Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 11 Desember 2017 14:01
Lapor ke Polda Riau, BUI Desak Pelaku Persekusi UAS di Bali Ditangkap

Senin, 11 Desember 2017 13:53
Demo di Hari Anti Korupsi, AMAK Desak Kejari Rohul Eksekusi Teddy Mirza Dal

Senin, 11 Desember 2017 12:53
Korupsi.Cetak.Sawah di Pelalawan, Ketua Poktan dab Kontraktor Mulai Disidang

Senin, 11 Desember 2017 10:41
Polres Pelalawan Terus Buru Perampok Dua Pedagang Emas Asal Pekanbaru

Senin, 11 Desember 2017 10:35
Perayaan Natal Oikumene Wartawan Riau Diagendakan 26 Desember

Senin, 11 Desember 2017 06:51
Buka MTQ ke-36 Riau di Dumai, Gubri Motivasi Peserta dengan Hadiah Haji

Ahad, 10 Desember 2017 21:05
Soal Industri Kertas & Pulp, SPSI Riau Tuding Jikalahari Mengada-ada

Ahad, 10 Desember 2017 20:57
Gubri Lepas Pawai Taaruf dan Pembukaan Bazar MTQ XXXVI Riau

Ahad, 10 Desember 2017 20:23
Gubri Lepas Peserta Pawai Taaruf MTQ XXXVI Riau di Dumai

Ahad, 10 Desember 2017 20:19
Masyarakat Soroti Baliho MTQ Riau Milik Kesra Bengkalis di Dumai

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 16 Juni 2017 22:32
Sidak ke RPH,
Distanak dan Polresta Pekanbaru Jamin Stok Daging Segar Tercukupi


Memantau ketersediaan daging segar untuk menyambut Lebaran, Distanak Riau dan Polresta Pekanbaru melakukan sidak rumah potong hewan. Hasilnya, stok daging dijamin cukup.

Riauterkini-PEKANBARU-Guna memantau ketersediaan kebutuhan daging segar untuk masyarakat Kota Bertuah dan sekitarnya menghadapi Idul Fitri 1438 H, Dinas Peternakan Riau dan Polresta Pekanbaru menggelar inspeksi mendadak ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Jalan Cipta Karya Ujung, Kabupaten Kampar, Jum'at (16/06/17) sore.

Dalam sidak tersebut, kedua belah pihak beriteraksi langsung dengan pihak RPH mengenai kondisi kesehatan hewan potong seperti sapi dan kerbau, proses asimilasi, pemotongan hingga pendistribusian daging hewan tersebut. Dari sidak itupun, baik Distanak maupun Polresta Pekanbaru menjamin stok daging segar untuk masyarakat saat lebaran nanti dapat tercukupi.

"Kita sudah lihat semuanya, mulai dari seperti apa proses pengecekan kesehatan hewan-hewan tersebut sebelum dipotong atau disembelih, kemudian kita cek juga bagaimana proses pemotongannya hingga pendistribusian dagingnya ke masyarakat. Jadi masyarakat tidak usah ragu mengenai ketersediaan pangan khususnya daging sapi sampai lebaran nanti," kata Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi Priadinata disela sidak tersebut.

Meski tak ragu dengan stok daging segar, namun mantan Kapolres Kampar itu tetap menegaskan pihaknya juga pasti akan mengantisipasi agar tidak ada spekulan atau orang-orang tak bertanggung jawab yang mencari keuntungan tertentu untuk menjual daging di luar harga normal. Antisipasi itu nantinya bakal dilakukan ke sejumlah pasar-pasar di Pekanbaru.

Di lokasi yang sama, Kadistanak Riau, Patrianov menjelaskan, ketersediaan daging di Pekanbaru sendiri terdiri dari dua, daging beku dan daging segar. Harga keduanya juga berbeda, dimana daging beku biasa dijual dengan harga Rp85 ribu per kilogram.

Sedangkan daging segar berkisar mulai Rp110 ribu sampai Rp115 ribu per kilogram. Menurutnya, daging segar memang lebih mahal dibandingkan daging beku. Apalagi untuk memperoleh daging segar yang masih hangat sangat dibutuhkan perawatan ekstra terhadap hewan yang akan dipotong.

Pengecekan kesehatan serta proses pemotongannya juga tidak bisa sembarangan. Harus sesuai operasional prosedur yang ada Sementara daging beku sendiri sudah bisa langsung dibeli karena telah mengalami pembekuan yang kadang mencapai berhari-hari. Sehingga kualitas dagingnya sangat berbeda dengan daging segar yang baru dipotong.

"Kalau untuk stok (daging segar) di RPH ada 100 an ekor sapi. Setiap harinya juga selalu dilakukan pemotongan 30 ekor sapi yang dagingnya didistribusikan. Kondisi itu tentunya bisa mencukupi kebutuhan daging menjelang dan saat lebaran nanti," tutupnya.***(gas)



Berita lainnya..........
- Soal Industri Kertas & Pulp, SPSI Riau Tuding Jikalahari Mengada-ada
- Ini Penyebab LPG 3 Kg di Kabupaten Rohul Langka
- Dirut dan Direktur Operasional Bank Riau Kepri Bersilaturrahmi dengan Kapolda Riau
- Rencana Pembubaran Koperasi Tidak Aktif,
Diskop UKM Bengkalis Tampung Sanggahan Hingga Waktu 6 Bulan

- Cuaca Sebabkan Harga Cabai di Pekanbaru Tinggi
- Baru Siap Dikerjakan, Pengaspalan Jalan Sungai Sirih Bandar Petalangan Mulai Hancur
- Dokumennya Diterima Gubri dari Presiden, DIPA Riau 2018 Rp 21.918 Triliun
- Periode 6-12 Desember 2017, Harga TBS Sawit Riau Turun
- Tetap Seribu, UPT Parkir Mandau Tegaskan Tarif Parkir Motor Belum Naik
- Pembayaran Listrik, Pemkab Kuansing Gandeng PLN dan Bank Riau Kepri
- Gas 3 Kg Semakin Langka di Duri,
Kadis Dagprind Bengkalis Akui Tak Punya Wewenang Pengawasan

- Hadirkan Kenyamanan Naik Busway, Dishub Sediakan Wifi Gratis di Setiap Halte
- Kuota Ditambah, Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg Masih Terjadi di Bengkalis
- Hingga Akhir Oktober 2017, 3.173 WNA Masuk Melalui Bengkalis
- Petani di Logas, Kuansing Siap Kembangkan Budidaya Padi
- Banyak Tidak Aktif, Keberadaan Fasilitas Pamsimas di Bengkalis Akan 'Diselidiki'
- Tak Bayar Pajak, Bapenda Pekanbaru Copot Merek Toko dan Reklame
- Konvensi Nasional Humas 2017,
Agung Laksamana Pimpin Perhumas untuk Periode Kedua

- Tidak Aktif, 309 Koperasi di Bengkalis Akan Dibubarkan
- Targetkan Omset Miliaran Rupiah,
Tahun Depan, DKP Bengkalis Incar PAD Sektor Bisnis Budidaya Perikanan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.182.102
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com