Berita Terhangat... |
Kamis, 23 Mei 2013 21:59 Galeri Coba
Kamis, 23 Mei 2013 20:59 Sidang Pemukulan Guru, Said Nurjaya Bantah Mukul, Hanya Meraba Pipi
Kamis, 23 Mei 2013 19:38 Kemenag Kampar Taja Berbagai Lomba Sempena Hardiknas
Kamis, 23 Mei 2013 19:36 Penerimaan Siswa Baru, Kemenag Inhu Himbau Calon Murid Pandau Baca Al-Qur'an Diprioritaskan
Kamis, 23 Mei 2013 19:35 1.892 Warga Riau Terinfeksi HIV/AIDS
Kamis, 23 Mei 2013 19:31 Nyaris 100 Persen Peserta UN SMA Sederajat di Riau Lulus
Kamis, 23 Mei 2013 18:06 58 Atlet Kampar Dilepas Istri Bupati Ikuti Kejurda Karate Riau
|
|
|
|
Jum’at, 13 Juli 2012 18:18 35 Pengelola Masjid di Rohul Ikuti Orientasi Pembinaan Umat
Kantor Kemenag Rohul menggelar Orientasi Pembinaan Umat. Kegiatan ini diikuti perwakilan 35 pengurus masjid.
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sebanyak 35 pengelola masjid dari 16
kecamatan mengikuti orientasi pembinaan umat Islam yang diprakarsai
Kanwil Kemenag Riau dan Kantor Kemenag Rokan Hulu.
Orientasi bagi pengurus masjid, digelar selama dua hari di Hotel
Gelora Bhakti Pasirpangaraian. Kegiatan itu diharapkan agar dalam
pengelolaan masjid, pengurus masjid bersikap profesional.
Kakan Kemenag Rohul Ahmad Supardi, menilai para pengelola masjid di
Indonesia telah menunjukkan bukti nyata. Peran sendiri cukup besar
dalam pembinaan umat Islam.
Melalui masjid, kata Ahmad Supardi, para umat mendapatkan tempahan
ruhiyah dan intelektual, sehingga memiliki kekuatan aqidah dan
pengetahuan agama yang cukup luas.
“Masjid sebagai pusat pembinaan umat harus dikelola baik dengan
profesional. Pembinaan, tentunya harus dimulai dari pengurus, sebab
maju mundurnya suatu organisasi dipengaruhi oleh pengurusnya sendiri,”
papar Ahmad Supardi menjawab riauterkini.com di Pasirpangaraian, Jumat
(13/7/12).
Pengurus masjid diharapkan mampu menyusun planning (perencanaan),
organizing (pengelompokan kegiatan dan personil), altuating
(penggerakan), dan controling (pengawasan).
Tujuan orientasi, menurut Kasi Penamas Kemenag Rohul, Abdurrahman
Jailani, sebagai sarana menambah wawasan dan pengetahuan para pengurus
masjid dalam manajemen pemberdayaan masjid.
“Kita berharap, orientasi memberikan wawasan dan pengetahuan kepada
pengelola masjid yang luas tentang pemberdayaan masjid hingga
terwujudnya kesamaan persepsi dan gerakan pengelola masjid dalam
meningkatkan kualitas pemberdayaan,” tuturnya.
Orientasi ditaja dalam bentuk pemaparan dan diskusi interaktif dengan
menghadirkan narasumber berkompeten, seperti Kepala Kanwil Kemenag
Provinsi Riau Tarmizi, Kakan Kemenag Rohul, Ketua MDI Rohul Zulkifli
Syarif, dan Kasi Penamas Kemenag Rohul.***(zal)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|