Untitled Document
Jumat, 14 Rajab 1434 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 24 Mei 2013 14:56
Diskominfo Riau Lepas 'Pulau Si Caram' Inhu ke PIN di Medan

Jum’at, 24 Mei 2013 14:45
KPU Mulai Verifikasi Faktual Syarat Calon DPD RI

Jum’at, 24 Mei 2013 14:38
Masih Diburu, Polisi Minta 28 Anggota Geng Motor Menyerah

Jum’at, 24 Mei 2013 14:37
Bupati Herliyan dan Istri Tanam Padi Unggul,
Bengkalis Luncurkan Proyek Perncontohan Rice Estate


Jum’at, 24 Mei 2013 14:19
Total 22 Perusahaan,
Sebuah Tambang Ilegal di Riau Dilaporkan BPK ke KPK


Jum’at, 24 Mei 2013 14:10
Kelanjutan Proyek Pasar Cik Puan Kian tak Jelas

Jum’at, 24 Mei 2013 14:08
99,98 Persen, Kelulusan SMA Sederajat di Rohul Peringkat II Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 12 September 2012 14:18
Dishutbun Rohul Diminta Gesa Revitalisasi Kebun Masyarakat

Banyak kebun kelapa sawit dan karet masyarakat Rohul sudah tua. Dinas terkait diminta untuk segera melakukan peremajaan untuk tingkatkan produksi.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sebagai upaya pemerintah dalam menuntaskan angka kemiskinan, Bupati Achmad intruksikan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Rokan Hulu untuk menggesa revitalisasi pemberdayaan kebun masyarakat.

Intruksi ini disampaikan Bupati Achmad, sesuai intruksi Menteri Pertanian nomor 33 tahun 2006, tentang pelaksanaan program revitalisasi perkebunan, dalam program penuntasan angka kemiskinan di Indonesia.

Kepala Dishutbun Rohul, Sugiyarno, mengaku telah menggelar rapat dengan para kepala bidang dan empat perwakilan perusahaan dari Jakarta. Perwakilan ini adalah tim yang akan melakukan survei hasil revitalisasi dengan tiga program pemberdayaan, melalui pemberdayaan masyarakat, BUMN, dan Perkebunan Besar Swasta (PBS).

Program revitalisasi untuk komiditi karet dan kelapa sawit. Untuk komoditi kelapa sawit, dilakukan kerjasama dengan PBS PTPN V di Desa Tapung Kecamatan Tandun untuk 874 hektar di tahap pertama, dan sedang dalam persiapan lahan. Komoditi ini akan dikembangkan di empat desa, Desa Dayo, Bono Tapung, Kumain, dan Puja Kesuma dengan luas masing-masing 1.000 hektar.

“Program revitaliasi dengan tiga pemberdayaan, dimulai survey program dimana yang efektif. Pada survey ini, nantinya ada tiga kategori, yakni untuk hasil nol sampai 59 gagal. Nilai 60 sampai 79 baik sedangkan 80 ke atas sangat baik.”

“Dari tiga program pemberdayaan luasnya 4.000 hektar. Nantinya pemberdayaan mana yang lebih baik, itu yang akan diterapkan,” tambahnya.

Sugiyarno mengatakan lagi, program revitalisasi perkebunan untuk rakyat di-prioritaskan di PIR Perkebunan kawasan industri perkebunan. Kemudian PRPTE/ARP, Sardepe tahun tanam 1986-1987, juga perkebunan rakyat, dilaksanakan di Kecamatan Kepenuhan Hulu, Tambusai, Rambah, Rambahsamo, Ujungbatu, Tandun, dan Kabun di perkebunan program tahun 1981-1982.

Hasil rapat di Daerah Istimewa Yogyakarta, 22 Juni 2012 lalu. Adanya intruksi Bupati Achmad dan Kementrian Pertanian RI untuk program revitaliasi di Rohul, saat ini digesa untuk revitalisasi komiditi kelapa sawit dan karet.

“Sistem pengembalian dari masyarakat memang saat ini belum ada ketentuan, hanya saja di sektor riil ada pola kredit lunak jangka panjang melalui Bank Mandiri,” jelasnya lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
kimarsarah
pjabat & PNS di smua dinas di kab-kota-prov-Riau ya cuma pandai ota, mejeng dan koruptor smua.


Berita Sosial lainnya ..........
- Diskominfo Riau Lepas 'Pulau Si Caram' Inhu ke PIN di Medan
- RAPP Taja Pelatihan Para Da'i Pulau Padang
- Riau Tertinggi Imput Data SDDKN
- IKBR Inhu Tuding Forlet Timbulkan Konflik
- 1.892 Warga Riau Terinfeksi HIV/AIDS
- Jelang Pengukuhan, IKBR Kubu Tumpal Hutabarat Tutai Tudingan
- Sempena HUT Kota Pekanbaru,
Pembuatan KTP dan Akte Kelahiran Gratis



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.22.127.92
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com