Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 28 Juni 2017 21:14
Respon Keluhan Masyarakat Reteh,
Tahun Ini, Pemkab Inhil Lakukan Penimbunan Ruas Jalan Pulau Kijang


Rabu, 28 Juni 2017 19:50
Pengunjung Membludak,
Sabhara Polresta Pekanbaru Amankan Suasana Kunjungan Lebaran di Lapas


Rabu, 28 Juni 2017 19:47
Puncak Arus Mudik Besok Malam,
9 Tewas di Jalan Raya Riau Selama Operasi Ramadniya 2017


Rabu, 28 Juni 2017 17:47
Halal Bihalal di Rumah Bakal Csgubri Achmad Penuh Sesak

Rabu, 28 Juni 2017 14:57
Libur Idul Fitri 1438H, Wisatawan di Siak Dihibur Air Mancur "Joget"

Rabu, 28 Juni 2017 14:47
Ozcar Riau Ramaikan Wisata Kuliner di Pekanbaru

Rabu, 28 Juni 2017 14:43
Polda Riau Cek Jalan Lintas Riau-Sumbar

Rabu, 28 Juni 2017 14:36
Dua Sepeda Motor Adu Kambing, Akibatkan Satu Pengendara Tewas

Rabu, 28 Juni 2017 14:32
Miliki Sabu, Pemuda Pengangguran di Duri Ditangkap Polisi

Rabu, 28 Juni 2017 08:05
Mayat Tanpa Indentitas Ditemukan di Sungai Indragiri Rengat, Inhu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 3 Januari 2017 20:01
182 Ribu Warga Riau Kepri Dapatkan Tarief Listrik Bersubsidi

Setelah dilakukan padan data dengan TMP2K, sebanyak 182 ribu pelanggan PLN berdaya 900 kwh di Riau Kepri terima subsidi listrik.

Riauterkini-PEKANBARU-Manager Bidang Niaga PLN WRKR, Mukhlis Abdul Latif Mile Selasa (3/1/17) mengatakan bahwa dari 707.409 pelanggan PLN berdaya 900 kwh di Riau-Kepri, setelah melalui padan data antara PLN-TMP2K, 182 ribu diantaranya masih berhak menerima tarief listrik bersubsidi.

Namun demikian, tambahnya, jumlah pelanggan PLN penerima tarief listrik bersubsidi itu msih berkemungkinan bertambah.

"Kita masih menerima laporan bagi warga yang merasa berhak mendapatkan tarief listrik bersubsidi. Jika ada yang melapor, kita akan padankan data kembali. Kalau sesuai dengan kriteria kita, kita akan menmbahkannya menjadi kelompok penerima tarief listrik bersubsidi," terang Mukhlis.

Menurutnya, hal itu berkaitan dengan rencana PLN untuk melakukan penyesuaian tarief listrik. Rencana penyesuaian tarief akan dilakukan secara bertahap.

Penyesuaian tarief diberlakukan mulai 1 Januari 2017. Harga listrik yang semula Rp 605 menjadi Rp 791 rupiah perKWH. Penyesuaian tarief tahap II dilakukan pada 1 Maret yang disesuikan menjadi Rp 1.034 perKWH.

"Penyesuaian trief tahp III akn dilakukan pada 1 Mei 2017 menjadi Rp 1.352 perKWH. Nah pada 1 Juni 2017 yarief akan menyesuaikan dengan 12 tarief adjustment lainnya," terang Mukhlis.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- PLN WRKR Usahakan Tak Ada Pemadaman di Hari Lebaran
- Satgas Pangan Pemkab Kampar Pantau Harga Sembako di Pasar Kuok
- Sepanjang Ramadan, PT Nusantara Berlian Motor Alami Peningkatan Penjualan 25 Persen
- Masyarakat Bengkalis Diimbau Jeli Membeli Makanan
- Gubri Optimis Pertumbuhan Ekonomi Riau Terus Membaik
- Tinjau Pasar, Kapolres Bengkalis Temukan Ikan Busuk Dijual
- Mendag Sebut Dukungan Perusahaan Terhadap IKM, Jadi Kail Wirausaha Mandiri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.148.176
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com