Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Mei 2018 15:32
Geram dengan Menag,
Plt Gubri Besok Temui Moeldoko Ceritakan Soal Embarkasi Haji Antara


Senin, 21 Mei 2018 15:27
Pj Sekdakab Rohul: Melalui Puasa Ramadhan, Tingkatkan Keimanan dan Sabar

Senin, 21 Mei 2018 15:14
23 Satpam Masjid Agung Rohul Dirumahkan, Ini Penjelasan Pihak Pengelola

Senin, 21 Mei 2018 15:10
Jadi Barang Bukti,
Mobil Penyerang Mapolda Riau Terdaftar sebagai Milik Warga Dumai


Senin, 21 Mei 2018 15:01
Jalani Perawatan, Aipda Jhon Hendrik dan Dua Wartawan Sudah Dibolehkan Pulang

Senin, 21 Mei 2018 14:58
In syaa Allah, Andi Rachman dan Wardan Bisa Menang di Atas 80 Persen di Pulau Burung

Senin, 21 Mei 2018 14:48
Dewan: Pasar Ramadan Jangan Ganggu Aktivitas Lalin

Senin, 21 Mei 2018 14:35
Kadis PU Riau Dwi Agus Sumarno Sakit,
Sidang Korupsi RTH Dilanjutkan Pemeriksaan Saksi Dua Terdakwa


Senin, 21 Mei 2018 14:26
Mudik Lebaran, Ancaman Longsor di Jalan Lintas Riau Sumbar Jadi Perhatian

Senin, 21 Mei 2018 13:54
BPKAD Tunggu Juknis Gaji ke-14 ASN dan Anggota DPRD

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Januari 2017 20:13
Pasokan Cabe Dialihkan, BI Minta Potong Rantai Distribusi

Disperindag nyatakan pasokan cabe dialihkan ke Sumut dan Jambi. Sementara BI minta pemerintah potong jalur distribusi.

Riauterkini-PEKANBARU-Harga cabe di Pekanbaru mulai merangkak naik. Pekan ini harga cabe merah keriting mencapai Rp 60 ribu perkilogram. Sementara, cabe rawit sudah melejit hingga Rp 75 ribu perkilogram.

Di sisi lain, harga ayam potong sudah mencapai Rp 29-30 ribu perkilogram. Harga telur ayam ras perpapan sudah mencapai Rp 43-45 ribu.

Terkait hal itu, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag dan Pasar Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman Senin (9/1/17) membenarkannya. Menurutnya, cabe merah naik 10-15 persen.

“Kenaikan harga cabe merah karena pasokan dari Sumbar ke Pekanbaru berkurang. Cabe dibeli warga Sumut dan Jambi. Sedangkan naiknya harga ayam potong karena naiknya harga pakan,” jelas Irba.

Sementara, Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riau, Ismet Inono mengatakan bahwa jalur distribusi yang panjang, membuat harga barang kebutuhan menjadi mahal.

“Rantai distribusi yang masih panjang ini, membuat harga tidak terkendali. Untuk itu, perlu ada pemangkasan jalur distribusi oleh pemerintah," terangnya.

Ia menambahkan, saat ini beberapa pemerintah daerah sudah mulai bekerjasama dengan pemerintah daerah produsen barang kebutuhan. Termasuk Riau.

"Kita berharap ke depan kerjasama itu akan dapat mengendalikan harga barang kebutuhan sebagai upaya meredam geolak harga barang kebutuhan," terangnya. ***(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Dewan: Pasar Ramadan Jangan Ganggu Aktivitas Lalin
- BPKAD Tunggu Juknis Gaji ke-14 ASN dan Anggota DPRD
- Dinasker Riau Bersiap Buka Posko Pengaduan THR
- PT AA Bongkar Pondok di Lahan yang Dikuasai Warga
- Bank Riau Kepri Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan
- 5 Kabupaten di Riau Terima Ribuan Paket Gizi dari PT RAPP
- Triwulan I 2018, Pupuk Jadi Komoditi Impor Riau Terbesar
- Selama Bulan Suci Ramadhan, Jam Pelayanan di Kantor Samsat Rohul tidak Berubah
- Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H/2018 M,
PLN Bengkalis Kerahkan 'Pasus' Minimalisir Gangguan dan Pemadaman

- Sediakan Makanan Khas Rohul,
88 Lapak Pasar Ramadhan di Kelurahan Pasirpangaraian‎ Terisi Penuh

- Tanam Bibit Padi Sidenuk di Kampar, Kemenristekdikti Patok Target 12 Ton Sehektar
- PT Tasmapuja Bangunkan Gedung PDTA Warga Pinatan, Desa Kampar
- Kong Djie Coffee & Resto Siap jadi Pilihan Wista Kuliner di Pekanbaru
- Harga TBS di Riau Naik Sepekan ke Depan
- Sambut Ramadan, Disdalduk KB Gelar Makan Bersama dan Saling Bermaafan
- Edukasi Mahasiswa, Pertamina Ajak Mahasiswa Riau Kenali Energi Negeri
- Selama Ramadhan, Waktu Kerja ASN Dikurangi Lima Jam Sepekan
- Pertamina Siapkan Ketahanan Stop dan Distribusi BBM untuk Kebutuhan Ramadhan
- Di Tengah Derasnya Penolakan HGU PT TSUM di Pulau Medol,
Kadis DPM-PTSP: Hambali Serukan Warga Untuk Temui Investor

- Dukung GISA, Kadisdukcapil Pekanbaru Imbau Warga ke Hotel Furaya Besok


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com