Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Nopember 2017 12:38
Tolong Korban Kecelakaan Tunggal, Anggota DPRD Riau Rela Berlumur Darah

Ahad, 19 Nopember 2017 09:40
Respon Putusan Bawaslu, KPU Terima Pendaftaran 9 Parpol

Ahad, 19 Nopember 2017 09:24
2.400 Pelari Ramaikan Foam Run Telkomsel Di Kota Pekanbaru

Ahad, 19 Nopember 2017 05:17
HGN 2017, Bupati Inhil Tegaskan Peran Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


Sabtu, 18 Nopember 2017 12:39
Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:41
Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 13 Juli 2017 19:28
Baru 30 Vendor Pertamina Dumai Lapor ke Disnakertrans

Dari 44 perusahaan vendor yang bekerja melaksanakan Pland Stop di Pertamina RU II Dumai, baru 30 perusahaan yang melapor dan melengkapi data ke Disnakertrans Kota Dumai.

Riauterkini-DUMAI - Dari 44 perusahaan vendor yang bekerja melaksanakan Pland Stop di Pertamina RU II Dumai, baru 30 perusahaan yang melapor dan melengkapi data ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai.

Plt Kepala Disnakertrans Dumai, Suwandi SH kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya meminta kepada seluruh vendor Pertamina Dumai yang belum melapor dan melengkapi data jangan dulu melaksanakan pekerjaan.

"Vendor jangan bekerja dulu sebelum melengkapi data. Dan PT Pertamina RU II Dumai juga diminta untuk tidak mengeluarkan bad (Id Card) kepada perusahaan yang belum melengkapi data terebut," pintanya, Kamis (13/7/17).

Pihaknya juga sudah menyurati Petamina RU II Dumai melalui Surat Nomor. 568/315/DTK-TRANS tanggal 7 Juli 2017, agar mitra kerja PT Pertamina RU II (vendor red) mematuhi ketentuan wajib lapor perusahaan dan tenaga kerja.

Surat Disnakertrans Kota Dumai tersebut telah dibalas PT Pertamina RU II Dumai melalui surat No. 594/K11030/2017-SB tanggal 8 Juli 2017. Dalam surat tersebut, PT Pertamina RU II Dumai mengaku akan mengundang vendor.

"Pertamina sudah membalas surat kita dan kembali menyampaikan arahan serta memberi teguran bagi vendor yang masih belum melakukan pelaporan perusahaan dan tenaga kerja ke Disnakertrans Kota Dumai," jelasnya.

Sesuai data yang diperoleh dari stafnya, kata Suwandi, hingga Selasa 12 Juli 2017, baru 30 vendor yang sudah melapor dan sisanya sebanyak 14 perusahaan belum melapor sama sekali ke Dinas Tenaga Kerjan dan Transmigrasi.

"Saya tidak mau Disnaker ini jadi sasaran komplain masyarakat. Untuk itu saya minta vendor yang belum melengkapi data jangan bekerja dulu melaksanaan pland stop di kilang Pertamina RU II Dumai," pintanya kembali.

Dalam pelaksanaan pland stop kilang PT Pertamina RU II Dumai, jumlah tenaga kerja yang bekerja TA dari vendor sekitar 2.000 orang, dengan rincian 1.500 orang tenaga kerja lokal dan 500 orang tenaga kerja dari luar daerah.

Namun sesuai rekapan permintaan pelaksanaan pland stop RU II Dumai per tanggal 12 Juli 2017, tenaga kerja lokal berjumlah 1.388 orang terdiri dari 1.374 laki-laki dan 14 orang perempuan.

Sedangkan tenaga kerja luar kota Dumai sebanyak 511 orang dan tenaga kerja dalam provinsi Riau sebanyak 877 orang. Pland stop kilang PT Pertamina RU II Dumai akan dilaksanakan dengan durasi 29 (dua puluh Sembilan) hari.

Kegiatan tersebut dilaksanakan PT Pertamina RU II Dumai bekerjasama dengan pihak ketiga (vendor) melalui makanisme perjanjian pemborongan sebagian pekerjaan di dalam kilang minyak Jalan Putri Tujuh, Kota Dumai.***(had)



loading...

Berita lainnya..........
- Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal
- Petani di Rohul Terima 47 Hand Tractor dari Kementrian Pertanian
- Cairkan Dana, Rekanan Luar Bengkalis Wajib Miliki NPWP Cabang Bengkalis
- Bapenda Dumai Sebut Realisasi PAD dari PBB Sudah 94 Persen
- Harga Sayuran Naik, Disperindag Klaim Turun
- 2018, UMK Pekanbaru Naik Delapan Persen Jadi Rp 2,5 Juta
- Pemerintah Diminta Responsif,
Warga Rohul Tolak Proyek PLTA Lompatan Harimau

- Terperosok, PT CKB Fokus Evakuasi Crane dari Jalan Diponegoro Meranti
- Kadis DLHK Pekanbaru Bantah Ada 'Dana Siluman' untuk Dinas Tersebut
- Wawako Dumai Sambut Baik Groundbreaking Pipa Gas PGN
- Tingkatkan Kualitas Wartawan, PWI Riau Kembali Gelar UKW
- Bantah Stafnya Mundur, Kadis PUPR Kumpulkan Pokja ULP
- Naik 8,7 Persen, UMK 2018 Perusahaan Non Sektor di Rohul Diajukan Rp2.525 Juta
- Izin HO Dicabut Pusat, Pemkab Bengkalis Kehilangan PAD Rp2 M Pertahun
- Lalaikan Karyawan, Disnaker Tuding Manajemen TV Kabel DMJ Bengkalis Semrawut
- Dewan Pengupahan dan Pemkab Bengkalis Tetapkan UMK 2018 Rp2,919 Juta
- Ian Tanjung Bawa Misi Riau pada Kongres Periklanan Terbesar Asia di Bali
- Gaji di Bawah UMK, 8 Pekerja PT BKL Bengkalis Ngadu ke Disnakertrans
- Ke Batam Cuma 1 Jam 10 Menit,
Bandara Pasirpangaraian Masih Layani Penerbangan ke Batam Setiap Jumat‎

- Peringati HKN, Biaya Perobatan Kesehatan Didiskon 5,3 Persen


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.158.214.111
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com