Untitled Document
Sabtu, 28 Ramadhan 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Sabtu, 26 Juli 2014 16:49
Pawai Takbiran Idul Fitri Bakal Dimeriahkan Tembilahan Ketupat Festival

Sabtu, 26 Juli 2014 14:43
Tak Bersafari Ramadhan,
Gubri Belum Pernah Kunjungi Delapan Kabupaten dan Kota


Sabtu, 26 Juli 2014 14:26
Hari Ini, Pemudik di Bandara SSK II Diprediksi Capai 11.434 Penumpang

Sabtu, 26 Juli 2014 14:23
Tujuh Imigran Gelap Banglades Diamankan Polisi di Pelalawan

Sabtu, 26 Juli 2014 12:10


Sabtu, 26 Juli 2014 12:09
Puncak Arus Mudik,
Penumpang Speedboat Padati Pelabuhan ke Pesisir


Sabtu, 26 Juli 2014 12:06
Pemrov Riau Serahkan KUA-PPAS RAPBD Perubahan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 23 April 2013 06:21
Atasi Bencana Alam,
Kampar Gelar Pelatihan Siaga Bagi Relawan


Pemkab Kampar terus berupaya meningkatkan kepedulian dan kesiap siagaan masyarakat menghadapi bencana. BPBD mengadakan pelatihan siaga bagi relawan.

Riauterkini-BANGKINANG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar menggelar pelatihan siaga bencana bagi relawan di kecamatan yang rawan bencana yang ada di Kabupaten Kampar. Hal ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kepedulian dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kejadian bencana yang mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Kampar.

Pelatihan ini digelar selama 10 hari, yang dibagi dalam dua angkatan. Angkatan I, 22-26 April 2013, dan angkatan II digelar 29 April-03 Mei 2013. Tempat latihan di Wisma Samudera Bangkinang dan praktek di lapangan Batalyon Infanteri 132/BS Salo.

Peserta sebanyak 50 orang yang berasal dari 21 Kecamatan se-Kabupaten Kampar ditambah dari organisasi lain yaitu PMI, Pramuka, Tagana, Damkar. Narasumber berasal dari BPBD Provinsi Riau, Basarda Provinsi Riau, BPBD Kabupaten Kampar, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar dan Batalyon Infanteri 132/BS Salo

Plt Sekdakab Kampar Zulfan Hamid saat membuka pelatihan tersebut Senin (22/4/13). menyampaikan bahwa upaya-upaya penyelenggaraan dan penyelamatan musibah bencana alam tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, sehingga partisipasi masyarakat dari berbagai elemen dalam masyarakat itu sendiri harus diikutsertakan sehingga selain untuk meningkatkan kewaspadaan dan tanggungjawab juga meningkatkan rasa solidaritas dan kesetiakawanan sosial dalam masyarakat.

‘’ Tentunya kita menyambut baik diselenggarakannya pelatihan siaga bencana pada kecamatan rawan bencana ini dan semoga para peserta dapat menambah wawasan tentang penanggulangan bencana dan strategi dalam penanganan korban bencana,” harapnya.

Dikatakannya bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar merupakan lembaga yang bertanggungjawab dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Kampar, maka BPBD Kabupaten Kampar berkewajiban memberikan bimbingan berupa informasi dan pelatihan untuk siaga bencana pada kecamatan rawan bencana, sehingga pada saat terjadi bencana dapat berfungsi dengan maksimal, efektif dan efisien.

Relawan yang cakap, efektif dan efisien sangat ditentukan oleh informasi, pengalaman dan pelatihan yang diterimanya. Oleh karena itu pemberian informasi yang tepat dan akurat harus dikelolah secara baik agar relawan memiliki pengetahuan dasar yuang cukup sebelum terjun kedaerah bencana.

‘’ Tentunya dengan pelatihan siaga bencana ini diharapkan, dapat mempercepat proses pemahaman untuk meningkatkan kesadaraan masyarakat tentang bahaya dan resiko bencana, mempercepat pembentukan jejaring siaga bencana, mengorganisir potensi masyarakat terlatih siaga bencana, terbentuknya unit khusus siaga bencana berbasis masyarakat di setiap kecamatan sebagai gugus tugas (front liner). Kemudian dapat menjamin kesinambungan klesiapsiagaan bencana, memperkuat integritas social melalui peningkatan intensitas dan kualitas interkasi social anggota masyarakat,’’tuturnya.

Kepala BPBD Kabupaten Kampar Ali Zabar dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan digelar selama 10 hari, yang dibagi dalam dua angkatan. Angkatan I, 22-26 April 2013, dan angkatan II digelar 29 April-03 Mei 2013. Tempat latihan di Wisma Samudera Bangkinang dan praktek di lapangan Batalyon Infanteri 132/BS Salo.

Peserta sebanyak 50 orang yang berasal dari 21 Kecamatan se-Kabupaten Kampar ditambah dari organisasi lain yaitu PMI, Pramuka, Tagana, Damkar. Narasumber berasal dari BPBD Provinsi Riau, Basarda Provinsi Riau, BPBD Kabupaten Kampar, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar dan Batalyon Infanteri 132/BS Salo. Metodologi pembelajaran terdiri dari pemaparan materi, ceramah, praktek lapangan, diskusi dan tanya jawab.(man)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Tak Bersafari Ramadhan,
Gubri Belum Pernah Kunjungi Delapan Kabupaten dan Kota

-
- Puncak Arus Mudik,
Penumpang Speedboat Padati Pelabuhan ke Pesisir

- Pemrov Riau Serahkan KUA-PPAS RAPBD Perubahan
- Bupati dan Wabup Bengkalis Buka Festival Lampu Colok 2014
- Lebaran, Warga Bengkalis Dihimbau Tidak Panik dan Doyan ‘Borong’ Bensin
- Relawan Peduli Gaza Galang Dana di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.204.42
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com