Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Agustus 2017 21:50
Tertimpa Kayu saat Menaikkan Pasir,
Seorang Buruh Bangunan Hotel Mimosa Pekanbaru Tewas


Sabtu, 19 Agustus 2017 21:08
Kunker ke Kecamatan Tanah Merah, Bupati Jenguk Warga yang Berhasil Sembuh dari Katarak

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:56
Apkasindo Kembali Seleksi Beasiswa Anak Petani Sawit

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:53
Pelajar SMA 5 Pekanbaru Sabet Juara I Lomba Pentas Seni se Indonesia

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:47
Bupati Mursini Buka Kejurda Motor Cross Sukamaju

Sabtu, 19 Agustus 2017 16:32
Kapolres Inhil Pimpin Napak Tilas dan Ziarah ke Makam Pahlawan Letda M Boya di Enok

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:09
Sekaligus Temu Ramah dengan Insan Pers,
Bupati Resmikan e-Bilik Diskominfo Inhil


Sabtu, 19 Agustus 2017 14:05
Kapolres Kuansing Ajak Masyarakat Bersama Amankan Pacujalur

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:02
Sakit Bayi Hafizi Biasanya Terjadi pada Orang Dewasa

Jum’at, 18 Agustus 2017 19:11
Kemendagri Dorong Pencegahan Korupsi di Daerah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 10 Januari 2017 15:05
Pekan Ini Harga TBS Sawit Naik Rp24,08 Per Kilogram

Menuruny harga minyak bumi di sesi Asia mendongkrak permintaan CPO. Hal itu berdampak pada naiknya harga TBS sebesar Rp 24,08 per kilogram.

Riauterkini-PEKANBARU-Berdasarkan Rapat Penetapan Harga TBS Riau periode 11- 17 Januari 2017, harga TBS Sawit Riau pekan ini naik. Kenaikan sebesar Rp 24,08 perkilogram.

Untuk TBS sawit umur 3 tahun naik menjadi Rp 1.609,89 perkilogram, TBS sawit umur 4 tahun naik menjadi Rp 1.795,60 perkilogram, TBS sawit umur 3 tahun naik menjadi Rp1.920,54 perkilogram, TBS sawit umur 6 tahun naik menjadi Rp1.978,96 perkilogram.

TBS sawit umur 7 tahun naik menjadi Rp 2.053,93 perkilogram, TBS sawit umur 8 tahun naik menjadi Rp 2.118,09 perkilogram! TBS sawit umur 9 tahun naik menjadi Rp 2.187,31 perkilogram.

"Untuk TBS sawit umur 10-20 tahun naik menjadi Rp 2.247,25 perkilogram," terang Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Riau, Ferry HC Selasa (10/1/17).

Menurutnya, naik turunnya harga minyak bumi di sesi Asia mengalami fluktuasi yang relatif landai dan diperdagangkan di kisaran USD 53 per barrel. Hal ini berdampak terhadap perdagangan CPO di pasar Asia, namun secara kumulatif CPO lebih diuntungkan dengan berkurangnya pasokan ke pasar.

Dampak positif dipengaruhi oleh semakin menguatnya harga kedelai di pasar minyak kedelai Amerika yang mengalami lonjakan dan pada posisi terakhir 9 Januari 2017 sudah menyentuh angka USD 35,46/bushel.

"Kondisi ini membuat harga TBS di Provinsi Riau mengalami kenaikan Rp. 24,08/kg atau 1,08% dan menyentuh angka Rp. 2.247,25 untuk tanaman umur 10-20 tahun. Meskipun terjadi kenaikan harga, belum membuat pekebun tersenyum seiring menurunnya produksi TBS yang dihasilkan," terang Ferry.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- MCM Production Gandeng Parjo Gelar Unity Pitstop
- Pemko Pekanbaru Cap Angkutan Sewa Online Sama dengan Travel Ilegal
- Warga Muara Sako, Pelalawan Rasakan Dampak Positif Kontribusi PT EMP Bentu
- Pesonna Hotel Pekanbaru Raih Penghargaan Award Excellence 2017
- Segera Teken Kontrak Kerja, PT BAK Akan Lanjutkan Pembangunan Jembatan Siak IV
- BI Sosialisasikan Rupiah Asli ke SMAN 1 Tebing Tinggi, Meranti
- 142 Paket Proyek PUPR Bengkalis Belum Tuntas Lelang di ULP


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.61.174
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com