Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 24 Juni 2017 21:46
Berupaya Kabur, Provokator Kaburnya Napi Sialang Bungkuk Di-"dor"

Sabtu, 24 Juni 2017 21:09
Polda Tempatkan 20 Sniper di Jalur Mudik

Sabtu, 24 Juni 2017 20:21
Polres Inhil Tangkap Spesialis Curat Sarang Walet

Sabtu, 24 Juni 2017 16:58
Polda Ringkus Provokator Kaburnya Ratusan Napi Sialang Bungkuk

Sabtu, 24 Juni 2017 16:15
Seorang Buruh PT Bina Duta Laksana, Tewas Tertimbun Gambut di Gaung, Inhil

Sabtu, 24 Juni 2017 14:53
Kendaraan di Basement Hotel Grand Central Belum Bisa Dievakuasi

Sabtu, 24 Juni 2017 14:18
Menjambret, Dua Pemuda Sebaya di Duri Ditangkap Polisi

Sabtu, 24 Juni 2017 14:12
Pelayanan PLN Kian Buruk,
Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Berkirim Pesan Instagram ke Presiden Jokowi


Sabtu, 24 Juni 2017 13:41
PLN WRKR Usahakan Tak Ada Pemadaman di Hari Lebaran

Sabtu, 24 Juni 2017 11:40
Kecelakaan Maut Diselidiki, Polisi Stop Operasi Roller Coaster Transmart Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 16 Maret 2017 15:14
Pertumbuhan Ekonomi Riau 2017 Diprediksi di 2,2 - 2,9 Persen

Pertumbuhan ekonomi Riau di 2017, diprediksi antara 2,2-2,9 persen. Hal itu disebabkan kenaikan beberapa tarif.

Riauterkini-PEKANBARU-Naiknya beberapa tarif pada awal tahun 2017, membuat perekonomian Riau stagnan diangka sebesar 2,9 persen, namun untuk mendongkrak pertumbuhan tahun ini, perlu aturan pemerintah agar ekspor hanya barang jadi. Terkait hal itu, Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau sepanjang 2017 hanya di kisaran 2,2 - 2,9 persen.

Hal itu akibat naiknya beberapa tarif pada awal tahun 2017, kenaikan harga barang kebutuhan, kenaikan tarif listrik, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), kenaikan tarif pajak motor serta masih belum selesainya Rencana Tata Ruang dan Wilayah Provinsi (RTRWP) Riau.

Sementara, untuk perekonomian Riau tahun 2016, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat, ekonomi Riau tahun 2016 tumbuh 2,23 persen, meningkat dibanding tahun 2015 sebesar 0,22 persen. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi di Riau tahun 2016 mulai dari Triwulan I sampai IV, dihitung dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp682,35 triliun.

"Angka ini mengalami peningkatan dari tahun 2015, sebesar Rp652,14 triliun," terang Kepala BPS Riau, Aden Gulton.

Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha, kecuali pada lapangan usaha pertambangan dan penggalian seperti pengadaan air, pengolahan sampah, limbah dan daur ulang. Penyediaan akomodasi dan makan minum, hingga jasa pendidikan. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- PLN WRKR Usahakan Tak Ada Pemadaman di Hari Lebaran
- Satgas Pangan Pemkab Kampar Pantau Harga Sembako di Pasar Kuok
- Sepanjang Ramadan, PT Nusantara Berlian Motor Alami Peningkatan Penjualan 25 Persen
- Masyarakat Bengkalis Diimbau Jeli Membeli Makanan
- Gubri Optimis Pertumbuhan Ekonomi Riau Terus Membaik
- Tinjau Pasar, Kapolres Bengkalis Temukan Ikan Busuk Dijual
- Mendag Sebut Dukungan Perusahaan Terhadap IKM, Jadi Kail Wirausaha Mandiri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.118.197
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com