Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Mei 2018 13:56
Kadiskes Pekanbaru : Masyarakat Mesti Pintar Cari Takjil

Rabu, 23 Mei 2018 13:50
Cawagubri Suyatno Blusukan ke Pasar Raya Sungai Apit, Siak

Rabu, 23 Mei 2018 13:15
BNP Riau Tangkap Sican, Kurir Sabu 5 Kilogram dari Jaringan Malaysia

Rabu, 23 Mei 2018 13:12
Korupsi Dana BPMPD Inhil, ASN dan Kobtraktor Divonis 4 Tahun Penjara

Rabu, 23 Mei 2018 13:10
Tersedia 75 Menu Psesial di Dapur Ramadhan Grand Elit Hotel Pekanbaru

Rabu, 23 Mei 2018 13:06
Legislator Dapil Kuansing-Inhu Kecam SMAN Peranap Larang Murid Ujian

Rabu, 23 Mei 2018 13:03
Pjs Bupati Inhil Safari Ramadan ke Kecamatan Sungai Batang dan Reteh

Rabu, 23 Mei 2018 13:00
Selama Ramadhan, Pelayanan di RSUD Duri Tetap Normal

Rabu, 23 Mei 2018 10:58
H Iput, Tokoh Bagan Punak Yakinkan Warga Rohil Dukung LE-Hardianto

Rabu, 23 Mei 2018 10:16
Program Rumah Layak Huni Mantabkan Warga Kuala Cenaku Dukung Andi

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 12 Juli 2017 17:10
Pasca Dilimpahkan ke Provinsi,‎
Seluruh Izin Usaha Galian C Dibekukan, Bapenda Rohul Belum Bisa Pungut Pajak


Sejak I‎zin Usaha Pertambangan (IUP) yang sebelumnya dikelola pemerintah kabupaten‎/kota diambil alih oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov), Rohul tak lagi bisa memungut pajak. Pasalny, seluruh izin usaha Galian C telah dibekukan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sejak berlakunya Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah mulai Oktober 2016, I‎zin Usaha Pertambangan (IUP) yang sebelumnya dikelola pemerintah kabupaten‎/ kota diambil alih oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov).‎

‎ Pengalihan wewenang dari daerah ke provinsi sebabkan seluruh IUP Galian C atau quari‎ dibekukan, belum diperpanjang. Meski belum kantongi IUP dari Pemprov Riau, namun usaha Galian C di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) masih tetap beroperasi.‎

Sejauh ini, baru empat Galian C ditertibkan Tim Gabungan dari Pemkab Rohul, yakni di Kecamatan Tambusai Utara, terdiri satu di Rantau Kasai De‎sa Tambusai Utara, dan tiga lainnya di Desa Bangun Jaya.‎

‎ Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda‎) Kabupaten Rohul Jonni Muchtar‎‎ mengaku karena seluruh izin usaha Galian C dibekukan, saat ini instansinya tidak bisa memungut pajak Galian C sampai provinsi mengeluarkan izinnya.‎‎

Kondisi ini, diakui Jonni, sudah terjadi sejak pelimpahan IUP dari kabupaten/ kota ke Pemprov Riau, Oktober 2016 silam.‎

‎ ‎"Kalau semua izin dibekukan kita belum bisa menerima pajaknya (Galian C). Namun dalam waktu dekat ada sinyal bagus dari Pemprov Riau untuk membahas izin yang akan kita terbitkan," ujar Jonni, Rabu (12/7/17).‎‎

Jonni mengaku dari informasi yang didengarnya dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perizinan Rohul, saat ada beberapa perusahaan yang sudah mengajukan izin.‎‎

"Mudah-mudahan provinsi (Riau) segera mengeluarkan izin Galian C sehingga kita bisa mengutip pajaknya," jelasnya.‎

Jonni mengungkapkan sesuai acuan tahun sebelumnya, dari sektor pajak Galian C, ada sekira Rp800 juta Pendapatan Asli Daerah atau PAD yang masuk ke kas daerah. Namun menurutnya besaran PAD tersebut belum potensi sebenarnya.‎

Seperti rencana Pemprov Riau yang akan membangun jalan tol Dumai-Pekanbaru, diakui Jonni akan membutuhkan sekira 500 ribu kubik material pasir batu.‎

Ia mengungkapkan untuk penyediaan material pasir batu tersebut, tentunya akan disuplay dari Kabupaten Rohul yang merupakan daerah penghasil tambang pasir batu terbesar selama ini.‎‎‎

Dari informasi didapatnya, ada pengusaha di Ujung Batu yang mendapatkan proyek pengadaan material pasir batu untuk pembangunan jalan tol Dumai-Pekanbaru.‎

"Intinya, kalau izin sudah dikeluarkan provinsi kita segera beraksi (pungut pajak Galian C)," tandas Jonni dan mengakui belum ada keputusan dari Gubernur Riau untuk perpanjangan izin Galian C.***(zal)

Loading...


Berita lainnya..........
- Ramadhan dan Sambut Idul Fitri,
Pemkab Bengkalis Rencanakan Tambah Armada Roro dan Terbitkan Maklumat

- Angka Rasionalisasi Anggaran Berkisar Rp1,2 sampai Rp17 Triliun Belum Dipastikan
- Penukaran Uang, BI Siapkan Rp4,7 Triliun
- BP POM Riau Sebut Makanan dan Minuman di Bangkinang Aman dari Bahan Berbahaya
- Dewan: Pasar Ramadan Jangan Ganggu Aktivitas Lalin
- BPKAD Tunggu Juknis Gaji ke-14 ASN dan Anggota DPRD
- Dinasker Riau Bersiap Buka Posko Pengaduan THR
- PT AA Bongkar Pondok di Lahan yang Dikuasai Warga
- Bank Riau Kepri Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan
- 5 Kabupaten di Riau Terima Ribuan Paket Gizi dari PT RAPP
- Triwulan I 2018, Pupuk Jadi Komoditi Impor Riau Terbesar
- Selama Bulan Suci Ramadhan, Jam Pelayanan di Kantor Samsat Rohul tidak Berubah
- Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H/2018 M,
PLN Bengkalis Kerahkan 'Pasus' Minimalisir Gangguan dan Pemadaman

- Sediakan Makanan Khas Rohul,
88 Lapak Pasar Ramadhan di Kelurahan Pasirpangaraian‎ Terisi Penuh

- Tanam Bibit Padi Sidenuk di Kampar, Kemenristekdikti Patok Target 12 Ton Sehektar
- PT Tasmapuja Bangunkan Gedung PDTA Warga Pinatan, Desa Kampar
- Kong Djie Coffee & Resto Siap jadi Pilihan Wista Kuliner di Pekanbaru
- Harga TBS di Riau Naik Sepekan ke Depan
- Sambut Ramadan, Disdalduk KB Gelar Makan Bersama dan Saling Bermaafan
- Edukasi Mahasiswa, Pertamina Ajak Mahasiswa Riau Kenali Energi Negeri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com