Untitled Document
Rabu, 12 Rajab 1434 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 22 Mei 2013 15:33
Mau Ambil Motor Sendiri, Istri Dianiaya Suami

Rabu, 22 Mei 2013 15:31
Akhiri Sepi, Wako Revisi Sistem Sewa Pasar Rumbai

Rabu, 22 Mei 2013 15:28
Demo Gugaan Salah Tangkap di Polda,
Warga Kampar Desak Ninik Mamak Terantang Dibebaskan


Rabu, 22 Mei 2013 15:27
Gerindra dan NasDem Komit Dukunga Herman-Agus

Rabu, 22 Mei 2013 15:25
Kejari Siak Periksa Kadis CKTR Terkait Korupsi Lahan BLK

Rabu, 22 Mei 2013 15:22
Bacaleg Polri dan Kades Dua Partai di Rohul Sudah Lengkapi Berkas

Rabu, 22 Mei 2013 15:07
Mau Ambil Motor Sendiri, Istri Dianiaya Suami



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 26 Juli 2012 15:06
446 Kartu e-KTP Warga Pekanbaru Rusak

Tidak seluruh kartu e-KTP yang sudah diterima Disdukcapil Pekanbaru bisa dibagikan kepada pemilik, karena ditemukan 446 kartu kondisinya rusak.

Riauterkini-PEKANBARU- Sebanyak 446 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), yang dikirim pemerintahan pusat kepada Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) Kota Pekanbaru dalam keadaan rusak. Menanggapi hal itu pihak Disdukcatpil dalam waktu dekat, akan segera mengembalikan kartu e-KTP yang rusak ke Mendagri untuk dicetak ulang. Dari ratusan kartu e-KTP yang rusak terdapat paling banyak di Kecamatan Sukajadi yang mencapai 234 keping.

Kepala Disdukcatpil Kota Pekanbaru M. Noer, Kamis (26/7/12) mengatakan ratusan kartu e-KTP yang rusak diperkirakan merupakan data perekaman antara Oktober 2011- Mei 2012 lalu. “ Proses pembagian e-KTP ternyata tidak selancar yang kita harapkan, selain kurangnya fasilitas dan tenaga dari intren, juga ada faktor kendala dari pusat. Sebab setelah banyak warga yang ingin segera mendapatkan kartu e-KTP nya, ternyata sudah datang tapi kartunya rusak sehingga belum bisa diambil, “ terangnya.

Kerusakan yang terjadi pada kartu e-KTP diantaranya, seperti tidak terbacanya data base pada crad rider e-KTP serta kaburnya tulisan dan gambar foto yang tertera dalam kartu. “ Kerusakan ini murni kesalahan pencetakkan yang tidak sempurna dari pusat bukan dari kita, sebab kita hanya menerima dari pusat. Sehingga kita minta agar semua warga yang belum mendapatkan e-KTP bersabar, dan tetap gunakan KTP lama yang masih berlaku, “ ujar M. Noer.

Sementara itu Walikota Pekanbaru Firdaus, meminta pihak Disdukcatpil untuk segara menghadap Mendagri meminta solusi yang terbaik. Agar warga Pekanbaru tidak menunggu lama lagi untuk mendapatkan e-KTP. Terlebih bagi mereka yang sudah sejak awal melakukan perekaman, “ Terkait kerusakan kartu e-KTP yang kita terima, hal itu menjadi wewenang penuh pihak pusat untuk memperbaikinya. Untuk itu saya minta Disdukcatpil segera menghadap Mendagri, menanyakan solusi yang tepat atas persoalan ini, “ tutur walikota.***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Nasib 3 Calon Sekda Riau Masih Jauh dari Kejelasan
- Ahmi Septari Nahkodai Perindo Riau
- 2013, Permintaan Cerai PNS di Pekanbaru Sebanyak 14 Kasus
- Sensus Pertanian di Inhil,
Kurang Sosisalisasi dan Pencacah Mengarang Data

- Buruh TKBM Dumai Mogok Kerja Menuntut Kenaikan Gaji
- Perdana, BUMD PT. BLJ Bengkalis Umrahkan 11 Warga secara Gratis
- MTQ ke 44 Kabupaten Kampar,
Kecamatan Kampar Tampil Sebagai Juara Umum



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.234.126.92
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com