Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 11 Desember 2017 14:01
Lapor ke Polda Riau, BUI Desak Pelaku Persekusi UAS di Bali Ditangkap

Senin, 11 Desember 2017 13:53
Demo di Hari Anti Korupsi, AMAK Desak Kejari Rohul Eksekusi Teddy Mirza Dal

Senin, 11 Desember 2017 12:53
Korupsi.Cetak.Sawah di Pelalawan, Ketua Poktan dab Kontraktor Mulai Disidang

Senin, 11 Desember 2017 10:41
Polres Pelalawan Terus Buru Perampok Dua Pedagang Emas Asal Pekanbaru

Senin, 11 Desember 2017 10:35
Perayaan Natal Oikumene Wartawan Riau Diagendakan 26 Desember

Senin, 11 Desember 2017 06:51
Buka MTQ ke-36 Riau di Dumai, Gubri Motivasi Peserta dengan Hadiah Haji

Ahad, 10 Desember 2017 21:05
Soal Industri Kertas & Pulp, SPSI Riau Tuding Jikalahari Mengada-ada

Ahad, 10 Desember 2017 20:57
Gubri Lepas Pawai Taaruf dan Pembukaan Bazar MTQ XXXVI Riau

Ahad, 10 Desember 2017 20:23
Gubri Lepas Peserta Pawai Taaruf MTQ XXXVI Riau di Dumai

Ahad, 10 Desember 2017 20:19
Masyarakat Soroti Baliho MTQ Riau Milik Kesra Bengkalis di Dumai

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Ahad, 18 Juni 2017 17:09
Pemerintah Ajak Dunia Usaha Majukan IKM

Menteri Perdagangan mengajak semua pihak memajukan dunia usaha, khususnya industri kecil menengah (IKM) agar dapat mandiri dan berkembang. Peran IKM dinilai sangat penting sebagai salah satu penopang perekonomian dalam negeri.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Pemerintah mengajak pelaku usaha untuk menggandeng Industri Kecil Menengah (IKM) agar dapat mandiri dan berkembang. Peran IKM dinilai sangat penting sebagai salah satu penopang perekonomian dalam negeri.

Pernyataan ini disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat melakukan rangkaian kegiatan di PT RAPP, Ahad (18/6/17). Menurutnya, IKM telah terbukti menjadi usaha yang tahan krisis dan menjadi salah satu penopang perekonomian nasional. Kontribusi IKM dalam menciptakan lapangan kerja juga tidak dapat dipandang sebelah mata. Untuk itu, semua pihak perlu memberikan dukungan bagi perkembangan IKM, termasuk dunia usaha.

“Pemerintah tidak bisa melakukannya sendiri. Dukungan dari dunia usaha akan menjadi kail yang akan mendorong IKM menjadi wirausaha mandiri,” ujar Enggartiasto dalam acara CSR Award kepada Mitra Bina PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Dia berharap, dukungan terhadap IKM akan terus meningkat agar semakin banyak bermunculan wirausaha. Meskipun memiliki peranan penting, IKM masih menghadapi sejumlah masalah, seperti dukungan permodalan dan kemampuan mengelola bisnis secara profesional. Di sinilah perusahaan diharapkan berperan agar memberikan pendampingan kepada IKM.

Direktur Iama PT RAPP, Rudi Fajar mengatakan sebagai perusahaan yang beroperasi di Pangkalan Kerinci, Riau, RAPP berkewajiban untuk merangkul masyarakat sekitar agar mampu berkembang bersama. Hingga saat ini, RAPP telah mencetak sederet IKM sukses dan berpengaruh di daerahnya. “Perusahaan dikatakan berhasil jika masyarakat di sekitarnya sejahtera,” kata Rudi.

Berdasarkan kajian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia, selama 1999-2014, RAPP telah berkontribusi dalam pembentukan output terhadap perekononomian nasional Rp 557 triliun, yang mana Rp 498 triliun (89,5%) berada di Riau. Kontribusi relatif output RAPP terhadap perekonomian Riau menunjukkan pola penurunan sejak 2009 sebagai dampak pertumbuhan output Provinsi Riau yang lebih tinggi ketimbang pertumbuhan penjualan RAPP. “Ini positif karena ketergantungan secara ekonomi masyarakat di Riau terhadap perusahaan semakin turun, karena tingkat kemandirian mereka meningkat,” ujar Rudi.

Dalam acara CSR Award tersebut, RAPP memberikan penghargaan kepada delapan mitra bina yang bergerak di berbagai bidang usaha mitra inline (jenis usahanya berhubungan langsung dengan bisnis RAPP) seperti Sulaiman sebagai produsen sabut kelapa (cocopeat), Izwan koperasi Karya Bersama yang menyediakan speed boat 15 K, Robi Cahyadi sebagai penyedia tenaga kerja dan penyedia truk.

Kemudian Mujiono sebagai penyediatenaga kerja pengawas, Ramadhan sebagai meyedia mobil truk. Sedangkan untuk mitra Offline (jenis usahanya tidak berhubungan langsung dengan bisnis perusahaan) diantaranya Yusmani yang merupakan pengrajin batik di Rumah Baatik Andalan, Tukiman dan Mursaldius pengusaha bengkel.***(feb)



Berita lainnya..........
- Soal Industri Kertas & Pulp, SPSI Riau Tuding Jikalahari Mengada-ada
- Ini Penyebab LPG 3 Kg di Kabupaten Rohul Langka
- Dirut dan Direktur Operasional Bank Riau Kepri Bersilaturrahmi dengan Kapolda Riau
- Rencana Pembubaran Koperasi Tidak Aktif,
Diskop UKM Bengkalis Tampung Sanggahan Hingga Waktu 6 Bulan

- Cuaca Sebabkan Harga Cabai di Pekanbaru Tinggi
- Baru Siap Dikerjakan, Pengaspalan Jalan Sungai Sirih Bandar Petalangan Mulai Hancur
- Dokumennya Diterima Gubri dari Presiden, DIPA Riau 2018 Rp 21.918 Triliun
- Periode 6-12 Desember 2017, Harga TBS Sawit Riau Turun
- Tetap Seribu, UPT Parkir Mandau Tegaskan Tarif Parkir Motor Belum Naik
- Pembayaran Listrik, Pemkab Kuansing Gandeng PLN dan Bank Riau Kepri
- Gas 3 Kg Semakin Langka di Duri,
Kadis Dagprind Bengkalis Akui Tak Punya Wewenang Pengawasan

- Hadirkan Kenyamanan Naik Busway, Dishub Sediakan Wifi Gratis di Setiap Halte
- Kuota Ditambah, Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg Masih Terjadi di Bengkalis
- Hingga Akhir Oktober 2017, 3.173 WNA Masuk Melalui Bengkalis
- Petani di Logas, Kuansing Siap Kembangkan Budidaya Padi
- Banyak Tidak Aktif, Keberadaan Fasilitas Pamsimas di Bengkalis Akan 'Diselidiki'
- Tak Bayar Pajak, Bapenda Pekanbaru Copot Merek Toko dan Reklame
- Konvensi Nasional Humas 2017,
Agung Laksamana Pimpin Perhumas untuk Periode Kedua

- Tidak Aktif, 309 Koperasi di Bengkalis Akan Dibubarkan
- Targetkan Omset Miliaran Rupiah,
Tahun Depan, DKP Bengkalis Incar PAD Sektor Bisnis Budidaya Perikanan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.182.102
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com