Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 Nopember 2017 10:26
Kedapatan Bawa Ekstasi, Oknum ASN Kampar Diamankan di KTV Permata Pekanbaru

Rabu, 22 Nopember 2017 07:16
Wabup Kuansing Gelar Resepsi Tunangan Putri Tunggalnya

Rabu, 22 Nopember 2017 07:08
Sigap Gunakan Racun Api, Toko Andalas Baja Duri Lolos dari Kebakaran

Selasa, 21 Nopember 2017 21:54
Salak Pusaka, Penemuan Tanaman Unggul Warga Rohul

Selasa, 21 Nopember 2017 21:36
Kapolres Inhil Pesankan HMCI Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan Raya

Selasa, 21 Nopember 2017 20:10
Peta Politik Pilkada Bisa Berubah,
Wasekjen Golkar Sebut 8 DPD I Golkar Usulkan Munaslub


Selasa, 21 Nopember 2017 20:03
Layani Masyarakat Pelosok, Bengkaiis Harus Miliki Mobil Samsat Keliling

Selasa, 21 Nopember 2017 18:30
Pemko Segera Lakukan Lelang Jabatan Bulan Ini

Selasa, 21 Nopember 2017 18:26
HUT PGRI ke-72, Gubernur Riau Minta Guru tak Terlibat Politik

Selasa, 21 Nopember 2017 18:05
Napi WN Malaysia Kabur, Diduga Ada Kesalahan Prosedur Petugas Lapas Bengkalis

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 21 April 2017 12:51
Sebabkan Macet, PKL Kembali Menjamur di Terminal Ps Kodim

Dishub Pekanbaru berencana menggelar pertemuan dengan pihak-pihak terkait untuk membahas kembali menjamurkan para pedagang kaki lima di areal Terminal Pasar Kodim. Keberadaan mereka telah menyebabkan kemacetan.

Riauterkini - PEKANBARU - Meski telah dilakukan penertiban besar-besaran pada tahun 2016 lalu oleh tim yustisi Kota Pekanbaru, kini Pasar Teratai kembali diserbu pedagang. Dampaknya terminal tipe c Pasar Kodim Pemko Pekanbaru sering terjadi kemacetan.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Perhubungan melalui Kepala Bidang Rekayasa Lalu Lintas, Saibul Alades mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penertiban terhadap kendaraan-kendaran penyebab kemacetan. Tapi untuk keberadaan pedagang kaki lima (Pkl) yang menjadi penyebab utama kemacetan pihaknya tidak bisa bertindak maka dari itu ‎hal ini harus didudukkan kembali dengan tim yustisi.

‎ "Ya, ini sudah menjadi perhatian kita, namun untuk melakukan penertiban Pkl disana dan memindahkannya ke pasar Higinis lagi harus dilakukan oleh seluruh pihak. Jika hanya mengandalkan Dinas Perhubungan saja tentu hasilnya tidak maksimal," papar Syaibul kepada Riauterkini.com, Jumat (21/4/2017).‎

‎ Untuk insidentil, ‎pihaknya telah mengerahkan anggota untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi disekitaran terminal, seperti di jalan Teratai, Alamuddinsyah dan Cempaka.

‎ "‎Upaya ini masih kurang maksimal, karena keberadaan pedagang di pinggir-pinggir jalan menjadi pemicu kesemberautan sekitar terminal tersebut," ujarnya.

Ditanya kapan akan melakukan koordinasi dengan tim yustisi, Syaibul mengungkapkan dalam waktu dekat pihaknya akan melayangkan surat ke instansi terkait untuk membicarakan masalah ini. "Apalagi bulan ramadhan sudah dekat jangan sampai ‎kita kewalahan menertibkan keberadaan pedagang," tutupnya. ***(dan) ‎



Berita lainnya..........
- Mitra Bina Antusias Ikuti Pelatihan Service Excellent oleh PT RAPP
- Rp50 Miliar, Target Transaksi Kadin Riau di MEA Expo 2017
- Tak Kunjung Usai dan Telan Korban Jiwa,
Camat Bathin Solapan, Bengkalis Ultimatum Penanggung Jawab Pengerjaan Jalan Negara di Duri

- Di HUT PGRI, Gubri Kenalkan Salak Pusaka dari Rohul
- Empat Pangkalan Gas 3 Kg di Pelalawan Ditutup
- Kendalikan Inflasi, BI-Pemerintah Tekan Jumlah Warga Miskin
- Pelatihan Wartawan Daerah BI 2017,
Bank Indonesia-Pemerintah Berhasil Kendalikan Inflasi

- UPT Bapenda Riau Wilayah Bengkalis Incar Pajak Alat Berat
- 150 Guru dan Dekorator Pelaminan Ikuti Seminar Lancang Kuning
- Bangun Tower Pendeteksi Kecelakaan, Diskes Riau Ajukan Rp5 Miliar
- Masyarakat Taat Pajak Kendaraan di Bengkalis Cukup Tinggi
- 180 Peserta Ikuti workshop Desain Kreasi Pakaian Tradisional
- Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal
- Petani di Rohul Terima 47 Hand Tractor dari Kementrian Pertanian
- Cairkan Dana, Rekanan Luar Bengkalis Wajib Miliki NPWP Cabang Bengkalis
- Bapenda Dumai Sebut Realisasi PAD dari PBB Sudah 94 Persen
- Harga Sayuran Naik, Disperindag Klaim Turun
- 2018, UMK Pekanbaru Naik Delapan Persen Jadi Rp 2,5 Juta
- Pemerintah Diminta Responsif,
Warga Rohul Tolak Proyek PLTA Lompatan Harimau

- Terperosok, PT CKB Fokus Evakuasi Crane dari Jalan Diponegoro Meranti


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.164.166
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com