Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 26 Mei 2018 22:00
Perkokoh Pasar Matic,
Capella Honda Launching Duet All New Vario Series di Pekanbaru


Sabtu, 26 Mei 2018 19:41
DR.Chaidir: Survei Internal Eksternal Firdaus-Rusli Sekarang Teratas

Sabtu, 26 Mei 2018 19:30
Andi Rachman Berbuka Bersama di Duri,
Warga: Kami Yakin Cagub Riau Nomor 4 Amanah dan Merakyat


Sabtu, 26 Mei 2018 19:26
Kampanye di Pelangiran, Mardi Doakan Lukman Edy Terpilih sebagai Gubernur Riau

Sabtu, 26 Mei 2018 19:22
Edarkan Shabu di Pinggir, Bengkalis,
Sepasang Pria dan Wanita Dicokok Polisi dalam Kamar Hotel


Sabtu, 26 Mei 2018 19:12
Terbentur Anggaran, Hasil UN SMP Inhu 2018 Terpuruk di Posisi 10

Sabtu, 26 Mei 2018 15:42
Inhil Raih Peringkat Kedua Hasil UN Tingkat SMP/MTs se Riau

Sabtu, 26 Mei 2018 14:59
Sekolah di Rohul Dintruksikan Aktifkan Kegiatan Pramuka

Sabtu, 26 Mei 2018 13:33
Upaya Pencurian Diduga Picu Kebocoran Pipa Minyak Chevron di Duri

Sabtu, 26 Mei 2018 13:25
Hasil UN SMP Terbaik se-Riau, Firdaus Bangga pada Kualitas Pendidikan Pekanbaru

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 Juli 2017 19:28
Baru 30 Vendor Pertamina Dumai Lapor ke Disnakertrans

Dari 44 perusahaan vendor yang bekerja melaksanakan Pland Stop di Pertamina RU II Dumai, baru 30 perusahaan yang melapor dan melengkapi data ke Disnakertrans Kota Dumai.

Riauterkini-DUMAI - Dari 44 perusahaan vendor yang bekerja melaksanakan Pland Stop di Pertamina RU II Dumai, baru 30 perusahaan yang melapor dan melengkapi data ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai.

Plt Kepala Disnakertrans Dumai, Suwandi SH kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya meminta kepada seluruh vendor Pertamina Dumai yang belum melapor dan melengkapi data jangan dulu melaksanakan pekerjaan.

"Vendor jangan bekerja dulu sebelum melengkapi data. Dan PT Pertamina RU II Dumai juga diminta untuk tidak mengeluarkan bad (Id Card) kepada perusahaan yang belum melengkapi data terebut," pintanya, Kamis (13/7/17).

Pihaknya juga sudah menyurati Petamina RU II Dumai melalui Surat Nomor. 568/315/DTK-TRANS tanggal 7 Juli 2017, agar mitra kerja PT Pertamina RU II (vendor red) mematuhi ketentuan wajib lapor perusahaan dan tenaga kerja.

Surat Disnakertrans Kota Dumai tersebut telah dibalas PT Pertamina RU II Dumai melalui surat No. 594/K11030/2017-SB tanggal 8 Juli 2017. Dalam surat tersebut, PT Pertamina RU II Dumai mengaku akan mengundang vendor.

"Pertamina sudah membalas surat kita dan kembali menyampaikan arahan serta memberi teguran bagi vendor yang masih belum melakukan pelaporan perusahaan dan tenaga kerja ke Disnakertrans Kota Dumai," jelasnya.

Sesuai data yang diperoleh dari stafnya, kata Suwandi, hingga Selasa 12 Juli 2017, baru 30 vendor yang sudah melapor dan sisanya sebanyak 14 perusahaan belum melapor sama sekali ke Dinas Tenaga Kerjan dan Transmigrasi.

"Saya tidak mau Disnaker ini jadi sasaran komplain masyarakat. Untuk itu saya minta vendor yang belum melengkapi data jangan bekerja dulu melaksanaan pland stop di kilang Pertamina RU II Dumai," pintanya kembali.

Dalam pelaksanaan pland stop kilang PT Pertamina RU II Dumai, jumlah tenaga kerja yang bekerja TA dari vendor sekitar 2.000 orang, dengan rincian 1.500 orang tenaga kerja lokal dan 500 orang tenaga kerja dari luar daerah.

Namun sesuai rekapan permintaan pelaksanaan pland stop RU II Dumai per tanggal 12 Juli 2017, tenaga kerja lokal berjumlah 1.388 orang terdiri dari 1.374 laki-laki dan 14 orang perempuan.

Sedangkan tenaga kerja luar kota Dumai sebanyak 511 orang dan tenaga kerja dalam provinsi Riau sebanyak 877 orang. Pland stop kilang PT Pertamina RU II Dumai akan dilaksanakan dengan durasi 29 (dua puluh Sembilan) hari.

Kegiatan tersebut dilaksanakan PT Pertamina RU II Dumai bekerjasama dengan pihak ketiga (vendor) melalui makanisme perjanjian pemborongan sebagian pekerjaan di dalam kilang minyak Jalan Putri Tujuh, Kota Dumai.***(had)

Loading...


Berita lainnya..........
- Bulog Mulai Gelar Pasar Murah Sembako Jelang Idul Fitri
- Dinkes Pastikan Seluruh Apotek di Bengkalis Dibina Berkala
- Ikut Berpartisipasi Semarakkan Ramadhan, PSMTI Bagikan 500 Takjil Gratis kepada Masyarakat
- Santuni Anak Yatim,
Total Jaminan Jamkrida Capai Rp1,164 Triliun

- Uji 50 Jenis Bahan dan Produk Makanan,
BBPOM Pekanbaru Nihil Temukan Makanan Berbahaya di Bengkalis

- Dipecat karena Tolak Teken PKWT, 16 Karyawan PT AFR Mengadu ke DPRD Riau
- Tolak HGU PT TSUM,
Gemmpar Berencana Audiensi dengan Bupati dan Pimpinan DPRD Pelalawan

- Peningkatan Jalan Penghubung Tiga Desa,
Kadis PU Tarukim Siak Minta PT Musi Mas Komit Laksanakan MoU

- Ramadhan dan Sambut Idul Fitri,
Pemkab Bengkalis Rencanakan Tambah Armada Roro dan Terbitkan Maklumat

- Angka Rasionalisasi Anggaran Berkisar Rp1,2 sampai Rp17 Triliun Belum Dipastikan
- Penukaran Uang, BI Siapkan Rp4,7 Triliun
- BP POM Riau Sebut Makanan dan Minuman di Bangkinang Aman dari Bahan Berbahaya
- Dewan: Pasar Ramadan Jangan Ganggu Aktivitas Lalin
- BPKAD Tunggu Juknis Gaji ke-14 ASN dan Anggota DPRD
- Dinasker Riau Bersiap Buka Posko Pengaduan THR
- PT AA Bongkar Pondok di Lahan yang Dikuasai Warga
- Bank Riau Kepri Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan
- 5 Kabupaten di Riau Terima Ribuan Paket Gizi dari PT RAPP
- Triwulan I 2018, Pupuk Jadi Komoditi Impor Riau Terbesar
- Selama Bulan Suci Ramadhan, Jam Pelayanan di Kantor Samsat Rohul tidak Berubah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com