Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 27 Mei 2017 19:46
Diduga Curi Motor Tetangga, Dua Warga Kabun Diciduk Polisi dari Rumahnya

Sabtu, 27 Mei 2017 17:41
Seorang Mantan Anggota Polri Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Tapung

Sabtu, 27 Mei 2017 17:35
4 Kawanan Maling Motor di 12 Masjid Ditangkap Polsek Bukitraya

Sabtu, 27 Mei 2017 17:00
RSUD Mandau Tegaskan Anak Hasil Persalinan tak Ditanggung BPJS

Sabtu, 27 Mei 2017 16:56
Bupati Ajak Alumni Universitas Riau Bersama Membangun Inhil

Sabtu, 27 Mei 2017 16:54
Plt Kepala Bapepeda Kuansing Tutup Usia di RS Awal Bros

Sabtu, 27 Mei 2017 13:50
Komisi I DPRD Inhil Tinjau Lahan Sengketa di Kecamatan Kemuning

Sabtu, 27 Mei 2017 08:02
Awali Tarawih di Masjid Raya An-Nur, Gubri Ajak Hidupkan Keindahan Ramadhan

Sabtu, 27 Mei 2017 08:00
Polres Kampar Kerahkan 140 Personil Jaga Tradisi Balmau Kasai

Sabtu, 27 Mei 2017 07:58
Ketua PP Perbasi Beri Coathing Clinic pada Para Atlit Basket Kampar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 21 April 2017 12:51
Sebabkan Macet, PKL Kembali Menjamur di Terminal Ps Kodim

Dishub Pekanbaru berencana menggelar pertemuan dengan pihak-pihak terkait untuk membahas kembali menjamurkan para pedagang kaki lima di areal Terminal Pasar Kodim. Keberadaan mereka telah menyebabkan kemacetan.

Riauterkini - PEKANBARU - Meski telah dilakukan penertiban besar-besaran pada tahun 2016 lalu oleh tim yustisi Kota Pekanbaru, kini Pasar Teratai kembali diserbu pedagang. Dampaknya terminal tipe c Pasar Kodim Pemko Pekanbaru sering terjadi kemacetan.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Perhubungan melalui Kepala Bidang Rekayasa Lalu Lintas, Saibul Alades mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penertiban terhadap kendaraan-kendaran penyebab kemacetan. Tapi untuk keberadaan pedagang kaki lima (Pkl) yang menjadi penyebab utama kemacetan pihaknya tidak bisa bertindak maka dari itu ‎hal ini harus didudukkan kembali dengan tim yustisi.

‎ "Ya, ini sudah menjadi perhatian kita, namun untuk melakukan penertiban Pkl disana dan memindahkannya ke pasar Higinis lagi harus dilakukan oleh seluruh pihak. Jika hanya mengandalkan Dinas Perhubungan saja tentu hasilnya tidak maksimal," papar Syaibul kepada Riauterkini.com, Jumat (21/4/2017).‎

‎ Untuk insidentil, ‎pihaknya telah mengerahkan anggota untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi disekitaran terminal, seperti di jalan Teratai, Alamuddinsyah dan Cempaka.

‎ "‎Upaya ini masih kurang maksimal, karena keberadaan pedagang di pinggir-pinggir jalan menjadi pemicu kesemberautan sekitar terminal tersebut," ujarnya.

Ditanya kapan akan melakukan koordinasi dengan tim yustisi, Syaibul mengungkapkan dalam waktu dekat pihaknya akan melayangkan surat ke instansi terkait untuk membicarakan masalah ini. "Apalagi bulan ramadhan sudah dekat jangan sampai ‎kita kewalahan menertibkan keberadaan pedagang," tutupnya. ***(dan) ‎




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Selain Rumah Makan, Seluruh Tempat Hiburan di Duri Harus Tutup Selama Ramadhan
- Besok, PLN Rayon Duri Kembali Lakukan Pemadaman
- Mendesak, Pasar Lubuk Jambi Butuh Perbaikan
- Temui Wagubri, Pekat IB Rohil Keluhkan Lesunya Ekonomi
- Kehadiran Transmart Carrefour Picu Pertumbuhan Ekonomi Baru
- Polres Dumai Amankan Puluhan Makanan dan Minuman Kadaluarsa dari Alfamart
- Lakukan Panen Perdana,
Walikota Dumai Berharap Tambak Udang Vaname Geniut Makin Maju



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.225.51.21
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com