Untitled Document
Jumat, 14 Rajab 1434 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 23 Mei 2013 21:59
Galeri Coba

Kamis, 23 Mei 2013 20:59
Sidang Pemukulan Guru,
Said Nurjaya Bantah Mukul, Hanya Meraba Pipi


Kamis, 23 Mei 2013 19:38
Kemenag Kampar Taja Berbagai Lomba Sempena Hardiknas

Kamis, 23 Mei 2013 19:36
Penerimaan Siswa Baru,
Kemenag Inhu Himbau Calon Murid Pandau Baca Al-Qur'an Diprioritaskan


Kamis, 23 Mei 2013 19:35
1.892 Warga Riau Terinfeksi HIV/AIDS

Kamis, 23 Mei 2013 19:31
Nyaris 100 Persen Peserta UN SMA Sederajat di Riau Lulus

Kamis, 23 Mei 2013 18:06
58 Atlet Kampar Dilepas Istri Bupati Ikuti Kejurda Karate Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 3 Juli 2012 07:31
Wagubri Pimpin Pisah-sambut Kepala Kemenag Riau

Setelah prosesi pelantikan di Jakarta, serah-terima jabatan Kepala Kakemenag Riau dilanjutkan dengan pisah-sambut. Acara ini dipimpin Wagubri Raja Mambang Mit.

Riauterkini-PEKANBARU- Minimnya pengetahuan agama bagi masyarakat di Riau memang menjadi sebuah problem utama yang mesti dihadapi terutama bagi lembaga pemerintahan yang bergerak di bidang agama.

Hal ini dikatakan Wakil Gubernur Riau, Raja Mambang Mit saat memberikan sambutan dalam acara pisah sambut Kepala Kantor Wilayah Kementriaan Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Riau di Hotel Ibis, Senin (2/7/12) malam.

“Sering kami bersama Kakanwil sebelumnya (Asyari Nur, red) melakukan kunjungan ke berbagai desa yang ada di Riau ini, di situ kami temukan ternyata masih banyak masyarakat yang minim pengetahuannya terhadap agama dan ini merupakan tugas utama yang mesti diselesaikan oleh Kakanwil yang baru,” kata Raja Mambang Mit.

Selain itu, menurut Raja Mambang Mit, “minimnya fasilitas keagamaan seperti Mesjid, pendidikan agama juga perlu ditanamkan kepada anak-anak dari dini dengan cara di mulai dari keluarganya karena jika dari keluarga makan untuk lingkungannya akan mengikut dengan sendirinya,” terang ketua DPD Demokrat Riau ini.

Raja Mabang Mit pun berharap kepada Kakanwil yang lama agar selalu terlibat aktif dalam mengembangkan ajaran agama di tengah masyarakat Riau. “Juga kepada Pemkab/Pemko se Riau mari kita bekerjasama untuk memajukan nilai-nilai dan kualitas agama yang ada di Riau ini,” harap Raja Mambang Mit.

Menanggapi hal itu, Kakanwil Riau yang baru, Tarmizi Tohor kepada wartawan usai acara mengatakan, “beberapa program kami akan mengarah ke situ, maksudnya mengarah seperti yang disampaikan Wagubri tadi, selain itu nantinya akan ada Magrib Mengaji bagi anak-anak di daerah Riau dan untuk merealisasikannya maka kita akan keliling di berbagai dearah di Riau ini,” terang Tarmizi Tohor.

“Beberapa program dari Kakanwil yang lama juga akan menjadi prioritas kami, diantaranya pembangunan Embarkasi Haji Riau, di mana selama ini kita hanya menumpang di Embarkasi Haji Batam dan ini akan kami targetkan pada 2014, artinya di tahun itu Riau akan punya Embarkasi Haji,” kata Tarmizi Tohor.

Ketika disinggung, apakah ada mutasi jabatan bagi karyawan di Kanwil Kemenag Riau. Tarmizi Tohor mengatakan bahwa belum saatnya untuk membahas itu, “kita lihat dululah kinerja mereka, jika tidak sesuai nantinya, baru kita akan adakan mutasi jabatan,” ungkap Tarmizi Tohor.

Sementar itu, Kakanwil Kemenag Riau yang lama, Asyari Nur kepada wartawan ketika usai acara berharap kepada Kakanwil yang baru agar melanjutkan program kerja yang belum sempat dikerjakan. “Seperti Embarkasi Haji, Meningkatkan kualitas pendidikan agama di Riau karena saya menilai tugas-tugas dalam hal pembangunan agama di Riau ini sangat berat sekali,” ungkap Asyari Nur.

Asyari Nur pun membantah jika setelah ini dirinya akan fokus ke persiapan pada Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) tahun depan. “Itu tidak benar, kita jalani dulu, lagipun kan masih lama lagi dan sam sekali belum ada arah ke situ,” terang Asyari Nur.

“Setelah ini, saya masih fokus ke berbagai aktifitas keagaman, seperti mengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Wilayah Riau, menjalankan kinerja di NU dan masih banyak yang lainnya, yang ke semuanya untuk meningkatkan kualitas keagamaan masyarakat Riau,” tutup Asyari Nur.

Acara pisah sambut ini, juga dihadiri Walikota Pekanbaru, Firdaus MT dan beberapa lembaga di bawah Kanwil Kemenag Riau. Selain acara pisah sambut, juga ada penyerahan kenang-kenangan dari berbagai instansi yang berada di bawah Kanwil Kemenag Riau untuk diserahkan kepada Kakanwil yang lama. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ilham
ka kemenag lah konyang makan pungli-markup JCH yoo... !


Berita Sosial lainnya ..........
- 1.892 Warga Riau Terinfeksi HIV/AIDS
- Jelang Pengukuhan, IKBR Kubu Tumpal Hutabarat Tutai Tudingan
- Sempena HUT Kota Pekanbaru,
Pembuatan KTP dan Akte Kelahiran Gratis

- BAPAS Pekanbaru Interview Pelajar Geng Motor
- Disaksikan Bupati Bengkalis,
PLN Teken MoU dengan PT MAS Membeli Daya

- Diskes Pekanbaru Perlu Perda untuk Capai PAD
- RAPP Dukung MTQ Dua Kecamatan di Pulau Padang


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.234.67.55
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com