Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 24 Mei 2017 10:40
Jalan Lintas Riau-Sumbar Kembali Normal,
Jembatan di KM 75/76 Desa Merangin Selesai Diperbaiki


Rabu, 24 Mei 2017 08:32
Polres Bengkalis Ringkus Tersangka Jambret

Rabu, 24 Mei 2017 08:00
Razia Jelang Ramadhan, Aparat Amanakan 15 Pengunjung MP Club

Rabu, 24 Mei 2017 07:57
Diresmikan Walikota, Bank Riau Kepri Operasikan Kantor Kas di RSUD Dumai

Rabu, 24 Mei 2017 07:51
Bupati Inhil Hadiri Tasyakuran di Ponpes Modern Al - Azkiya, Keritang

Rabu, 24 Mei 2017 07:47
Bupati Inhil Sambut Ramadhan dengan Santuni Kaum Dhuafa

Selasa, 23 Mei 2017 22:52
Pelaku Minta Uang ke Rekanan,
Awas Modus Penipuan Catut Nama ULP Rohul


Selasa, 23 Mei 2017 22:49
Pengurus TP PKK dan Bunda PAUD Rohul Dilantik Bupati Suparman

Selasa, 23 Mei 2017 22:46
6 Tahun Gelap, Malam Ini Lampu Penerangan Jembatan Rumbai Jaya Menyala

Selasa, 23 Mei 2017 22:41
Kapolres Kampar Silaturahmi dengan Pemuka Masyarakat Kampung Panjang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 10 Januari 2017 15:05
Pekan Ini Harga TBS Sawit Naik Rp24,08 Per Kilogram

Menuruny harga minyak bumi di sesi Asia mendongkrak permintaan CPO. Hal itu berdampak pada naiknya harga TBS sebesar Rp 24,08 per kilogram.

Riauterkini-PEKANBARU-Berdasarkan Rapat Penetapan Harga TBS Riau periode 11- 17 Januari 2017, harga TBS Sawit Riau pekan ini naik. Kenaikan sebesar Rp 24,08 perkilogram.

Untuk TBS sawit umur 3 tahun naik menjadi Rp 1.609,89 perkilogram, TBS sawit umur 4 tahun naik menjadi Rp 1.795,60 perkilogram, TBS sawit umur 3 tahun naik menjadi Rp1.920,54 perkilogram, TBS sawit umur 6 tahun naik menjadi Rp1.978,96 perkilogram.

TBS sawit umur 7 tahun naik menjadi Rp 2.053,93 perkilogram, TBS sawit umur 8 tahun naik menjadi Rp 2.118,09 perkilogram! TBS sawit umur 9 tahun naik menjadi Rp 2.187,31 perkilogram.

"Untuk TBS sawit umur 10-20 tahun naik menjadi Rp 2.247,25 perkilogram," terang Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Riau, Ferry HC Selasa (10/1/17).

Menurutnya, naik turunnya harga minyak bumi di sesi Asia mengalami fluktuasi yang relatif landai dan diperdagangkan di kisaran USD 53 per barrel. Hal ini berdampak terhadap perdagangan CPO di pasar Asia, namun secara kumulatif CPO lebih diuntungkan dengan berkurangnya pasokan ke pasar.

Dampak positif dipengaruhi oleh semakin menguatnya harga kedelai di pasar minyak kedelai Amerika yang mengalami lonjakan dan pada posisi terakhir 9 Januari 2017 sudah menyentuh angka USD 35,46/bushel.

"Kondisi ini membuat harga TBS di Provinsi Riau mengalami kenaikan Rp. 24,08/kg atau 1,08% dan menyentuh angka Rp. 2.247,25 untuk tanaman umur 10-20 tahun. Meskipun terjadi kenaikan harga, belum membuat pekebun tersenyum seiring menurunnya produksi TBS yang dihasilkan," terang Ferry.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Besok, PLN Rayon Duri Kembali Lakukan Pemadaman
- Mendesak, Pasar Lubuk Jambi Butuh Perbaikan
- Temui Wagubri, Pekat IB Rohil Keluhkan Lesunya Ekonomi
- Kehadiran Transmart Carrefour Picu Pertumbuhan Ekonomi Baru
- Polres Dumai Amankan Puluhan Makanan dan Minuman Kadaluarsa dari Alfamart
- Lakukan Panen Perdana,
Walikota Dumai Berharap Tambak Udang Vaname Geniut Makin Maju

- Dishub Dumai Kumpulkan Pengelola Parkir Tepian Jalan Umum


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.110.18
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com