Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Pebruari 2017 23:06
Peringati Hari K3 Nasional, PT. Pertamina EP Lirik Inhu Gelar Beragam Kegiatan

Ahad, 19 Pebruari 2017 22:16
Nyaris Terjadi Kontak Fisik,
Kuasa Hukum Kokarda dan KPN Sesalkan Sikap Polres Rohil


Ahad, 19 Pebruari 2017 22:10
Kang Andik Kagumi Keindahan Ekowisata Solop

Ahad, 19 Pebruari 2017 22:07
Budaya K3 Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia

Ahad, 19 Pebruari 2017 19:25
Sebuah Rumah di Duri, Bengkalis Terbakar

Ahad, 19 Pebruari 2017 17:43
Kadis PMPD Rohul: Aplikasi Siskeudes Mudahkan Penyusunan Laporan Keuangan Desa

Ahad, 19 Pebruari 2017 17:38
Transparansi Pansel Anggota Dewan Pendidikan Rohul Dipertanyakan

Ahad, 19 Pebruari 2017 17:33
Tak Perlu Menunggu RTRW,
Dewan Minta Pembangunan Transmisi Listrik dan Gardu Induk Dilanjutkan


Ahad, 19 Pebruari 2017 16:32
RAPP Gelar Goro di Banjar Benai, Kuansing

Ahad, 19 Pebruari 2017 16:20
Bupati Harris Resmikan Dua Proyek Dermaga di Kuala Kampar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 4 Januari 2017 19:43
Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Naik Rp0,88 perkilogram

Pekan ini harga tandan buah segar sawit di Riau naik. Kenaikan sebesar Rp 0,88 perkilogram.

Riauterkini-PEKANBARU- Berdasarkan hasil rapat penetapan harga TBS Prov Riau periode 4 - 10 Januari 2017 mengalami kenaikan. Kenaikn harga TBS Sawit Riau sebesar Rp. 0,88 perkilogram.

Untuk TBS umur 3 tahun naik menjadi Rp 1.592,60 perkilogram, TBS umur 4 tahun naik menjadi Rp 1.776,39 perkilogram, TBS umur 5 tahun naik menjadi Rp 1.900,02 perkilogram, TBS umur 6 tahun naik menjadi Rp 1.957,75 perkilogram.

TBS umur 6 tahun naik menjadi Rp 2.031,93 perkilogram, TBS umur 7 tahun naik menjadi Rp 2.095,41 perkilogram, TBS umur 9 tahun naik menjadi Rp 2.163,85 perkilogram.

"TBS umur 10-20 tahun naik menjadi Rp 2.223,18 perkilogram," Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau, Ferry HC Ernaputra Rabu (4/1/17).

Menurutnya, menjelang akhir tahun 2016, CPO diperdagangkan terbatas akibat banyaknya hari libur. Beberapa pasar komoditi memperdagangkan dengan volume terbatas pula. Namun harga yang dipatok penjual lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya.

"Kekhawatiran muncul akan melimpahnya volume yang ditawarkan pada sesi perdagangan pasca libur tahun baru yang akan berdampak terhadap harga. Mudah-mudahan hal ini tidak terjadi sehingga CPO dapat bertahan pada tingkatan harga yang baik," terang Ferry.***(H-we)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Gubri Buka Rakornis Ketenagakerjaan Provinsi Riau di Dumai
- Rekrut Naker Tak Lapor, Disnakertrans Dumai Panggil PT. ESM
- Money Laundring di Bisnis KUPVA, Negara Dirugikan Rp60 Triliun
- Maling Berkeliaran, Petani Karet di Bengkalis Resah
- 79 Iklan Illegal di Pekanbaru Dibongkar Satpol PP
- BI Sosialisasikan Aturan KUPVA-BB pada Usaha Valas
- OJK Gelar Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan se- Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 50.16.126.107
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com