Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 24 Pebruari 2018 21:45
Orasi Ilmiah, Wisuda Angkatan Kedua STAILe Pekanbaru akan Diisi Menteri Hanif Dhakhiri

Sabtu, 24 Pebruari 2018 21:32
Firdaus-Rusli Janjikan Pekanbaru, Kampar, Pelalawan dan Siak Sama Maju

Sabtu, 24 Pebruari 2018 20:55
Dugaan Anak Bunuh Ayahnya di Siak,
Hasil Autopsi Korban Meninggal Karena Sakit Komplikasi


Sabtu, 24 Pebruari 2018 18:59
Keunikan Kampung Wisata Koto Ranah,
Mulai Puncak Suligi 900 MDPL Hingga Naskah Kuno


Sabtu, 24 Pebruari 2018 18:26
Muhaimin Iskandar Beri Kuliah Umum di UR

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:19
Warga Kampung Baru Temukan Tengkorak Manusia Dalam Parit

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:17
Penyu Seberat 50 Kg Terdampar di Pantai Muntai, Bengkalis

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:07
Miliki 68 Paket Sabu, Warga Duri Ditangkap Polisi

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:47
Hadir di Sri Palas, Rusli Effendi Berasa Pulang ke Rumah

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:42
Kembangkan Pariwisata dan Pendidikan, Pemkab Kuansing Bekerjasama dengan UGM

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 18 April 2017 15:20
Disdagprin Bengkalis Akui Terjadi Kelangkaan Elpiji 3 Kg

Disdagprin Bengkalis mengakui telah terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg di sejumlh wilayah. Salah satu penyebabnya, pembatasn jumlah pasokan ke pihak pangkalan.

Riauterkini-BENGKALIS- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Kabupaten Bengkalis mengakui terjadinya kelangkaan gas elpiji khusus 3 kilogram (Kg) di sejumlah wilayah di daerah ini.

Kelangkaan terparah di wilayah perkotaan dipicu beberapa faktor di antaranya, pembatasan jumlah pasokan gas elpiji 3 Kg kepada pangkalan yang selama ini melebihi batas maksimal atau mencapai hingga 12 ribu tabung dari agen, akan menjadi antara 5 ribu hingga 6 ribu tabung perbulan.

Kemudian,kelangkaan juga dipicu berkembangnya usaha-usaha kecil yang menggunakan tabung gas 3 Kg, serta peningkatan jumlah penduduk secara otomatis berdampak pada penggunaan tabung gas khusus masyarakat miskin itu.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disdagprin Kabupaten Bengkalis Burhanuddin kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (17/4/17) kemarin.

“Seperti untuk jatah pangkalan itu saat ini bisa mencapai 12 ribu tabung perbulan, harus dibagi menjadi dua pangkalan. Kemudian adanya penambahan jumlah penduduk otomatis juga meningkatkan penggunaan gas elpiji 3 Kg ini terutama di wilayah perkotaan,” ungkapnya.

Ditambahkan Burhanuddin, seperti di wilayah Duri, Kecamatan Mandau dampak pemberhentian kepada tenaga kerja juga mempengaruhi meningkatnya penggunaan gas elpiji 3 Kg tersebut.

“Untuk informasi di Duri bahwa terjadinya kelangkaan karena berkembangnya usaha-usaha kecil menengah, kemudian di sana adanya pemberhentian atau pengurangan tenaga dari perusahaan besar. Nah, tenaga kerja yang berhenti tersebut kemudian membuka usaha yang menggunakan gas elpiji 3 Kg,” katanya lagi.***(dik)



Loading...


Berita lainnya..........
- Pertumbuhan Ekonomi Melambat,
Riau dan Kepri Harus Turunkan PBBKB Pertalite

- Pusat Berlakukan Moratorium Proyek Konstruksi, PSN di Riau Masih Tetap Jalan
- 14 Sumur Beroperasi,
BOB PT. BSP Dituding Tidak Pernah Perhatikan Desa di Bengkalis

- Terlibat Konflik, Polres Bengkalis Mediasi Nelayan Jaring Batu dan Rawai
- Truk Sawit Nyaris Nyemplung ke Laut, Hebohkan Warga Rupat
- Maret, Bapenda Pekanbaru Cetak Masal 236. 560 Tagihan PBB
- Proyek Waduk Serba Guna Lompatan Harimau di Rohul Baru Sebatas Perencanaan
- Kasatpol PP Pekanbaru Minta Warga Laporkan Jika Ada Anggotanya Lakukan Pungli
- Stuband, Anggota Dewan Inhil Sambangi Bapenda Pekanbaru
- Baru Enam OPD Pemko Pekanbaru Berikan Laporan Keuangan 2017
- Agustus, MPP Pekanbaru Resmi Beroperasi
- Swastanisasi Sampah,
DLHK Pekanbaru Optimis Bisa Angkut Sampah 750 Ton Perhari

- Berupa Gerobak dan Modal Usaha,
Belasan Pedagang di Rohul Terima Bantuan dari YBM BRI Pasirpangaraian

- Dukung Percepatan Pembangunan Fly Over,
Pemko Pekanbaru Segera Bongkar JPO Depan Mall SKA

- Fokus Penataan, DPP Pekanbaru Hentikan Pembuatan Pangkalan Gas Bersubsidi
- Baru 18,7 persen Terealisasi,
Pemko Pekanbaru Optimis Pasar Induk Selesai Tepat Waktu

- Dirjen BAK Kemendagri Kunjungi DPM-PTSP Pekanbaru
- Gelar Unjuk Rasa di DPRD Riau,
Massa Tuntut Pencabutan HGU PT Ivo Mas Tunggal Dicabut

- DPD SPSI LEM  Riau Gelar Uji Kompetensi Anggota
- Pemkab Kuansing DiimbauTepat Sasaran Salurkan Bibit Sawit


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 50.19.34.255
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com