Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 April 2018 16:37
Pledoi Tak Siap,
Sidang Dugaan Tipikor Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Ditunda


Kamis, 19 April 2018 16:34
Material Longsor Selesai Dibersihkan,
Arus Lalulintas Riau-Sumbar di Desa Merangin Kembali Normal


Kamis, 19 April 2018 15:32
Buka O2SN dan FLS2N, Wabup Kampar Minta Peserta Junjung Tinggi Sportivitas

Kamis, 19 April 2018 15:28
Sidak ke Gudang Penyimpanan, Polisi Belum Temukan Adanya Miras Oplosan di Pekanbaru

Kamis, 19 April 2018 15:24
Rahma Selviawati Resmi Menjabat External Affair Manager BOB PT BSP Pertamina Hulu

Kamis, 19 April 2018 15:20
Disiapkan Anggaran Sekitar Rp3,2 Miliar,
32 Desa di Kabupaten Bengkalis Gelar Pilkades Serentak Tahun Ini


Kamis, 19 April 2018 15:03
Harga Terigu Merangkak Naik, Bulog Datangkan Tepung Kita

Kamis, 19 April 2018 15:00
Diduga Palsukan Akreditasi, Dua Mahasiswa Laporkan Kampusnya ke Polda Riau

Kamis, 19 April 2018 14:57
Didiagnosa Idap Tumor Hati dan Limpa, Bocah di Duri, Bengkalis Butuh Uluran Tangan

Kamis, 19 April 2018 14:54
Bangko Pusako Rohil,
Mantan Camat: Waktunya Singkat Saja, Calon Gubernur Riau Nomor 1 Pilihan Kita


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Juni 2017 16:53
Mendag Sebut Dukungan Perusahaan Terhadap IKM, Jadi Kail Wirausaha Mandiri

Dalam kunjungannya ke Pelalawan, Mendag mengatakan dukungan perusahaan terhadap indukstri kecil dan menengah telah menjadi 'kail' untuk mengangkat IKM itu menuju kemandirian.

Riauterkini-PANGKALAN KERINCI – Dingandengnya Industri Kecil Menengah (IKM) oleh perusahaan merupakan sangat penting bagi salah satu penopang perekonomian dalam negeri. Menurut Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, IKM telah terbukti menjadi usaha yang tahan krisis dan menjadi salah satu penopang perekonomian nasional. Kontribusi IKM dalam menciptakan lapangan kerja juga tidak dapat dipandang sebelah mata. Untuk itu, semua pihak perlu memberikan dukungan bagi perkembangan IKM, termasuk dunia usaha.

“Pemerintah tidak bisa melakukannya sendiri. Dukungan dari dunia usaha akan menjadi kail yang akan mendorong IKM menjadi wirausaha mandiri,” terang Enggartiasto dalam acara CSR Award kepada Mitra Bina PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Pelalawan, Riau, Ahad (18/6/17).

Ia berharap, dukungan terhadap IKM akan terus meningkat agar semakin banyak bermunculan wirausaha. Meskipun memiliki peranan penting, IKM masih menghadapi sejumlah persoalan, seperti dukungan permodalan dan kemampuan mengelola bisnis secara profesional.

"Di sinilah perusahaan diharapkan berperan agar memberikan pendampingan kepada IKM," tandas Enggartiasto.

Direktur Utama PT RAPP, Rudi Fajar mengatakan sebagai perusahaan yang beroperasi di Pangkalan Kerinci, Riau, RAPP berkewajiban untuk merangkul masyarakat sekitar agar mampu berkembang bersama. Hingga saat ini, RAPP telah mencetak sederet IKM sukses dan berpengaruh di daerahnya.

Perusahaan dikatakan berhasil jika masyarakat di sekitarnya sejahtera," kata Rudi.

Berdasarkan kajian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia, selama 1999-2014, RAPP telah berkontribusi dalam pembentukan output terhadap perekononomian nasional Rp 557 triliun, yang mana Rp 498 triliun (89,5%) berada di Riau.

Kontribusi relatif output RAPP terhadap perekonomian Riau menunjukkan pola penurunan sejak 2009 sebagai dampak pertumbuhan output Provinsi Riau yang lebih tinggi ketimbang pertumbuhan penjualan RAPP.

"Ini positif karena ketergantungan secara ekonomi masyarakat di Riau terhadap perusahaan semakin turun, karena tingkat kemandirian mereka meningkat," ujar Rudi.

Pada acara CSR Award tersebut, RAPP memberikan penghargaan kepada delapan mitra bina yang bergerak di berbagai bidang usaha mitra inline (jenis usahanya berhubungan langsung dengan bisnis RAPP) seperti Sulaiman sebagai produsen sabut kelapa (cocopeat), Izwan koperasi Karya Bersama yang menyediakan speed boat 15 K, Robi Cahyadi sebagai penyedia tenaga kerja dan penyedia truk. Kemudian Mujiono sebagai penyedia tenaga kerja pengawas, Ramadhan sebagai meyedia mobil truk.

Sedangkan untuk mitra Offline (jenis usahanya tidak berhubungan langsung dengan bisnis perusahaan) diantaranya Yusmani yang merupakan pengrajin batik di Rumah Batik Andalan, Tukiman dan Mursaldius pengusaha bengkel.***(feb)

Loading...


Berita lainnya..........
- Rahma Selviawati Resmi Menjabat External Affair Manager BOB PT BSP Pertamina Hulu
- Harga Terigu Merangkak Naik, Bulog Datangkan Tepung Kita
- Sambut Hari Kartini, Tjokro Hotel Pekanbaru Gelar Baksos dan Donor Darah
- Bangun Dua Fly Over, Pemprov Riau Gelontorkan Rp689,5 Miliar
- Jalan Rusak di Jembatan SSK II Tualang, Siak,
Ini Action dan Janji Dinas PUPR Riau melalui UPT III

- Pemilk Swalayan Top 99 Selatpanjang Ini Diduga Peras Karyawan
- Jelang Distribusi SPPT PBB, Bapenda Pekanbaru Sosialisasi Juknis ke UPTB
- Jalan Poros Provinsi Rantau Kasai-Mahato Putus, Ketua DPRD Rohul Meradang
- Disdukcapil Inhil Berhasil Percepat Realisasi Perekaman Wajib KTP
- Eksportir Kopra Akui Turunnya Harga Kelapa Disebabkan Siklus Sepuluh Tahunan
- Kabupaten Rohul Bakal Punya Pabrik Semen, Lokasinya di Rokan IV Koto
- Presdir PT CPI Jadi Pembicara di Grand Seminar IPF 2018 UIR
- Plt Wali Kota Buka Festival Kurma Riau
- Jelang Ramadhan Bulog Salurkan Barang Kebutuhan di 1.028 RPK se- Riau
- Bagian dari Konsep Smart City Madani,
Ketua Dekopinda Pekanbaru Firdaus Resmikan Koperasi Smantri Maju Bersama

- Komunitas Skateboarding Pekanbaru Ramaikan Panggung Seni Kreatif Dispar Riau
- Menkes dan Menperin Dijadwalkan Hadiri Kongres XX IAI di Labersa
- Warga Pangkalan Kerinci Keluhkan Air Bersih dari PDAM Lima Hari Tak Mengalir
- Pasar Terubuk Bengkalis Diusulkan Pasar Titik Ukur Kabupaten
- Komit Dukung Pengembangan Sumber Energi,
Proyek Indonesia Deepwater Development PT CPI Berjalan Menggembirakan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.134.127
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com