Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Desember 2017 13:58
Dukung Airlangga, Riau Kirim Lima Utusan ke Rapimnas dan Munaslub Golkar

Sabtu, 16 Desember 2017 11:30
Warga Desa Teluk Merbau, Inhil Dihebohkan Penemuan Bayi Perempuan yang Sudah Membusuk

Sabtu, 16 Desember 2017 10:51
Diskominfo Inhil Kunjungi Dewan Pers

Sabtu, 16 Desember 2017 10:11
Konsleting Listrik, Rumah Seorang Wartawan di Pekanbaru Terbakar

Sabtu, 16 Desember 2017 05:40
Ratusan Triliun Disumbangkan ke Negara, Apkasindo Dorong Riau Rebut DBH CPO

Jum’at, 15 Desember 2017 20:14
Kades Sudah tidak Beraktivitas,
Plt Bupati Rohul Janji Selesaikan Sengketa Lima Desa


Jum’at, 15 Desember 2017 18:41
Gubri dan Kasad Hadiri Puncak Peringatan HJK TNI AD ke-72

Jum’at, 15 Desember 2017 16:58
Ahad, Ayo Makan Ikan di Lapangan Tugu Bengkalis

Jum’at, 15 Desember 2017 16:54
BC Bengkalis Naik Tingkat dari Pratama ke Madya

Jum’at, 15 Desember 2017 16:16
Idana, Penyandang Disabilitas Asal Rohul Terima Kaki Palsu di Hari Juang Kartika

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 16 Maret 2017 12:11
Pekan Depan, Plt Bupati Rohul Panggil Direktur PT Padasa

Tak kunjung selesai masalah pembangunan tapak tower transmisi di kawasan PT Padasa, Plt Bupati Rohul akan panggil Direktur PT Padasa pekan depan.

PEKANBARU-Riauterkini- Walau menyatakan komit berpihak kepada masyarakat, namun Plt Bupati Rokan Hulu (Rohul), Sukiman membantah rencana pertemuan dengan PT Padasa, terkait pembangunan Transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV akan dilaksanakan pada Kamis (16/3) ini.

Menurut Sukiman, pertemuan tersebut memang sudah direncanakan. Namun jadwalnya belum untuk Minggu ini. Padahal dalam pernyataannya pada hari Kamis, (9/3/17) lalu kepada media akan dilaksanakan dalam minggu ini. Saat ditanyai kapan jadwalnya, ia memperkirakan, waktunya berkemungkinan minggu depan akan memanggil pihak PT Padasa Enam Utama. Tapi belum dipastikan tanggalnya.

"Mungkin minggu depan akan kita jadwalkan lagi. Nanti akan dipastikan waktunya," kata Sukiman.

Ada 18 titik lagi tapak tower yang belum bisa dibangun di Rohul karena berada d di lahan perkebunan kelapa sawit PT Padasa.

Sukiman memastikan dirinya akan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Bagaimana pun perusahaan yang beroperasi di Rohul tersebut menurutnya harus berkontribusi untuk masyarakat.

"Pastinya kita akan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Nanti akan kita panggil perusahaan dan minta pembebasan lahan tersebut," singkatnya.

Sementara itu, anggota Komisi VII DPR RI asal Riau, Sayed Abubakar A Asseggaf menyampaikan, dirinya juga sudah melakukan komunikasi dengan pihak PLN untuk melakukan pertemuan dengan pihak Pemprov Riau.

"Saya sudah melakukan koordinasi dengan general maneger PLN Provinsi Riau, untuk merencanakan duduk satu meja antara PLN dan juga pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, bagaimana pihak perusahaan mau legowo menyerahkan lahannya untuk pembangunan tapak tower yang tinggal 18 titik lagi yang berada di PT Padasa tersebut," ujar Ibek, begitu ia biasa disapa.

Ibek menambahkan harusnya pihak perusahaan legowo dan mau membebaskan lahan untuk kepentingan bersama. Karena dengan suksesnya pembangunan SUTT 150 KV di Rokan Hulu, juga akan memberikan keuntungan bagi perusahaan.

"Selain untuk masyarakat, ini juga akan menguntungkan bagi perusahaan, karena dengan maksimalnya aliran listrik di sana, tentu operasional perusahaan juga akan semakin baik. Jadi, perusahaan harusnya legowo saja," ujarnya.

Ibek pun yakin, setelah dilakukan duduk bersama nantinya, akan menghasilkan pembicaraan yang akan menguntungkan bagi masyarakat banyak.

"Mudah-mudahan tidak ada masalah. Saya yakin perusahaan akan mau menyerahkan lahan untuk dibebaslan nanti, karena ini untuk kepentingan bersama," tuturnya.

Sebelumnya, manejer Area PLN Pekanbaru, Kemas Abdul Gaffur, mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu mediasi dan negosiasi yang akan dilakukan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, yang rencananya akan memanggil pihak PT Padasa, agar mau membebaskan lahan tersebut, sehingga tak ada kendala lagi, dan 18 titik tapak tower di sana bisa segera dibangun.

“Untuk pembangunan SUTT 150 KV yang sementata berlangsung, tinggal 18 tapak lagi, yang berada di PT Padasa. Kalau sudah selesai dibebaskan, sudah bisa segera dibangun dan beroperasi, maka selanjutnya kita tinggal menyambungkan evakuasi jaringan tegangan menengah 20 KV dari Gardu Induk Pasir Pangarayan yang kemudian disambungkan menuju seluruh desa dan pelosok Rokan Hulu,” kata Kemas Abdul Gaffur.

Semakin cepat proses negosiasi tersebut dilakukan, maka menurutnya akan semakin cepat pula proses pembangunan listrik tersebut dilaksanakan. Karenanya, pihaknya sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah Kabupaten Rokan Hulu agar segera melakukan negosiasi tersebut.***(H-we)



Berita lainnya..........
- Ratusan Triliun Disumbangkan ke Negara, Apkasindo Dorong Riau Rebut DBH CPO
- 2017 Terjadi 436 Lakalantas Kendaraan Barang,
Hino Dutro Gelar Safety Driving Competition

- Demi Kepastian Hukum,
RAPP Ajukan Permohonan Pembatalan SK 5322 ke PTUN

- 2018, BI Sebut Perekonomian Riau Membaik
- RSI Ibnu Sina Akan Gelar Khitanan Massal
- Pemdes Petapahan Gandeng PT TYE Kelola TKD Jadi Kebun Sawit
- Dituding Perlakukan Karyawan Tak Manusiawi,
PT LIH Selalu Terapkan Tata Kelola Karyawan dan Lingkungan Secara Baik

- Operasi Pasar LPG 3 Kilogram Perdana di Duri Diserbu Warga
- PT LIH Pelalawan Dianggap Pekejakan Karyawannya Secara Tidak Manusiawi
- Tingkatkan Peran sebagai APEX BPR, Bank Riau Kepri Gelar Workshop Sinergitas
- Tingkat Kesadaran Wajib Pajak, Pemko Pekanbaru Gelar Edukasi Kepatuhan
- 2 Pekan Jelang Natal, Harga Barang Kebutuhan Merangkak Naik
- Walikota Pekanbaru Optimis Pambangunan Pasar Induk Selesai Tepat Waktu
- Tingkatkan PAD, Bapenda Pekanbaru Revisi Empat Perda Pajak
- Bupati Bengkalis Hadiri Grand Opening Surya Daya Residence
- Revitalisasi Pasar Higienis Selesai, Siap-siap PKL Jalan Teratai Segera Digusur
- DPMPTS Dumai Sosialisasikan SOP Perizinan dan Non Perizinan Tahun 2017
- Telat Gelar RAT, Koperasi di Bengkalis Diminta Siap-siap Terima Sanksi
- Sembako di Bengkalis Terpantau Aman Hingga Tiga Bulan
- Walikota Pekanbaru Janji, Tahun Depan DPM-PTS Jadi Mall Pelayanan Publik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.82.56.95
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com