Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Maret 2017 18:57
Bayi 9 Bulan Nyaris Jadi Korban Penculikan di Dumai

Jum’at, 24 Maret 2017 17:56
Program Desa Bebas Api Rintisan PT RAPP Efektif Cegah Kebakaran

Jum’at, 24 Maret 2017 17:40
Jelang TNI KB Kes 2017, Dandim 0313/ KPR Sidak ke Rohul

Jum’at, 24 Maret 2017 17:31
Di Rokorwil PKS, Gubri Sempat Minta Maaf Pada Instiawati Ayus dan Achmad

Jum’at, 24 Maret 2017 17:13
Plt Bupati Rohul Panen Madu di Desa Pasir Jaya

Jum’at, 24 Maret 2017 17:06
Targetkan Ribuan Bidang, BPN Bengkalis Sosialisasikan PTSL ke Masyarakat Desa

Jum’at, 24 Maret 2017 16:43
Kasus Penistaan Agama, Dewan Minta Kepolisian Ambil Sikap Tegas

Jum’at, 24 Maret 2017 16:29
PT Nusantara Berlian Motor Sandang Dialer Berbintang Lima

Jum’at, 24 Maret 2017 16:26
Jelang Pilgubri 2018,
Sejumlah Balon Datangi Rakorwil PKS


Jum’at, 24 Maret 2017 16:17
Sepanjang Maret, SBT Torehkan 267 SPK



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 3 Januari 2017 20:01
182 Ribu Warga Riau Kepri Dapatkan Tarief Listrik Bersubsidi

Setelah dilakukan padan data dengan TMP2K, sebanyak 182 ribu pelanggan PLN berdaya 900 kwh di Riau Kepri terima subsidi listrik.

Riauterkini-PEKANBARU-Manager Bidang Niaga PLN WRKR, Mukhlis Abdul Latif Mile Selasa (3/1/17) mengatakan bahwa dari 707.409 pelanggan PLN berdaya 900 kwh di Riau-Kepri, setelah melalui padan data antara PLN-TMP2K, 182 ribu diantaranya masih berhak menerima tarief listrik bersubsidi.

Namun demikian, tambahnya, jumlah pelanggan PLN penerima tarief listrik bersubsidi itu msih berkemungkinan bertambah.

"Kita masih menerima laporan bagi warga yang merasa berhak mendapatkan tarief listrik bersubsidi. Jika ada yang melapor, kita akan padankan data kembali. Kalau sesuai dengan kriteria kita, kita akan menmbahkannya menjadi kelompok penerima tarief listrik bersubsidi," terang Mukhlis.

Menurutnya, hal itu berkaitan dengan rencana PLN untuk melakukan penyesuaian tarief listrik. Rencana penyesuaian tarief akan dilakukan secara bertahap.

Penyesuaian tarief diberlakukan mulai 1 Januari 2017. Harga listrik yang semula Rp 605 menjadi Rp 791 rupiah perKWH. Penyesuaian tarief tahap II dilakukan pada 1 Maret yang disesuikan menjadi Rp 1.034 perKWH.

"Penyesuaian trief tahp III akn dilakukan pada 1 Mei 2017 menjadi Rp 1.352 perKWH. Nah pada 1 Juni 2017 yarief akan menyesuaikan dengan 12 tarief adjustment lainnya," terang Mukhlis.***(H-we)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- RS Petala Bumi Siapkan Layanan Khusus Cek Kesehatan Calon TNI Polri
- Eksekusi Toko Modern Waralaba Ilegal di Bengkalis Tak Perlu Tunggu Perintah Sekda
- Berikut Tiga Kesepakatan PLN-PT Padasa,
Jalur Transmisi GI Bangkinang-Rohul Segera Dibangun

- Soal Operasional Pasar Modern Taluk Kuantan, Dua Pejabat Terkait Beda Pendapat
- Kadin Nilai Pulau Bengkalis Belum Layak Miliki Toko Modern Waralaba
- Penumpang Keluhkan Jasa Bongkar Muat di Pelabuhan BSL Bengkalis
- Kementrian ESDM Anggarkan Rp1,3 M,
20 Maret, PLTBG Rantau Sakti Rohul Mulai Direvitalisasi



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.197.159.173
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com