Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 September 2017 08:51
DPW PAN Riau Bakal Gelar Nobar Film G30S/PKI Dapat Doorprize

Rabu, 20 September 2017 08:46
Capai Rp1 Triliun, Gubri Sebut Devisit Anggaran Hal Biasa

Rabu, 20 September 2017 02:52
Beberapa Hari Tak Keluar Kamar Ayah Artis Momo Geisha Ditemukan Meninggal Dunia di Rengat

Selasa, 19 September 2017 21:50
Kepala Sekolah di Kuantan Hilir Terapkan Strategi Pembelajaran Efektif

Selasa, 19 September 2017 20:11
Begini Penampakan Proyek Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Terlihat dari Udara

Selasa, 19 September 2017 19:11
Diserahkan ke Posko Peduli Masjid An Nur,
XTC Muda Pekanbaru Galang Dana Solidaritas Rohingya


Selasa, 19 September 2017 19:03
Akui 'Sunat' Dana Rp250 Juta,
Kejari Pelalawan Tahan Seorang Lagi Tersangka Kasus Korupsi Cetak Sawah


Selasa, 19 September 2017 18:56
Harhubnas 2017,
Walikota Dumai Minta Insan Perhubungan Menata Transportasi


Selasa, 19 September 2017 18:53
Bahas 1 Muharam 1439 H, Kwaran Pramuka Ujung Batu Akan Gelar Sejumlah Kegiatan

Selasa, 19 September 2017 18:48
Alat Kelengkapan Berubah, Tiga Komisi di DPRD Bengkalis Berganti Ketua



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Ahad, 19 Maret 2017 17:41
Kadin Nilai Pulau Bengkalis Belum Layak Miliki Toko Modern Waralaba

Toko-toko modern waralaba dinilai belum layak berdiri di kota kecil seperti Bengkalis. Salah satu alasannya, pendapatan perkapita yang masih kecil.

Riauterkini-BENGKALIS- Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bengkalis Mashuri menilai, khusus di Pulau Bengkalis dan Bukitbatu belum layak berdirinya toko-toko modern waralaba.

“Kalau Kadin berprinsip kehadiran toko-toko modern waralaba belum cocok,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan beberapa waktu lalu.

Apakah melihat dari sisi dampaknya? Menurut Mashuri, hingga hari ini pendapatan perkapita penduduk masih kecil, sehingga seperti di Pulau Bengkalis belum waktunya hadir kecuali di Duri, Mandau dan oleh karena itu harus ada kajian terlebih dahulu.

Ia menambahkan, seharusnya merrangkul untuk membangun usaha-usaha minimarket. Keberadaan toko-toko modern, bagaimana dengan minimarket-minimarket milik lokal?.

“Pasti akan berdampak kepada Usaha Kecil Menengah (UMK) di sekitar lokasi. Sebelum proses perizinan diterbitkan, kajian-kajian yang dilakukan tentu menjadi pertimbangan, karena ini sangat besar pengaruhnya terhadap UKM,” katanya.

Seperti diketahui, meskipun belum mengantongi izin operasional dari instansi terkait, keberadaan toko modern waralaba di Pulau Bengkalis sudah berdiri dan menjalankan bisnisnya sekitar enam unit, tersebar di Kecamatan Bengkalis dan Bantan.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Capai Rp1 Triliun, Gubri Sebut Devisit Anggaran Hal Biasa
- Dinas PUPR Dumai Kelola Dana Rp87 Miliar untuk Proyek Infrastruktur
- Dinas PUPR Bengkalis Taja Sosialisasi Izin Usaha Jasa Konstruksi di Duri
- 155 Jamaah Haji Khusus Muhibbah Travel Tiba di Indonesia
- Sering Dijadikan Tempat Mesum,
Dewan Minta Hotel Buat Aturan yang Jelas Atas Tamunya

- 426 Warga Tak Mampu di Siak Peroleh Bantuan Rumah Layak Huni
- 25 Pasang Bujang dan Dara Ikuti Pembekalan Marketing Pariwisata


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.210.130
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com