangunan Pesantren Umar bin Khatab

Ahad, 19 Mei 2013 19:37
Pemkab Rohil Naikan Gaji Kades 86 Persen

Ahad, 19 Mei 2013 19:36
Pemko Dumai Komit Bangun SDM Berkualitas

Ahad, 19 Mei 2013 19:32
Penerima Siswa Baru di Rohul Dijadwalkan Serentak, 24-29 Juni 2013

Ahad, 19 Mei 2013 16:51
Galeri Foto Pembukaan MTQ Kabupaten Bengkalis di Bukit Batu

Ahad, 19 Mei 2013 16:38
Jon Erizal Kumpulkan 561 Bacaleg PAN

Ahad, 19 Mei 2013 16:30
Digelar, Honda Oto Contest Series Pekanbaru 2013



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 2 Juli 2012 16:41
STR Tolak Saran Komisi A Kirim Surat Aspirasi

Komisi A DPRD Riau menyarankan STR membuat surat aspirasiterkait rencana bakar diri, namun saran tersebut ditolak mentah-mentah.

Riauterkini-PEKANBARU- Sebagai bentuk keprihatinannya sekaligus membantah opini yang tengah beredar di kalangan masyarakat yang menyatakan bahwa anggota dewan tidak peduli dengan adanya posko aksi bakar diri yang ada di depan gedung DPRD Riau. Anggota Komisi A DPRD Riau melakukan kunjungan langsung ke posko tersebut.

“Tadi pagi ketika kami melakukan dialog interaktif yang diadakan RRI dengan berbagai masyarakat, kebanyakan masyarakat mengatakan bahwa dewan tidak peduli dengan posko aksi bakar diri yang dilakukan Satuan Tani Kerja (STR) Riau terkait kasus lahan di Pulau Padang,” kata Masnur, Ketua Komisi A saat melakukan dialog dengan kelompok STR di posko tersebut, Senin (2/6/12).

Lanjut Masnur, pihaknya bukan tidak peduli dengan adanya posko tersebut. “Bukan kami tidak peduli tapi sampai hari ini kalian (STR, red) tidak ada memberikan semacam surat pemberitahuan apa yang akan kalian aspirasikan ke kami,” terang Masnur.

Masnur pun menduga bahwa kasus Pulau Padang ini telah ada kesepakatannya antara pusat dengan masyarakat Pulau Padang. “Kami pun menduga kasus ini telah menemui kata kesepakatan, karena beberapa tahun yang lalu telah ada pertemuan pemerintah pusat dalam hal ini Mendagri berserta tim bentukannya untuk menyelesaikan kasus ini dengan para masyarakat pulau Padang, makanya kami anggap kasus ini telah selesai,” ungkap Politisi Golkar ini.

Selain itu, Masnur pun mengakui bahwa pihaknya sampai hari ini belum mendapatkan hasil pertemuan tersebut. “Untuk itu, jika ada pelanggaran hukum dari kesepakatan kalian dengan Mendagri berserta timnya maka silahkan membuat surat ke kami untuk kita cari bersama win-win solutionnya,” tegas Masnur.

Menanggapi hal ini, Ketua STR Riau, M. Ridwan usai pertemuan mengatakan bahwa pihaknya merasa kecewa dengan jawaban dari Masnur tersebut. “Kalau masalah win-win solution, kami ini sudah bosan dengan itu karena tidak ada kejelasannya,” kata M. Ridwan.

“Hampir tiga tahun kasus Pulau Padang ini berjalan tapi mana win-win solutionnya, di mana anggota dewan dalam hal ini,” ungkap M. Ridwan.

M. Ridwan pun mengatakan bahwa mustahil sekali anggota dewan tidak tahu perkembangan kasus Pulau Padang, apalagi terkait hasil pertemuan Mendagri dengan masyarakat Pulau Padang. “Itu tidak mungkinlah dan yang lebih ironisnya ketika kami melakukan aksi dalam bentuk menjahit mulut di Jakarta, anggota dewan ini sama sekali tidak peduli dan tidak ada bentuk keprihatinannya,” sesal M. Ridwan.

“Untuk mengatasi ini, sebenarnya kami minta anggota DPRD Riau dan Pemrov Riau bersama-sama untuk mengeluarkan rekomendasi untuk menolak atau membatalkan SK no 27 dari Kemenhut tersebut karena isinya yang banyak merugikan masyarakat Pulau Padang,” tutup M. Ridwan. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
prihatin
Kok %@!*nya anggota dewan rakyat terhormat menerima STR. Siapa STR itu, lembaga apa itu, kalau rakyat mau ketemu saja susah, tapi kalau Si Teroris Riau ( STR ) diterima. Hai..... para dewan Yth ingat STR ini lembaga yang tidak jelas dan anti kemampanan yang dipimpin Ridwan yang hidupnya sendiri tak jelas. Kok mau-maunya DPRD mengikuti genderangnya Ridwan yg beristrikan dua ini. Kalau Ridwan ingin jadi Pahlawan sebaiknya dia membuktikan diri dulu dg membakar dirinya sendiri. Sudahlah Wan kartumu sudah banyak orang tahu, hentikan aksimu memprovokasi orang lain yg tahu menahu. Kalo ingin jadi pahlawan jadikan masyarakat P Padang sejahera dulu, bukan malah mengeksplotasi masy P Padang yg seharusnya dilindungi.

Jalan tengah
Semua ini ada jalan tengahnya,.. belah saja pulau padang menjadi 2,.. 1/2 dikelola RAPP, 1/2nya lagi dikelola PT Kondur,.. Masing-masing perusahaan ini silakan tunjuk kemampuan dlm pembangunan daerah,.. siapa yg benar-benar memberikan kesejahteraan dan perbaikan hidup rakyat meranti kita dukung dan berikan apresiasi,. sdangkan kalau hanya utk sekedar mengeruk SDA saja,, maka ada baiknya kita bakar jg mereka2 yg hanya menyusahkan kehidupan rakyat meranti terutama masyarakat Pulau Padang,.. Bersatu kita Teguh bercerai kita Runtuh,..

Ikut bual
Aktifitas STR sudah meresahkan, mempropokasi utk tdk percaya pada pemerintah dan penegak hukum yg ada. Utk itujg dibiarkan krn dibelakang STR di duga banyak propokator yg tidak berani muncul. Tangkap dulu dedengkot STR, trus sediakan bensin sama korek api, kalau brani suruh dia bakar, siapa ketuanya suruh ketuanya dulu bakar diri. Jangan terkecoh penegak hukum dan pemerintah, tk brani STR tu bakar diri, gertak sambal

pro ridwan
Ridwan cocok di Neraka, biar dibakar api neraka selalu..

Mahasiswa Asal Bandul
Suai tu Putra Dedap, tindakan membuka Posko Relawan Bakar Diri oleh mereka, sudah menunjukan bahwa STR adalah sebuah organisasi yang anti pemerintah. Maka halal untuk tembak ditempat.

Putra Dedap
Bila STR macam-macam, kami harap pihak Polri dapat bertindak cepat dan tepat, dan bila perlu tembak ditempat aja tu Si Ridwan.

DASWANTO
AWAS, ANTEK ANTEK KOMUNIS ATAU NEOKOMUNIS MUNCUL DI NEGERI %@!* DIBAWAH KOMANDO SDR M. RIDWAN. WASPADALAH. WASPADALAH


Berita Sosial lainnya ..........
- Pemkab Rohil Naikan Gaji Kades 86 Persen
- Dimeriahkan Kesenian Tradisional, Erwin Agus Terpilih Pimpin HKTM Pekanbaru
- Pemuda Mumahammadiyah Gagas Pendirian Universitas di Tapung
- Layang-layang Picu Listrik Padam di Duri
- 20 Mahasiswa Asal Riau Ikuti Pelatihan Tajaan Bakesbangpol Jakarta
- Resepsi Pernikahan di Duri Kerap Gunakan Badan Jalan
- Ditutup Wabup, Pelangiran Juara Umum MTQ Inhil ke-43


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.21.186.38
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com