Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 27 Mei 2017 19:46
Diduga Curi Motor Tetangga, Dua Warga Kabun Diciduk Polisi dari Rumahnya

Sabtu, 27 Mei 2017 17:41
Seorang Mantan Anggota Polri Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Tapung

Sabtu, 27 Mei 2017 17:35
4 Kawanan Maling Motor di 12 Masjid Ditangkap Polsek Bukitraya

Sabtu, 27 Mei 2017 17:00
RSUD Mandau Tegaskan Anak Hasil Persalinan tak Ditanggung BPJS

Sabtu, 27 Mei 2017 16:56
Bupati Ajak Alumni Universitas Riau Bersama Membangun Inhil

Sabtu, 27 Mei 2017 16:54
Plt Kepala Bapepeda Kuansing Tutup Usia di RS Awal Bros

Sabtu, 27 Mei 2017 13:50
Komisi I DPRD Inhil Tinjau Lahan Sengketa di Kecamatan Kemuning

Sabtu, 27 Mei 2017 08:02
Awali Tarawih di Masjid Raya An-Nur, Gubri Ajak Hidupkan Keindahan Ramadhan

Sabtu, 27 Mei 2017 08:00
Polres Kampar Kerahkan 140 Personil Jaga Tradisi Balmau Kasai

Sabtu, 27 Mei 2017 07:58
Ketua PP Perbasi Beri Coathing Clinic pada Para Atlit Basket Kampar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 10 Januari 2017 15:05
Pekan Ini Harga TBS Sawit Naik Rp24,08 Per Kilogram

Menuruny harga minyak bumi di sesi Asia mendongkrak permintaan CPO. Hal itu berdampak pada naiknya harga TBS sebesar Rp 24,08 per kilogram.

Riauterkini-PEKANBARU-Berdasarkan Rapat Penetapan Harga TBS Riau periode 11- 17 Januari 2017, harga TBS Sawit Riau pekan ini naik. Kenaikan sebesar Rp 24,08 perkilogram.

Untuk TBS sawit umur 3 tahun naik menjadi Rp 1.609,89 perkilogram, TBS sawit umur 4 tahun naik menjadi Rp 1.795,60 perkilogram, TBS sawit umur 3 tahun naik menjadi Rp1.920,54 perkilogram, TBS sawit umur 6 tahun naik menjadi Rp1.978,96 perkilogram.

TBS sawit umur 7 tahun naik menjadi Rp 2.053,93 perkilogram, TBS sawit umur 8 tahun naik menjadi Rp 2.118,09 perkilogram! TBS sawit umur 9 tahun naik menjadi Rp 2.187,31 perkilogram.

"Untuk TBS sawit umur 10-20 tahun naik menjadi Rp 2.247,25 perkilogram," terang Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Riau, Ferry HC Selasa (10/1/17).

Menurutnya, naik turunnya harga minyak bumi di sesi Asia mengalami fluktuasi yang relatif landai dan diperdagangkan di kisaran USD 53 per barrel. Hal ini berdampak terhadap perdagangan CPO di pasar Asia, namun secara kumulatif CPO lebih diuntungkan dengan berkurangnya pasokan ke pasar.

Dampak positif dipengaruhi oleh semakin menguatnya harga kedelai di pasar minyak kedelai Amerika yang mengalami lonjakan dan pada posisi terakhir 9 Januari 2017 sudah menyentuh angka USD 35,46/bushel.

"Kondisi ini membuat harga TBS di Provinsi Riau mengalami kenaikan Rp. 24,08/kg atau 1,08% dan menyentuh angka Rp. 2.247,25 untuk tanaman umur 10-20 tahun. Meskipun terjadi kenaikan harga, belum membuat pekebun tersenyum seiring menurunnya produksi TBS yang dihasilkan," terang Ferry.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Selain Rumah Makan, Seluruh Tempat Hiburan di Duri Harus Tutup Selama Ramadhan
- Besok, PLN Rayon Duri Kembali Lakukan Pemadaman
- Mendesak, Pasar Lubuk Jambi Butuh Perbaikan
- Temui Wagubri, Pekat IB Rohil Keluhkan Lesunya Ekonomi
- Kehadiran Transmart Carrefour Picu Pertumbuhan Ekonomi Baru
- Polres Dumai Amankan Puluhan Makanan dan Minuman Kadaluarsa dari Alfamart
- Lakukan Panen Perdana,
Walikota Dumai Berharap Tambak Udang Vaname Geniut Makin Maju



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.47.168
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com