Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 Januari 2018 20:12
Dikira Orderan Penumpang, Saudara Kandung Driver Gocar Dipukuli Supir Taksi Konvensional Bandara SSK II

Senin, 22 Januari 2018 19:05
Batas Desa Sumpu dan Koto Kombu, Kuansing Telah Disepakati

Senin, 22 Januari 2018 18:33
Bawaslu Riau Sidang KPU Rohul dan Pekanbaru

Senin, 22 Januari 2018 17:20
Kadis Kebudayaan Riau Pimpin Sertijab Kasi Permuseuman

Senin, 22 Januari 2018 17:10
Coklit Pemilih, Bawaslu Blusukan ke Pelosok Desa Perbatasan di Bengkalis

Senin, 22 Januari 2018 16:45
Lelang Swastanisasi Sampah Molor, Sekdako Pekanbaru Akan Tegur Kadis DLHK

Senin, 22 Januari 2018 16:41
Diduga Ada Indikasi Pungli,
Sekolah di Bengkalis Siap-siap Disidak


Senin, 22 Januari 2018 16:33
Bupati Hadiri Pelantikan Pengurus PAC dan Ranting Muslimat NU Kecamatan Sungai Batang, Inhil

Senin, 22 Januari 2018 16:30
'Divonis' Melanggar Aturan, Sekdako Pekanbaru Nilia Keputusan Bawaslu Prematur

Senin, 22 Januari 2018 16:22
Antisipasi Kebocorn PAD, Bapenda Pekanbaru Analisis Data dan Periksa Pajak

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 11:50
Antisipasi Krisis Cabai Berlanjut, Distanak Pekanbaru Bagikan 20 Ribu Bibit

Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pekanbaru membagikan 20 ribu bibit cabai secara cuma-cuma pada masyarakat. Langkah mengantisipasi krisis harga cabai berkelanjutan.

Riauterkini - PEKANBARU - Untuk meminimalisir terjadinya kenaikan harga cabai dipasaran, Dinas Pertanian (Distan) kota Pekanbaru mendorong warga yang memiliki perkarangan untuk menanam cabai denganmenggunakan Polybag. Saat ini, Distan menyediakan 20 bibit cabai kepada masyarkat di 10 Kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.

Pemberian bibit cabai tersebut sebagai tahap awal untuk pengoptimakan lahan pekarangan rumah, sekolah, kantor dan gedung, sehingga bisa jaga ketahanan dan kemandirian pangan khususnya cabe.

Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir tak menjadi target Distan dalam rangka menanam Cabai di perkarangan rumah. Hal tersebut disebabkan, dua kecamatan ini memiliki lahan pertanian yang dikelolah oleh kelompok tani dalam menanam cabai, dimana para kelompok tani tersebut binaan Distankota Pekanbaru.

Apalagi, selama ini diketahui Pekanbaru hanya mampu memenuhi 20 persen dari kebutuhan cabai di Pekanbaru yakni 4 ton perharinya. Dengan langkah mendorong masyarakat dengan memanam cabai diperkarangan rumah sebagai langkah efektif untuk mengatasi melonjaknya harga yang selama ini terus terjadi, apalagi Riau merupakan daerah konsumen cabe.

Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, M Nasir menjelaskan dari 20 Ribu pokok bibit cabai ini diserahkan secara bertahap. Dimana bulan Januari 2017, pihaknya menyerahkan 5000 pokok bibit cabai yang akan diserahkan di dua kecamatan yakni Kecamatan Lima Puluh dan Kecamatan Bukit Raya. Dengan rincian 4 ribu pokok bibit cabai di Kecamatan Lima Puluh dan Seribu bibit cabai dikecamatan Bukit Raya.

Nasir juga menjelaskan pihaknya menyasar 10 kecamatan yang berada di kota, bukan dipinggiran sebab mereka sudah punyalahan sendiri. Apalagi, memasuki musim hujan harga cabai keriting di Riau diluar dugaan naiknya. Padahal cabai secara sumbangan pembentuk inflasi tidaksebesar beras. Namun lonjakannya melebihi enam kali lipat dari Rp20.000 perkilogram menjadi Rp120.000 perkilogram. Lonjakan cabai keriting jauh dari perkiraan. Hal itu yang membuat angka inflasi terkerek

“Untuk jumlah penerima pokokbibit cabai didua kecamatan tersebut ada sekitar 267 KK. Upaya penanaman pokokbibit cabai sendiri sebagai upaya kita dalam meminimalisir kenaikan hargaicabai saat ini,”kata Nasir, Rabu (11/1).

Ia juga menjelaskan cabai yang dijadwalkan penanamannya bulan Januari ini diprediksi panennya secara serentak pada akhir bulan Maret 2017 mendatang.

“Ya kita harapkan dengan panen yangdilakukan serentak oleh masyarakat tak ada lagi keluhan akan kenaikan hargacabe di pasaran. Karena masyarakat bisa menikmati hasil panennya dengan menanamdi perkarangan masing-masing,”pungkasnya. *** (dan)

Loading...


Berita lainnya..........
- Antisipasi Kebocorn PAD, Bapenda Pekanbaru Analisis Data dan Periksa Pajak
- Industri Tekstil Raksasa Segera Beroperasi, Ketua DPRD Pelalawan Harap APR Utama Naker Lokal
- KUD Langgeng, Bukti Nyata Mapannya Ekonomi eks Transmigran di Kuansing
- Meperindag Tinjau Pembangunan Pabrik Tekstil Terbesar di Indonesia di Pelalawan
- Gubernur Riau Wajibkan Semua Perusahaan Terapkan K3
- Mulai Lelang Kegiatan 2018,,
BLP Setdakab Rohul Sudah Tuntaskan Pengumuman RUP

- Jadi Atasan,
Perempuan Ini Selalu Tempatkan Diri sebagai Teman dan Ibu

- Baru 50 Persen ASN Pekanbaru Miliki Smart Card
- Utang Obat RSUD Rohul Rp5,3 Miliar Akan Diaudit Inspektorat
- Sebagian ADK 2016-2017 di Siak Masih Belum Dibayar
- Tuntut Pembayaran Kerja,
Sekdako Pekanbaru Temui Belasan Kontraktor

- Belajar Trik Jitu Tingkatkan PAD,
Anggota Dewan Kampar Kunjungi Bapenda Pekanbaru

- 21 Sub Kontraktor Alat Berat di IKPP Diduga Tak Bayar Pajak
- 4 Proyek di Dinas PUPR Pelalawan 2017 tak Tuntas
- Berlaga di Liga Dangdut Indonesia,
Alfarizi Si Putra Tandun Ini Promosikan Wisata Rohul

- Sejumlah Karyawan EMP Bentu Desak Manajemen Bayarkan Hak Mereka
- Pelaksanaan Kurang Pas,
DPMD Bengkalis Evaluasi Pelaksanaan Rakordes

- Ambil Peran Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, PT RAPP Lakukan Banyak Terobosan
- Momen Natal dan Tahun Baru, Trafik Layanan Data Telkomsel Naik 42 Persen
- 2017, UPT Disnaker Bengkalis Terima Tiga Pengaduan Fatal dari Pekerja


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.82.29.141
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com