Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 24 Mei 2017 10:40
Jalan Lintas Riau-Sumbar Kembali Normal,
Jembatan di KM 75/76 Desa Merangin Selesai Diperbaiki


Rabu, 24 Mei 2017 08:32
Polres Bengkalis Ringkus Tersangka Jambret

Rabu, 24 Mei 2017 08:00
Razia Jelang Ramadhan, Aparat Amanakan 15 Pengunjung MP Club

Rabu, 24 Mei 2017 07:57
Diresmikan Walikota, Bank Riau Kepri Operasikan Kantor Kas di RSUD Dumai

Rabu, 24 Mei 2017 07:51
Bupati Inhil Hadiri Tasyakuran di Ponpes Modern Al - Azkiya, Keritang

Rabu, 24 Mei 2017 07:47
Bupati Inhil Sambut Ramadhan dengan Santuni Kaum Dhuafa

Selasa, 23 Mei 2017 22:52
Pelaku Minta Uang ke Rekanan,
Awas Modus Penipuan Catut Nama ULP Rohul


Selasa, 23 Mei 2017 22:49
Pengurus TP PKK dan Bunda PAUD Rohul Dilantik Bupati Suparman

Selasa, 23 Mei 2017 22:46
6 Tahun Gelap, Malam Ini Lampu Penerangan Jembatan Rumbai Jaya Menyala

Selasa, 23 Mei 2017 22:41
Kapolres Kampar Silaturahmi dengan Pemuka Masyarakat Kampung Panjang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Sabtu, 18 Maret 2017 21:36
Penumpang Keluhkan Jasa Bongkar Muat di Pelabuhan BSL Bengkalis

Jasa bongkar muat barang di Pelabuhan BSL Bengkalis dikeluhkan para pegguna jasa mereka. Mereka menilai upahnya sangat tidak sesuai dan memberatkan.

Riauterkini-BENGKALIS- Sebagian penumpang menyesalkan jasa bongkar muat barang bawaan dari atas kapal ketika sandar di Pelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis. Menurut mereka, jasa bongkar mencapai Rp20 ribu hanya untuk satu paket barang sangat membebani penumpang kapal dan tidak transparan.

Hal ini, menurut Dinas Perhubungan Bengkalis menegaskan meskipun belum ada aturan tetap tentang harga bongkar barang di Pelabuhan BSL, namun tidak dibenarkan memaksakan kepada penumpang.

Kejadi tersebut seperti dialami SN. Dirinya merasa kesal karena harus membayar jasa angkut barang yang dinilainya sangat berlebihan. Harus mengeluarkan uang lebih banyak saat akan mengeluarkan barangnya mulai dari kapal sampai keluar pelabuhan.

"Saya dari Meranti ke Bengkalis membawa beberapa barang, Saya terkejut mengetahui untuk mengeluarkan barang dari kapal ke dok pelabuhan saja sudah harus membayar upah sebesar Rp10 ribu tiap barangnya, tak dilihat besar atau kecil pukul rata Rp10 ribu. Kemudian dari dok ke luar pelabuhan harus membayar lagi ke Porter dengan harga yang sama, sehingga satu barang harus membayar dua kali," keluh SN, Sabtu (18/3/17).

Menurutnya, seharusnya mengeluarkan barang dari kapal ke dok tanggungjawab kapal mengapa dibebankan kepada penumpang. SN tidak mempermasalahkan besaran angka yang harus dibayarkan seandainya memang ada Perda yang menetapkan.

“Tidak mempermasalahkan berapa besaran angka yang harus dibayarkan, tapi transparansi nilai harga tentunya berdasarkan aturan tolong ditampilkan ke publik," pintanya.

Kepala Dishub Kabupaten Bengkalis Ja'afar Arif mengatakan bahwa terkait besaran, belum ada aturan yang mengatur. Namun, dirinya menegaskan, Porter tidak boleh memaksa penumpang untuk membawakan barang bawaan tanpa seizin pemiliknya.

“Menurunkan barang dari kapal ke dok adalah tanggungjawab kapal,” katanya.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Besok, PLN Rayon Duri Kembali Lakukan Pemadaman
- Mendesak, Pasar Lubuk Jambi Butuh Perbaikan
- Temui Wagubri, Pekat IB Rohil Keluhkan Lesunya Ekonomi
- Kehadiran Transmart Carrefour Picu Pertumbuhan Ekonomi Baru
- Polres Dumai Amankan Puluhan Makanan dan Minuman Kadaluarsa dari Alfamart
- Lakukan Panen Perdana,
Walikota Dumai Berharap Tambak Udang Vaname Geniut Makin Maju

- Dishub Dumai Kumpulkan Pengelola Parkir Tepian Jalan Umum


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.110.18
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com