Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 5 Desember 2016 17:22
Bantu Tugas Kepolisian,
16 Personil dan 3 Warga Terima Penghargaan Kapolres Kampar


Senin, 5 Desember 2016 17:16
Tiga Bulan Buron,
Satu Tahanan Kabur Polsek Bukit Raya, Pekanbaru Berhasil Ditangkap


Senin, 5 Desember 2016 17:09
Polres Kampar Ungkap Perampokan Pedagang Emas di Rumbio

Senin, 5 Desember 2016 17:03
Terkait Pembayaran TPP RSUD AA,
Pemprov Sebut Hanya Melaksanakan Rekomendasi KPK dan BPKP


Senin, 5 Desember 2016 16:54
Sampai November 2016, Kunjungan Wisata di Rohul Meningkat Tajam

Senin, 5 Desember 2016 16:21
Pembangunan Jembatan Waterfront City,
‪Bupati Kampar Pastikan Selesai Tepat Waktu


Senin, 5 Desember 2016 16:18
Ayah dan Anak Tewas Menggenaskan di Jalintim Pelalawan

Senin, 5 Desember 2016 16:12
‪Jefry Noer: Akhiri Praktek Dualisme di Lima Desa

Senin, 5 Desember 2016 16:06
Diindikasi Politik Uang,
Masyarakat dan BPBD Desa Tangun, Rohul Tolak Hasil Pilkades


Senin, 5 Desember 2016 15:59
Difasilitasi Polresta Pekanbaru,
Besok, Pemprov-RSUD AA Bahas Pergub No.12/2016




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 23 April 2013 06:21
Atasi Bencana Alam,
Kampar Gelar Pelatihan Siaga Bagi Relawan


Pemkab Kampar terus berupaya meningkatkan kepedulian dan kesiap siagaan masyarakat menghadapi bencana. BPBD mengadakan pelatihan siaga bagi relawan.

Riauterkini-BANGKINANG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar menggelar pelatihan siaga bencana bagi relawan di kecamatan yang rawan bencana yang ada di Kabupaten Kampar. Hal ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kepedulian dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kejadian bencana yang mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Kampar.

Pelatihan ini digelar selama 10 hari, yang dibagi dalam dua angkatan. Angkatan I, 22-26 April 2013, dan angkatan II digelar 29 April-03 Mei 2013. Tempat latihan di Wisma Samudera Bangkinang dan praktek di lapangan Batalyon Infanteri 132/BS Salo.

Peserta sebanyak 50 orang yang berasal dari 21 Kecamatan se-Kabupaten Kampar ditambah dari organisasi lain yaitu PMI, Pramuka, Tagana, Damkar. Narasumber berasal dari BPBD Provinsi Riau, Basarda Provinsi Riau, BPBD Kabupaten Kampar, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar dan Batalyon Infanteri 132/BS Salo

Plt Sekdakab Kampar Zulfan Hamid saat membuka pelatihan tersebut Senin (22/4/13). menyampaikan bahwa upaya-upaya penyelenggaraan dan penyelamatan musibah bencana alam tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, sehingga partisipasi masyarakat dari berbagai elemen dalam masyarakat itu sendiri harus diikutsertakan sehingga selain untuk meningkatkan kewaspadaan dan tanggungjawab juga meningkatkan rasa solidaritas dan kesetiakawanan sosial dalam masyarakat.

‘’ Tentunya kita menyambut baik diselenggarakannya pelatihan siaga bencana pada kecamatan rawan bencana ini dan semoga para peserta dapat menambah wawasan tentang penanggulangan bencana dan strategi dalam penanganan korban bencana,” harapnya.

Dikatakannya bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar merupakan lembaga yang bertanggungjawab dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Kampar, maka BPBD Kabupaten Kampar berkewajiban memberikan bimbingan berupa informasi dan pelatihan untuk siaga bencana pada kecamatan rawan bencana, sehingga pada saat terjadi bencana dapat berfungsi dengan maksimal, efektif dan efisien.

Relawan yang cakap, efektif dan efisien sangat ditentukan oleh informasi, pengalaman dan pelatihan yang diterimanya. Oleh karena itu pemberian informasi yang tepat dan akurat harus dikelolah secara baik agar relawan memiliki pengetahuan dasar yuang cukup sebelum terjun kedaerah bencana.

‘’ Tentunya dengan pelatihan siaga bencana ini diharapkan, dapat mempercepat proses pemahaman untuk meningkatkan kesadaraan masyarakat tentang bahaya dan resiko bencana, mempercepat pembentukan jejaring siaga bencana, mengorganisir potensi masyarakat terlatih siaga bencana, terbentuknya unit khusus siaga bencana berbasis masyarakat di setiap kecamatan sebagai gugus tugas (front liner). Kemudian dapat menjamin kesinambungan klesiapsiagaan bencana, memperkuat integritas social melalui peningkatan intensitas dan kualitas interkasi social anggota masyarakat,’’tuturnya.

Kepala BPBD Kabupaten Kampar Ali Zabar dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan digelar selama 10 hari, yang dibagi dalam dua angkatan. Angkatan I, 22-26 April 2013, dan angkatan II digelar 29 April-03 Mei 2013. Tempat latihan di Wisma Samudera Bangkinang dan praktek di lapangan Batalyon Infanteri 132/BS Salo.

Peserta sebanyak 50 orang yang berasal dari 21 Kecamatan se-Kabupaten Kampar ditambah dari organisasi lain yaitu PMI, Pramuka, Tagana, Damkar. Narasumber berasal dari BPBD Provinsi Riau, Basarda Provinsi Riau, BPBD Kabupaten Kampar, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar dan Batalyon Infanteri 132/BS Salo. Metodologi pembelajaran terdiri dari pemaparan materi, ceramah, praktek lapangan, diskusi dan tanya jawab.(man)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Bantu Tugas Kepolisian,
16 Personil dan 3 Warga Terima Penghargaan Kapolres Kampar

- Terkait Pembayaran TPP RSUD AA,
Pemprov Sebut Hanya Melaksanakan Rekomendasi KPK dan BPKP

- Pembangunan Jembatan Waterfront City,
‪Bupati Kampar Pastikan Selesai Tepat Waktu

- ‪Jefry Noer: Akhiri Praktek Dualisme di Lima Desa
- Difasilitasi Polresta Pekanbaru,
Besok, Pemprov-RSUD AA Bahas Pergub No.12/2016

- Puluhan Masyarakat Rumbio Datangi PN Bangkinang, Kampar
- Pemkab Bengkalis Sinkronkan Data Pertanian dan Peternakan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.155.163
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com