Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Agustus 2017 13:15
Gardu Induk Perawang Mulai Operasi, PLN Apresiasi Semua Pihak

Kamis, 24 Agustus 2017 12:48
Bersiap Hadapi Tuntutan, Terdakwa Penista Agama Sampaikan Permohonan Maaf

Kamis, 24 Agustus 2017 11:40
Luncurkan TP4D, Bupati Inhil Pesan Dana Desa Dipergunakan Secara Bertanggung Jawab

Kamis, 24 Agustus 2017 11:30
Dikabarkan Bakal Ikut Pilgubri, Edy Natar Fokus jadi Danrem 031/WB

Kamis, 24 Agustus 2017 11:24
Anggota DPRD Riau Husaimi Hamidi Bantah Lindungi Warung Mesum di Rohil

Kamis, 24 Agustus 2017 11:04
5 JCH Asal Riau Meninggal di Tanah Suci

Kamis, 24 Agustus 2017 10:53
Januari-Agustus, 458 Kasus DBD Terjadi di Pekanbaru

Kamis, 24 Agustus 2017 10:45
Dikantik Pangdam BB, Brigjen TNI Edy Natar Nasution Resmi Komandan Korem 031/WB

Kamis, 24 Agustus 2017 10:35
Bupati Kuansing Harap Pemprov dan Pusat Bantu Festival Pacu Jalur

Kamis, 24 Agustus 2017 09:54
Kesakitan Dicekik, Pejual Buah di Rengat Tikam Preman Hingga Tewas



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 18 April 2017 15:39
Atasi Kelangkaan, Bengkalis Ajukan 4,7 Juta Tabung Gas Elpiji 3 Kg ke Pertamina

Mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 kg di beberapa tempat di Bengkalis, pemkab mengajukan penambahan kuota sebanyak 4,7 juta tabung lagi ke Pertamina.

Riauterkini-BENGKALIS- Menyusul terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) di sejumlah wilayah di Kabupaten Bengkalis dan mulai meresahkan penduduk di daerah ini sejak dua pekan terakhir bahkan memicu adanya kenaikan harga di tingkat pengecer kepada masyarakat.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Kabupaten Bengkalis mengajukan penambahan kuota atau ‘jatah’ kepada pihak Pertamina sebanyak 4,7 juta lebih tabung pertahun ke Pertamina atau naik sekitar 11 persen lebih dari kuota sebelumnya 4,2 juta tabung.

“Sebelumnya 4,2 juta lebih tabung pertahun dan diusulkan adanya penambahan 4,7 juta tabung elpiji 3 Kg. Minggu lalu sudah menyurati Kementerian ESDM namun saat ini belum ada perkembangan. Permintaan penambahan kuota ini juga dilakukan para agen yang beroperasi dan sebelumnya juga dilakukan survei lapangan,” ungkap Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disdagprin Kabupaten Bengkalis Burhanudin kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (17/4/17) kemarin.

Dibagian lain, Burhanudin juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dengan ekonomi mampu, agar tidak menggunakan gas elpiji 3 Kg ini. Karena gas elpiji ini hanya untuk masyarakat miskin.

“Kita juga menghimbau dan mengharapkan kepada masyarakat yang mampu seperti PNS tidak menggunakan gas elpiji 3 Kg ini. Karena juga memicu langkanya gas ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat ekonomi kurang mampu,” himbaunya.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- REI Riau Baru Bangun 58 Persen dari Target
- Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini Naik
- Pertengahan 2017, Peserta BPJS Kesehatan Pekanbaru Tembus Angka 1,7 Juta Jiwa
- Angkutan Online Hadir di Pekanbaru, Pejabat Pemko Jadi Galau
- Gubri Resmikan Mulainya Pembangunan Spam Durolis Resmi Dimulai
- MCM Production Gandeng Parjo Gelar Unity Pitstop
- Pemko Pekanbaru Cap Angkutan Sewa Online Sama dengan Travel Ilegal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.50.71
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com