Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Agustus 2017 18:56
Apkasindo Kembali Seleksi Beasiswa Anak Petani Sawit

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:53
Pelajar SMA 5 Pekanbaru Sabet Juara I Lomba Pentas Seni se Indonesia

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:47
Bupati Mursini Buka Kejurda Motor Cross Sukamaju

Sabtu, 19 Agustus 2017 16:32
Kapolres Inhil Pimpin Napak Tilas dan Ziarah ke Makam Pahlawan Letda M Boya di Enok

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:09
Sekaligus Temu Ramah dengan Insan Pers,
Bupati Resmikan e-Bilik Diskominfo Inhil


Sabtu, 19 Agustus 2017 14:05
Kapolres Kuansing Ajak Masyarakat Bersama Amankan Pacujalur

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:02
Sakit Bayi Hafizi Biasanya Terjadi pada Orang Dewasa

Jum’at, 18 Agustus 2017 19:11
Kemendagri Dorong Pencegahan Korupsi di Daerah

Jum’at, 18 Agustus 2017 18:59
Permudah Informasi Kamar Perawatan,
Rumah Sakit Mitra BPJS Kesehatan Wajib Miliki Aplicares


Jum’at, 18 Agustus 2017 18:22
Kulit Mengelupas, Gubri Jenguk Bayi Mengidap Penyakit Aneh di RSUD Arifin Ahmad



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Sabtu, 18 Maret 2017 21:36
Penumpang Keluhkan Jasa Bongkar Muat di Pelabuhan BSL Bengkalis

Jasa bongkar muat barang di Pelabuhan BSL Bengkalis dikeluhkan para pegguna jasa mereka. Mereka menilai upahnya sangat tidak sesuai dan memberatkan.

Riauterkini-BENGKALIS- Sebagian penumpang menyesalkan jasa bongkar muat barang bawaan dari atas kapal ketika sandar di Pelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis. Menurut mereka, jasa bongkar mencapai Rp20 ribu hanya untuk satu paket barang sangat membebani penumpang kapal dan tidak transparan.

Hal ini, menurut Dinas Perhubungan Bengkalis menegaskan meskipun belum ada aturan tetap tentang harga bongkar barang di Pelabuhan BSL, namun tidak dibenarkan memaksakan kepada penumpang.

Kejadi tersebut seperti dialami SN. Dirinya merasa kesal karena harus membayar jasa angkut barang yang dinilainya sangat berlebihan. Harus mengeluarkan uang lebih banyak saat akan mengeluarkan barangnya mulai dari kapal sampai keluar pelabuhan.

"Saya dari Meranti ke Bengkalis membawa beberapa barang, Saya terkejut mengetahui untuk mengeluarkan barang dari kapal ke dok pelabuhan saja sudah harus membayar upah sebesar Rp10 ribu tiap barangnya, tak dilihat besar atau kecil pukul rata Rp10 ribu. Kemudian dari dok ke luar pelabuhan harus membayar lagi ke Porter dengan harga yang sama, sehingga satu barang harus membayar dua kali," keluh SN, Sabtu (18/3/17).

Menurutnya, seharusnya mengeluarkan barang dari kapal ke dok tanggungjawab kapal mengapa dibebankan kepada penumpang. SN tidak mempermasalahkan besaran angka yang harus dibayarkan seandainya memang ada Perda yang menetapkan.

“Tidak mempermasalahkan berapa besaran angka yang harus dibayarkan, tapi transparansi nilai harga tentunya berdasarkan aturan tolong ditampilkan ke publik," pintanya.

Kepala Dishub Kabupaten Bengkalis Ja'afar Arif mengatakan bahwa terkait besaran, belum ada aturan yang mengatur. Namun, dirinya menegaskan, Porter tidak boleh memaksa penumpang untuk membawakan barang bawaan tanpa seizin pemiliknya.

“Menurunkan barang dari kapal ke dok adalah tanggungjawab kapal,” katanya.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- MCM Production Gandeng Parjo Gelar Unity Pitstop
- Pemko Pekanbaru Cap Angkutan Sewa Online Sama dengan Travel Ilegal
- Warga Muara Sako, Pelalawan Rasakan Dampak Positif Kontribusi PT EMP Bentu
- Pesonna Hotel Pekanbaru Raih Penghargaan Award Excellence 2017
- Segera Teken Kontrak Kerja, PT BAK Akan Lanjutkan Pembangunan Jembatan Siak IV
- BI Sosialisasikan Rupiah Asli ke SMAN 1 Tebing Tinggi, Meranti
- 142 Paket Proyek PUPR Bengkalis Belum Tuntas Lelang di ULP


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.146.59.207
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com