Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 April 2017 18:58
Kantor Gubri Sembilan Lantai Terbakar

Senin, 24 April 2017 18:21
Ditinggal Mandah, Rumah Permanen Milik Warga Duri Ludes Dilalap Api

Senin, 24 April 2017 16:31
Gubri Optimis Tol Pekanbaru-Dumai Segera Terwujud

Senin, 24 April 2017 16:19
Isra' Mi'raj di Teluk Jira Tempuling,
Wabup Inhil Imbau Warga Dukung Program Pembangunan Pemerintah


Senin, 24 April 2017 16:14
Warga Jalan Kaharuddin Nasution Pekanbaru,
BNN Sita 1 Kg Sabu dan Ratusan Butir Pil Happy Five dari Seorang Perempuan


Senin, 24 April 2017 16:11
Cuaca Terik, Lahan Tidur di Bengkalis Mulai Terbakar

Senin, 24 April 2017 15:13
Melalui Germas, Gubri Ajak Masyarakat Hidup Sehat

Senin, 24 April 2017 11:45
Rutin Pungli Angkutan Barang dari Sumbar,
Tim Saber Pungli Polres Kampar Tangkap Dua Pelaku Bermodal Tabloid


Senin, 24 April 2017 11:40
Plus dan Minus Balon Gubernur Riau (1),
Dari yang Menahan Diri Sampai yang Sudah Umumkan Diri


Senin, 24 April 2017 11:35
Polsek Bangkinang Barat Kampar Ringkus Pelaku Pembongkaran Rumah di Salo



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 3 Januari 2017 20:01
182 Ribu Warga Riau Kepri Dapatkan Tarief Listrik Bersubsidi

Setelah dilakukan padan data dengan TMP2K, sebanyak 182 ribu pelanggan PLN berdaya 900 kwh di Riau Kepri terima subsidi listrik.

Riauterkini-PEKANBARU-Manager Bidang Niaga PLN WRKR, Mukhlis Abdul Latif Mile Selasa (3/1/17) mengatakan bahwa dari 707.409 pelanggan PLN berdaya 900 kwh di Riau-Kepri, setelah melalui padan data antara PLN-TMP2K, 182 ribu diantaranya masih berhak menerima tarief listrik bersubsidi.

Namun demikian, tambahnya, jumlah pelanggan PLN penerima tarief listrik bersubsidi itu msih berkemungkinan bertambah.

"Kita masih menerima laporan bagi warga yang merasa berhak mendapatkan tarief listrik bersubsidi. Jika ada yang melapor, kita akan padankan data kembali. Kalau sesuai dengan kriteria kita, kita akan menmbahkannya menjadi kelompok penerima tarief listrik bersubsidi," terang Mukhlis.

Menurutnya, hal itu berkaitan dengan rencana PLN untuk melakukan penyesuaian tarief listrik. Rencana penyesuaian tarief akan dilakukan secara bertahap.

Penyesuaian tarief diberlakukan mulai 1 Januari 2017. Harga listrik yang semula Rp 605 menjadi Rp 791 rupiah perKWH. Penyesuaian tarief tahap II dilakukan pada 1 Maret yang disesuikan menjadi Rp 1.034 perKWH.

"Penyesuaian trief tahp III akn dilakukan pada 1 Mei 2017 menjadi Rp 1.352 perKWH. Nah pada 1 Juni 2017 yarief akan menyesuaikan dengan 12 tarief adjustment lainnya," terang Mukhlis.***(H-we)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Undian BRI Simpedes,
Nasabah BRI Selatpanjang Panen Hadiah Mobil dan Honda

- Meriahkan Hari Kartini,
BRG Gelar Lomba Foto Internal Berpakaian Daerah

- Meriahkan Hari Kartini, Grand Tjokro Gelar Donor Darah
- Sebabkan Macet, PKL Kembali Menjamur di Terminal Ps Kodim
- Sapa Para Konsumen Setianya,
Yamaha Alfa Scorpii Akan Gelar Blue Core Yamaha Motor Show

- Sebatang Hasilkan Rp12 Juta,
Anggota DPRD Rohul Ajak Masyarakat Tanam Kelengkeng

- Dikunjungi Gubri, Pedagang Minta Harga Stabil Jelang Ramadhan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.140.171
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com