Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Agustus 2017 09:54
Kesakitan Dicekik, Pejual Buah di Rengat Tikam Preman Hingga Tewas

Kamis, 24 Agustus 2017 09:53
Hari Kedua Pacu Jaur 2017, Sebanyak 97 Jalur Siap Beradu Cepat

Kamis, 24 Agustus 2017 09:04
Lukman Edy Sebut UU Baru Memungkinkan Dana Kampanye Peserta Pilkada Diaudit

Kamis, 24 Agustus 2017 07:54
Penyelumdup di Bengkalis Serang dan Larikan Pistoll Aparat Bea Cukai

Rabu, 23 Agustus 2017 22:30
Bupati Kampar Teken MoU dengan BPK Riau

Rabu, 23 Agustus 2017 20:07
REI Riau Baru Bangun 58 Persen dari Target

Rabu, 23 Agustus 2017 19:42
Sempat Divideokan Warga,
Kecelakaan Mengerikan dengan Kondisi Korban Terpotong Terjadi di Pelalawan


Rabu, 23 Agustus 2017 19:38
Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini Naik

Rabu, 23 Agustus 2017 19:15
3 Pengurus DPD dan 7 PK KNPI Inhu Diberhentikan

Rabu, 23 Agustus 2017 19:11
Mendagri Minta RSUD Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Publik



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 5 Januari 2017 06:53
Pemprov Riau Segera Tuntut Pusat Lunasi Hutang Rp553 M

Sampai saat ini masih banyak kewajiban pemerintah pusat terhadap Pemprov Riau belum dituntaskan. Salah satunya kurang transfer sebesar Rp553 miliar.

Riauterkini - PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus melakukan kalkulasi terhadap alokasi dana dari pusat. Ini dilakukan untuk memastikan dana tahun 2016 tersalurkan secara maksimal.

Asisten II Setdaprov Riau Masperi mengatakan, untuk tahun 2016 lalu masih ada dana pusat yang belum tuntas ditransfer ke daerah. Untuk itu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak pusat untuk menuntaskan hal tersebut.

Berdasarkan hasil kalkulasi, sisa kurang bayar pemerintah pusat ke Pemprov Riau pada 2016 sebesar Rp553 miliar. Hal itu sudah dilakukan pencicilan pembayaran sebesar Rp318 miliar dan sisanya Rp235 miliar dibayarkan pada 2017.

“Ya masih ada lagi yang akan dibayarkan pada 2017. Jadi dana transfer pusat tersebut tidak dimasukkan dalam pendapatan sehingga itulah yang menambah APBD Riau dari Rp10,4 triliun lebih jadi Rp11 triliun lebih,” tuturnya, Rabu (4/1/17).

Selain itu dari sisa kekurangan yang belum dibayarkan pemerintah pusat sebesar Rp235 miliar, akan dibayarkan pusat pada 2017. Angka tersebut belum termasuk pendapatan Riau sebesar Rp4,8 triliun.

"Makanya untuk memaksimalkan hal tersebut, potensi pendapatan akan dimaksimalkan. Itu baru pendapatan Provinsi Riau dan belum termasuk pendapatan kabupaten/kota. Kita harapkan PAD di 2017 dapat lebih maksimal lagi,'' ujarnya.***(mok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- REI Riau Baru Bangun 58 Persen dari Target
- Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini Naik
- Pertengahan 2017, Peserta BPJS Kesehatan Pekanbaru Tembus Angka 1,7 Juta Jiwa
- Angkutan Online Hadir di Pekanbaru, Pejabat Pemko Jadi Galau
- Gubri Resmikan Mulainya Pembangunan Spam Durolis Resmi Dimulai
- MCM Production Gandeng Parjo Gelar Unity Pitstop
- Pemko Pekanbaru Cap Angkutan Sewa Online Sama dengan Travel Ilegal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.52.86
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com