Berita Terhangat... |
Kamis, 23 Mei 2013 09:10 Customer Gathering Bank Riau Kepri Wilayah Pekanbaru
Kamis, 23 Mei 2013 08:30 Daftar Pertama di KPU Riau, Herman-Agus Diarak Sepuluhribuan Pendukung
Kamis, 23 Mei 2013 08:02 Tahan Ijazah Anak Yatim, Wako Minta Kepala SMAN 12 Dipanggil
Kamis, 23 Mei 2013 08:00 DPP Golkar: Annas Dipilih karena Hasil Serveinya Tertinggi
Kamis, 23 Mei 2013 07:56 Lama tak Mendampingi Firdaus, Istri Walikota Dikabarkan Sedang Sakit
Kamis, 23 Mei 2013 07:31 Pendaftaran Balon Gubri Dimulai, Herman dan Annas Berlomba jadi yang Pertama
Kamis, 23 Mei 2013 07:19 TIKI Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik
|
|
|
|
Kamis, 26 Juli 2012 15:21 Debu Selimut Jalan di Komplek Perkantoran Bupati Siak
Jalan menuju kantor Bupati Siak berdebu akibat tanah timbun berceceran di jalan,
saat ini tidak terlihat upaya pembersihan dari pihak pekerja.
Riauterkini-SIAK- Akibat adanya pembangunan gedung di komplek Kantor Bupati Siak dan
perkantoran tanjung agung membuat jalanan berdebu, dan tanah timbun yang berceceran
di jalan. Saat ini tidak ada terlihat upaya pekerja untuk membersihkan ceceran
tersebut.
Hal ini sangat dikeluhkan masyarakat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang melintas
dengan menggunakan sepeda motor, karena saat jalan tersebut dilintasi mobil debunya
sangat tebal sehingga mereka harus "Memakan debu".
Kamis (26/7/12), keterangan Mulyono (37), salah seorang warga Dusun Suak Rengas Desa
Mempura Kecamatan Mempura, kepada riauterkini.com bahwa saat ia ingin mengurus
administrasi ke kantor Bupati Siak dan harus menempuh jalan berdebu, ia sangat
terganggu dengan tebalnya debu dijalan tersebut.
"Waduh mas! debunya sangat tebal saat mobil melintasi jalan, saya kan naik sepeda
motor, jadi debunya mengganggu pemandangan dan bisa-bisa saya kecelakaan atau sakit
paru-paru," keluh Mulyono.
Pantauan riauterkini.com dilapangan bahwa tidak hanya masyarakat biasa yang
terganggu dengan debu tebal tersebut, karyawan honor dan PNS juga tampak sulit untuk
melintasi jalan tersebut, mereka terpaksa menutup mulut, hidung dengan tangan.
Sementara mata mereka harus rela kena debu.
"Sulitnya melintas kalau ada mobil yang melintas, karena debunya sangat tebal,
ditambah lagi jalan yang penuh dengan ceceran tanah timbun," ujar salah seorang
karyawan honor di Pemkab Siak.
Untuk itu mereka meminta agar pihak Pemkab Siak melalui Intansi terkait untuk dapat
menegur pihak pekerja agar bisa membersihkan ceceran tanah timbun di jalan
tersebut.
"Ya, kita hanya bisa mengadu ke pemerintah mas! kita aharapkan pemerintah dapat
menegur pekerja agar jalan di siram dan ceceran tanah timbun dapat dibersihkan,"
ungkap Mulyono.***(vila)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
robi demi kepentingan, masyarakat jadi korban..........
Pemkab Siak risamlah jalan tu, kasihan masyarakat.
|
|