Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 Mei 2017 21:35
Dugaan Korupsi Jembatan Pedamaran II, Eks Kepala Bappeda Rohil Ditahan Jaksa

Senin, 22 Mei 2017 21:31
DPRD Minta Rohil Bangkit dari Krisis Keuangan

Senin, 22 Mei 2017 21:05
Menang Voting, Yoserizal Terpilih Jadi Ketua DKR

Senin, 22 Mei 2017 20:58
Mendesak, Pasar Lubuk Jambi Butuh Perbaikan

Senin, 22 Mei 2017 20:02
Ops Patuh Siak 2017 Selesai,
2.649 Pelanggaran Lalu Lintas di Pekanbaru Ditilang


Senin, 22 Mei 2017 19:09
Puluhan Siswa SMP Plus Mutiara Harapan PT RAPP, Kuasai Ruangan Paripurna DPRD Pelalawan

Senin, 22 Mei 2017 19:02
Aziz Zainal Janji Bangun Kampar Sesuai Kebutuhan, Bukan Keinginan

Senin, 22 Mei 2017 18:57
Lima Terduga Koruptor RSS Langgam Pelalawan Segera Diadili

Senin, 22 Mei 2017 18:21
Di Awal Menjabat Kembali,
Bupati Rohul Umumkan Hadirnya Seorang Tamu Istimewa


Senin, 22 Mei 2017 17:40
‎160 Atlet Pecatur Ramaikan Kejurprov Catur di Bengkalis



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 11 Januari 2017 11:50
Antisipasi Krisis Cabai Berlanjut, Distanak Pekanbaru Bagikan 20 Ribu Bibit

Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pekanbaru membagikan 20 ribu bibit cabai secara cuma-cuma pada masyarakat. Langkah mengantisipasi krisis harga cabai berkelanjutan.

Riauterkini - PEKANBARU - Untuk meminimalisir terjadinya kenaikan harga cabai dipasaran, Dinas Pertanian (Distan) kota Pekanbaru mendorong warga yang memiliki perkarangan untuk menanam cabai denganmenggunakan Polybag. Saat ini, Distan menyediakan 20 bibit cabai kepada masyarkat di 10 Kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.

Pemberian bibit cabai tersebut sebagai tahap awal untuk pengoptimakan lahan pekarangan rumah, sekolah, kantor dan gedung, sehingga bisa jaga ketahanan dan kemandirian pangan khususnya cabe.

Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir tak menjadi target Distan dalam rangka menanam Cabai di perkarangan rumah. Hal tersebut disebabkan, dua kecamatan ini memiliki lahan pertanian yang dikelolah oleh kelompok tani dalam menanam cabai, dimana para kelompok tani tersebut binaan Distankota Pekanbaru.

Apalagi, selama ini diketahui Pekanbaru hanya mampu memenuhi 20 persen dari kebutuhan cabai di Pekanbaru yakni 4 ton perharinya. Dengan langkah mendorong masyarakat dengan memanam cabai diperkarangan rumah sebagai langkah efektif untuk mengatasi melonjaknya harga yang selama ini terus terjadi, apalagi Riau merupakan daerah konsumen cabe.

Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, M Nasir menjelaskan dari 20 Ribu pokok bibit cabai ini diserahkan secara bertahap. Dimana bulan Januari 2017, pihaknya menyerahkan 5000 pokok bibit cabai yang akan diserahkan di dua kecamatan yakni Kecamatan Lima Puluh dan Kecamatan Bukit Raya. Dengan rincian 4 ribu pokok bibit cabai di Kecamatan Lima Puluh dan Seribu bibit cabai dikecamatan Bukit Raya.

Nasir juga menjelaskan pihaknya menyasar 10 kecamatan yang berada di kota, bukan dipinggiran sebab mereka sudah punyalahan sendiri. Apalagi, memasuki musim hujan harga cabai keriting di Riau diluar dugaan naiknya. Padahal cabai secara sumbangan pembentuk inflasi tidaksebesar beras. Namun lonjakannya melebihi enam kali lipat dari Rp20.000 perkilogram menjadi Rp120.000 perkilogram. Lonjakan cabai keriting jauh dari perkiraan. Hal itu yang membuat angka inflasi terkerek

“Untuk jumlah penerima pokokbibit cabai didua kecamatan tersebut ada sekitar 267 KK. Upaya penanaman pokokbibit cabai sendiri sebagai upaya kita dalam meminimalisir kenaikan hargaicabai saat ini,”kata Nasir, Rabu (11/1).

Ia juga menjelaskan cabai yang dijadwalkan penanamannya bulan Januari ini diprediksi panennya secara serentak pada akhir bulan Maret 2017 mendatang.

“Ya kita harapkan dengan panen yangdilakukan serentak oleh masyarakat tak ada lagi keluhan akan kenaikan hargacabe di pasaran. Karena masyarakat bisa menikmati hasil panennya dengan menanamdi perkarangan masing-masing,”pungkasnya. *** (dan)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Mendesak, Pasar Lubuk Jambi Butuh Perbaikan
- Temui Wagubri, Pekat IB Rohil Keluhkan Lesunya Ekonomi
- Kehadiran Transmart Carrefour Picu Pertumbuhan Ekonomi Baru
- Polres Dumai Amankan Puluhan Makanan dan Minuman Kadaluarsa dari Alfamart
- Lakukan Panen Perdana,
Walikota Dumai Berharap Tambak Udang Vaname Geniut Makin Maju

- Dishub Dumai Kumpulkan Pengelola Parkir Tepian Jalan Umum
- Harga Sejumlah Sembako Naik Jelang Ramadhan, Warga Bengkalis Resah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.162.203.39
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com