Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 Januari 2017 07:57
Gerai Dallas Fried Chiken Pangkalankerinci Terbakar

Selasa, 24 Januari 2017 07:39
Mendagri Sebut Anggaran Pencegahan Karhutla Rawan Dikorupsi

Selasa, 24 Januari 2017 07:23
TP PKK Inhil Ajak Budidayakan Cabe dan Sayur di Pekarangan Rumah

Selasa, 24 Januari 2017 07:20
Komisi A DPRD Riau Umumkan 5 Komisioner KI Terpilih

Selasa, 24 Januari 2017 07:16
Hadiri Pelantikan Satma dan Srikandi PP Inhil, Bupati Ajak Cegah Anak-anak dari Ngelem

Senin, 23 Januari 2017 23:54
Diduga Langgar Zona Kampanye,
Acara Silaturrahmi Cawako Firdaus Dibubarkan Panwas


Senin, 23 Januari 2017 21:48
Pelaku Penipuan Bermotif Tipu Daya Ditangkap di Rohil

Senin, 23 Januari 2017 21:41
Hendak Transaksi Narkoba, Warga Rohil Ditangkap

Senin, 23 Januari 2017 20:21
Minggu Ketiga Januari, DBD di Pekanbaru Terjadi 29 Kasus

Senin, 23 Januari 2017 20:17
Cabuli Anak di Bawah Umur, Pedofil di Rohil Ditangkap



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 11:50
Antisipasi Krisis Cabai Berlanjut, Distanak Pekanbaru Bagikan 20 Ribu Bibit

Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pekanbaru membagikan 20 ribu bibit cabai secara cuma-cuma pada masyarakat. Langkah mengantisipasi krisis harga cabai berkelanjutan.

Riauterkini - PEKANBARU - Untuk meminimalisir terjadinya kenaikan harga cabai dipasaran, Dinas Pertanian (Distan) kota Pekanbaru mendorong warga yang memiliki perkarangan untuk menanam cabai denganmenggunakan Polybag. Saat ini, Distan menyediakan 20 bibit cabai kepada masyarkat di 10 Kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.

Pemberian bibit cabai tersebut sebagai tahap awal untuk pengoptimakan lahan pekarangan rumah, sekolah, kantor dan gedung, sehingga bisa jaga ketahanan dan kemandirian pangan khususnya cabe.

Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir tak menjadi target Distan dalam rangka menanam Cabai di perkarangan rumah. Hal tersebut disebabkan, dua kecamatan ini memiliki lahan pertanian yang dikelolah oleh kelompok tani dalam menanam cabai, dimana para kelompok tani tersebut binaan Distankota Pekanbaru.

Apalagi, selama ini diketahui Pekanbaru hanya mampu memenuhi 20 persen dari kebutuhan cabai di Pekanbaru yakni 4 ton perharinya. Dengan langkah mendorong masyarakat dengan memanam cabai diperkarangan rumah sebagai langkah efektif untuk mengatasi melonjaknya harga yang selama ini terus terjadi, apalagi Riau merupakan daerah konsumen cabe.

Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, M Nasir menjelaskan dari 20 Ribu pokok bibit cabai ini diserahkan secara bertahap. Dimana bulan Januari 2017, pihaknya menyerahkan 5000 pokok bibit cabai yang akan diserahkan di dua kecamatan yakni Kecamatan Lima Puluh dan Kecamatan Bukit Raya. Dengan rincian 4 ribu pokok bibit cabai di Kecamatan Lima Puluh dan Seribu bibit cabai dikecamatan Bukit Raya.

Nasir juga menjelaskan pihaknya menyasar 10 kecamatan yang berada di kota, bukan dipinggiran sebab mereka sudah punyalahan sendiri. Apalagi, memasuki musim hujan harga cabai keriting di Riau diluar dugaan naiknya. Padahal cabai secara sumbangan pembentuk inflasi tidaksebesar beras. Namun lonjakannya melebihi enam kali lipat dari Rp20.000 perkilogram menjadi Rp120.000 perkilogram. Lonjakan cabai keriting jauh dari perkiraan. Hal itu yang membuat angka inflasi terkerek

“Untuk jumlah penerima pokokbibit cabai didua kecamatan tersebut ada sekitar 267 KK. Upaya penanaman pokokbibit cabai sendiri sebagai upaya kita dalam meminimalisir kenaikan hargaicabai saat ini,”kata Nasir, Rabu (11/1).

Ia juga menjelaskan cabai yang dijadwalkan penanamannya bulan Januari ini diprediksi panennya secara serentak pada akhir bulan Maret 2017 mendatang.

“Ya kita harapkan dengan panen yangdilakukan serentak oleh masyarakat tak ada lagi keluhan akan kenaikan hargacabe di pasaran. Karena masyarakat bisa menikmati hasil panennya dengan menanamdi perkarangan masing-masing,”pungkasnya. *** (dan)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Sekda Sebut Pengelolaan BUMD Riau Masih Buruk
- Harga Cabe di Pekanbaru Mulai Turun
- Cabut Subsidi 40.398 Pelanggan Listrik di Rohul, Ini Alasan PLN
- Aksi Damai, Porter Bandara SSK II Protes Jam Kerja dan Tuntut BPJS
- Razia TKA Asal China,
Kadisnaker Riau: Boleh Kerja Asal Ada Ijin Kerja

- Gandeng Wilmar,
Disnakertrans Dumai Taja Trening Operator Alat Angkat Angkut

- Telan Anggaran Rp140 Miliar, 2017 Unit RLH Dibangun Tahun Ini


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.146.139.201
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com