Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 17 Agustus 2017 20:15
Diguyur Hujan, Pengibaran Bendera HUT RI ke 72 di Inhu Dilakukan 4 Anggota Paskibra

Kamis, 17 Agustus 2017 20:04
Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Kembalikan Mobil Dinas

Kamis, 17 Agustus 2017 19:37
464 Napi Kelas II B Bangkinang Dapatkan Remisi

Kamis, 17 Agustus 2017 19:21
Perayaan HUT RI ke 72 ,
Bank Riau Kepri Gelar Upacara Kemerdekaan di Menara Dang Merdu


Kamis, 17 Agustus 2017 18:25
Meriahkan HUT ke 72 RI, Mal SKA Gelar Aneka Lomba Permainan Rakyat

Kamis, 17 Agustus 2017 18:05
Dua Anak Karyawan PT RAPP Jadi Paskibra Pelalawan

Kamis, 17 Agustus 2017 17:21
Dinas TPH Rohul Luncurkan Nangka Mini Varietas Pasirpangaraian di HUT ke-72 RI

Kamis, 17 Agustus 2017 17:17
Sempena HUT ke-72 RI, Bupati dan Wabup Kuansing Kunjungi Rutan

Kamis, 17 Agustus 2017 17:12
Warga Muara Sako, Pelalawan Rasakan Dampak Positif Kontribusi PT EMP Bentu

Kamis, 17 Agustus 2017 17:03
Pesonna Hotel Pekanbaru Raih Penghargaan Award Excellence 2017



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 16 Maret 2017 15:14
Pertumbuhan Ekonomi Riau 2017 Diprediksi di 2,2 - 2,9 Persen

Pertumbuhan ekonomi Riau di 2017, diprediksi antara 2,2-2,9 persen. Hal itu disebabkan kenaikan beberapa tarif.

Riauterkini-PEKANBARU-Naiknya beberapa tarif pada awal tahun 2017, membuat perekonomian Riau stagnan diangka sebesar 2,9 persen, namun untuk mendongkrak pertumbuhan tahun ini, perlu aturan pemerintah agar ekspor hanya barang jadi. Terkait hal itu, Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau sepanjang 2017 hanya di kisaran 2,2 - 2,9 persen.

Hal itu akibat naiknya beberapa tarif pada awal tahun 2017, kenaikan harga barang kebutuhan, kenaikan tarif listrik, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), kenaikan tarif pajak motor serta masih belum selesainya Rencana Tata Ruang dan Wilayah Provinsi (RTRWP) Riau.

Sementara, untuk perekonomian Riau tahun 2016, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat, ekonomi Riau tahun 2016 tumbuh 2,23 persen, meningkat dibanding tahun 2015 sebesar 0,22 persen. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi di Riau tahun 2016 mulai dari Triwulan I sampai IV, dihitung dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp682,35 triliun.

"Angka ini mengalami peningkatan dari tahun 2015, sebesar Rp652,14 triliun," terang Kepala BPS Riau, Aden Gulton.

Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha, kecuali pada lapangan usaha pertambangan dan penggalian seperti pengadaan air, pengolahan sampah, limbah dan daur ulang. Penyediaan akomodasi dan makan minum, hingga jasa pendidikan. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Warga Muara Sako, Pelalawan Rasakan Dampak Positif Kontribusi PT EMP Bentu
- Pesonna Hotel Pekanbaru Raih Penghargaan Award Excellence 2017
- Segera Teken Kontrak Kerja, PT BAK Akan Lanjutkan Pembangunan Jembatan Siak IV
- BI Sosialisasikan Rupiah Asli ke SMAN 1 Tebing Tinggi, Meranti
- 142 Paket Proyek PUPR Bengkalis Belum Tuntas Lelang di ULP
- Bila Ganggu Lalin,
Plh Sekdako Pekanbaru Janji Tindak Rekananan Pembangun Jaringan Gas Bawah Tanah

- 6 Kelompok Pengeluaran Picu Pedesaan di Riau Alami Inflasi 0,49 Persen


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.92.186.20
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com