Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Maret 2017 21:25
Lagi, CPO Milik PT. Naga Mas Tumpah dan Mencemari Laut di Dumai

Sabtu, 25 Maret 2017 19:56
The 2nd PRIA, Bank Riau Kepri Raih Award Media Relations 2017

Sabtu, 25 Maret 2017 19:21
Ardiansyah Resmi Pimpin DPD Partai Berkarya Inhil

Sabtu, 25 Maret 2017 19:16
Tingkatkan Hubungan Silahturahmi, Wawako Dumai Temui Masyarakat Pinggiran

Sabtu, 25 Maret 2017 19:12
Ekspedisi Superqurban, Rumah Zakat Riau Salurkan 1.000 Kornet di Meranti

Sabtu, 25 Maret 2017 19:08
Miliki Sabu, Pemuda Singingi Hilir Ditangkap Polisi Kuansing

Sabtu, 25 Maret 2017 17:15
Ratusan Crosser Ikuti Kejuaraan Motor Cross Pemuda Pancasila Pelalawan

Sabtu, 25 Maret 2017 16:11
Harapkan Lahirkan Atlet Andal,
Bupati Buka Turnamen Sepakbola Bandar Yaman Cup I se Inhil


Sabtu, 25 Maret 2017 16:07
Jadi Pusat Pendidikan dan Kajian Islam,
Awal April Yayasan Abdurrab Resmikan Masjid At Tabrani di Pekanbaru


Sabtu, 25 Maret 2017 16:02
Sat Reskrim Polres Inhil Tangkap Bandar Judi Rolet dan Pemain Judi Klotok



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 17 Maret 2017 15:10
Pasar Rakyat Sepi Pembeli,
Pedagang Pasar Lumpur Kuansing Kembali ke Tempat Lama


Relokasi pedagang Pasar Lumpur ke Pasar Rakyat yag dilakukan Pemkab Kuansing tampak gagal. Pedagang kembali ke pasar lama, pasalnya ditempat baru tidak ada jual-beli.

Riauterkini-TELUK KUANTAN-Polemik pedagang pasar lumpur yang sudah di pindahkan ke pasar Rakyat milik pemerintahan daerah (Pemda) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) beberapa bulan yang lalu kembali lagi berjualan di pasar lumpur Teluk Kuantan.

Pernyataan ini di benarkan oleh Kapala Dinas perdagangan Usaha Kecil Menengah (Disperindag UKM) Kabupaten Kuansing, Tarmis membenarkan bawaha pedagang pasar lumpur yang sudah di pindahkan ke pasar rakyat milik pemda sudah kembali berjualan ke pasar lumpur.

" Memang sudah dua minggu belakangan ini para pedadang kembali berjualan ke pasar lumpur lagi," ungkap Tarmis kepada riauterkinicom, Jum'at (17/3/17).

Tarmis menjelasakan, alasan para pedangan mengatakan belum siap untuk pindah ke pasar rakyat milik pemda tersebut karena pedagang tak jual beli di pasar rakyat.

Ditanya berapa jumlah pedagang yang kembali pindah ke pasar lumpur? Tarmis selaku kepala Dinas pasar mengatakan, " sekarang sudah banyak yang pindah, semua pedagang yang di pindahkan kemeran ke pasar rakyat hamir semua kembali ke pasar lumpur lagi, dengan alasan tidak ada para pedagang yang jual beli," pungkasnya.

Selanjunya Tarmis mengatakan, alasan yang di ungkapkan oleh para pedagang ini dikarenakan masih adanya para pedagang yang masih berjualan di pasar lumpur sehingga para pembeli masih ada yang melakukan jual beli di pasar lumpur.*** (Ped)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- RS Petala Bumi Siapkan Layanan Khusus Cek Kesehatan Calon TNI Polri
- Eksekusi Toko Modern Waralaba Ilegal di Bengkalis Tak Perlu Tunggu Perintah Sekda
- Berikut Tiga Kesepakatan PLN-PT Padasa,
Jalur Transmisi GI Bangkinang-Rohul Segera Dibangun

- Soal Operasional Pasar Modern Taluk Kuantan, Dua Pejabat Terkait Beda Pendapat
- Kadin Nilai Pulau Bengkalis Belum Layak Miliki Toko Modern Waralaba
- Penumpang Keluhkan Jasa Bongkar Muat di Pelabuhan BSL Bengkalis
- Kementrian ESDM Anggarkan Rp1,3 M,
20 Maret, PLTBG Rantau Sakti Rohul Mulai Direvitalisasi



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.201.200
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com