Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 April 2017 18:58
Kantor Gubri Sembilan Lantai Terbakar

Senin, 24 April 2017 18:21
Ditinggal Mandah, Rumah Permanen Milik Warga Duri Ludes Dilalap Api

Senin, 24 April 2017 16:31
Gubri Optimis Tol Pekanbaru-Dumai Segera Terwujud

Senin, 24 April 2017 16:19
Isra' Mi'raj di Teluk Jira Tempuling,
Wabup Inhil Imbau Warga Dukung Program Pembangunan Pemerintah


Senin, 24 April 2017 16:14
Warga Jalan Kaharuddin Nasution Pekanbaru,
BNN Sita 1 Kg Sabu dan Ratusan Butir Pil Happy Five dari Seorang Perempuan


Senin, 24 April 2017 16:11
Cuaca Terik, Lahan Tidur di Bengkalis Mulai Terbakar

Senin, 24 April 2017 15:13
Melalui Germas, Gubri Ajak Masyarakat Hidup Sehat

Senin, 24 April 2017 11:45
Rutin Pungli Angkutan Barang dari Sumbar,
Tim Saber Pungli Polres Kampar Tangkap Dua Pelaku Bermodal Tabloid


Senin, 24 April 2017 11:40
Plus dan Minus Balon Gubernur Riau (1),
Dari yang Menahan Diri Sampai yang Sudah Umumkan Diri


Senin, 24 April 2017 11:35
Polsek Bangkinang Barat Kampar Ringkus Pelaku Pembongkaran Rumah di Salo



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 Januari 2017 06:53
Pemprov Riau Segera Tuntut Pusat Lunasi Hutang Rp553 M

Sampai saat ini masih banyak kewajiban pemerintah pusat terhadap Pemprov Riau belum dituntaskan. Salah satunya kurang transfer sebesar Rp553 miliar.

Riauterkini - PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus melakukan kalkulasi terhadap alokasi dana dari pusat. Ini dilakukan untuk memastikan dana tahun 2016 tersalurkan secara maksimal.

Asisten II Setdaprov Riau Masperi mengatakan, untuk tahun 2016 lalu masih ada dana pusat yang belum tuntas ditransfer ke daerah. Untuk itu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak pusat untuk menuntaskan hal tersebut.

Berdasarkan hasil kalkulasi, sisa kurang bayar pemerintah pusat ke Pemprov Riau pada 2016 sebesar Rp553 miliar. Hal itu sudah dilakukan pencicilan pembayaran sebesar Rp318 miliar dan sisanya Rp235 miliar dibayarkan pada 2017.

“Ya masih ada lagi yang akan dibayarkan pada 2017. Jadi dana transfer pusat tersebut tidak dimasukkan dalam pendapatan sehingga itulah yang menambah APBD Riau dari Rp10,4 triliun lebih jadi Rp11 triliun lebih,” tuturnya, Rabu (4/1/17).

Selain itu dari sisa kekurangan yang belum dibayarkan pemerintah pusat sebesar Rp235 miliar, akan dibayarkan pusat pada 2017. Angka tersebut belum termasuk pendapatan Riau sebesar Rp4,8 triliun.

"Makanya untuk memaksimalkan hal tersebut, potensi pendapatan akan dimaksimalkan. Itu baru pendapatan Provinsi Riau dan belum termasuk pendapatan kabupaten/kota. Kita harapkan PAD di 2017 dapat lebih maksimal lagi,'' ujarnya.***(mok)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Undian BRI Simpedes,
Nasabah BRI Selatpanjang Panen Hadiah Mobil dan Honda

- Meriahkan Hari Kartini,
BRG Gelar Lomba Foto Internal Berpakaian Daerah

- Meriahkan Hari Kartini, Grand Tjokro Gelar Donor Darah
- Sebabkan Macet, PKL Kembali Menjamur di Terminal Ps Kodim
- Sapa Para Konsumen Setianya,
Yamaha Alfa Scorpii Akan Gelar Blue Core Yamaha Motor Show

- Sebatang Hasilkan Rp12 Juta,
Anggota DPRD Rohul Ajak Masyarakat Tanam Kelengkeng

- Dikunjungi Gubri, Pedagang Minta Harga Stabil Jelang Ramadhan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.140.171
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com