Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 Nopember 2017 10:26
Kedapatan Bawa Ekstasi, Oknum ASN Kampar Diamankan di KTV Permata Pekanbaru

Rabu, 22 Nopember 2017 07:16
Wabup Kuansing Gelar Resepsi Tunangan Putri Tunggalnya

Rabu, 22 Nopember 2017 07:08
Sigap Gunakan Racun Api, Toko Andalas Baja Duri Lolos dari Kebakaran

Selasa, 21 Nopember 2017 21:54
Salak Pusaka, Penemuan Tanaman Unggul Warga Rohul

Selasa, 21 Nopember 2017 21:36
Kapolres Inhil Pesankan HMCI Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan Raya

Selasa, 21 Nopember 2017 20:10
Peta Politik Pilkada Bisa Berubah,
Wasekjen Golkar Sebut 8 DPD I Golkar Usulkan Munaslub


Selasa, 21 Nopember 2017 20:03
Layani Masyarakat Pelosok, Bengkaiis Harus Miliki Mobil Samsat Keliling

Selasa, 21 Nopember 2017 18:30
Pemko Segera Lakukan Lelang Jabatan Bulan Ini

Selasa, 21 Nopember 2017 18:26
HUT PGRI ke-72, Gubernur Riau Minta Guru tak Terlibat Politik

Selasa, 21 Nopember 2017 18:05
Napi WN Malaysia Kabur, Diduga Ada Kesalahan Prosedur Petugas Lapas Bengkalis

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 13 Juli 2017 19:28
Baru 30 Vendor Pertamina Dumai Lapor ke Disnakertrans

Dari 44 perusahaan vendor yang bekerja melaksanakan Pland Stop di Pertamina RU II Dumai, baru 30 perusahaan yang melapor dan melengkapi data ke Disnakertrans Kota Dumai.

Riauterkini-DUMAI - Dari 44 perusahaan vendor yang bekerja melaksanakan Pland Stop di Pertamina RU II Dumai, baru 30 perusahaan yang melapor dan melengkapi data ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai.

Plt Kepala Disnakertrans Dumai, Suwandi SH kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya meminta kepada seluruh vendor Pertamina Dumai yang belum melapor dan melengkapi data jangan dulu melaksanakan pekerjaan.

"Vendor jangan bekerja dulu sebelum melengkapi data. Dan PT Pertamina RU II Dumai juga diminta untuk tidak mengeluarkan bad (Id Card) kepada perusahaan yang belum melengkapi data terebut," pintanya, Kamis (13/7/17).

Pihaknya juga sudah menyurati Petamina RU II Dumai melalui Surat Nomor. 568/315/DTK-TRANS tanggal 7 Juli 2017, agar mitra kerja PT Pertamina RU II (vendor red) mematuhi ketentuan wajib lapor perusahaan dan tenaga kerja.

Surat Disnakertrans Kota Dumai tersebut telah dibalas PT Pertamina RU II Dumai melalui surat No. 594/K11030/2017-SB tanggal 8 Juli 2017. Dalam surat tersebut, PT Pertamina RU II Dumai mengaku akan mengundang vendor.

"Pertamina sudah membalas surat kita dan kembali menyampaikan arahan serta memberi teguran bagi vendor yang masih belum melakukan pelaporan perusahaan dan tenaga kerja ke Disnakertrans Kota Dumai," jelasnya.

Sesuai data yang diperoleh dari stafnya, kata Suwandi, hingga Selasa 12 Juli 2017, baru 30 vendor yang sudah melapor dan sisanya sebanyak 14 perusahaan belum melapor sama sekali ke Dinas Tenaga Kerjan dan Transmigrasi.

"Saya tidak mau Disnaker ini jadi sasaran komplain masyarakat. Untuk itu saya minta vendor yang belum melengkapi data jangan bekerja dulu melaksanaan pland stop di kilang Pertamina RU II Dumai," pintanya kembali.

Dalam pelaksanaan pland stop kilang PT Pertamina RU II Dumai, jumlah tenaga kerja yang bekerja TA dari vendor sekitar 2.000 orang, dengan rincian 1.500 orang tenaga kerja lokal dan 500 orang tenaga kerja dari luar daerah.

Namun sesuai rekapan permintaan pelaksanaan pland stop RU II Dumai per tanggal 12 Juli 2017, tenaga kerja lokal berjumlah 1.388 orang terdiri dari 1.374 laki-laki dan 14 orang perempuan.

Sedangkan tenaga kerja luar kota Dumai sebanyak 511 orang dan tenaga kerja dalam provinsi Riau sebanyak 877 orang. Pland stop kilang PT Pertamina RU II Dumai akan dilaksanakan dengan durasi 29 (dua puluh Sembilan) hari.

Kegiatan tersebut dilaksanakan PT Pertamina RU II Dumai bekerjasama dengan pihak ketiga (vendor) melalui makanisme perjanjian pemborongan sebagian pekerjaan di dalam kilang minyak Jalan Putri Tujuh, Kota Dumai.***(had)



Berita lainnya..........
- Mitra Bina Antusias Ikuti Pelatihan Service Excellent oleh PT RAPP
- Rp50 Miliar, Target Transaksi Kadin Riau di MEA Expo 2017
- Tak Kunjung Usai dan Telan Korban Jiwa,
Camat Bathin Solapan, Bengkalis Ultimatum Penanggung Jawab Pengerjaan Jalan Negara di Duri

- Di HUT PGRI, Gubri Kenalkan Salak Pusaka dari Rohul
- Empat Pangkalan Gas 3 Kg di Pelalawan Ditutup
- Kendalikan Inflasi, BI-Pemerintah Tekan Jumlah Warga Miskin
- Pelatihan Wartawan Daerah BI 2017,
Bank Indonesia-Pemerintah Berhasil Kendalikan Inflasi

- UPT Bapenda Riau Wilayah Bengkalis Incar Pajak Alat Berat
- 150 Guru dan Dekorator Pelaminan Ikuti Seminar Lancang Kuning
- Bangun Tower Pendeteksi Kecelakaan, Diskes Riau Ajukan Rp5 Miliar
- Masyarakat Taat Pajak Kendaraan di Bengkalis Cukup Tinggi
- 180 Peserta Ikuti workshop Desain Kreasi Pakaian Tradisional
- Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal
- Petani di Rohul Terima 47 Hand Tractor dari Kementrian Pertanian
- Cairkan Dana, Rekanan Luar Bengkalis Wajib Miliki NPWP Cabang Bengkalis
- Bapenda Dumai Sebut Realisasi PAD dari PBB Sudah 94 Persen
- Harga Sayuran Naik, Disperindag Klaim Turun
- 2018, UMK Pekanbaru Naik Delapan Persen Jadi Rp 2,5 Juta
- Pemerintah Diminta Responsif,
Warga Rohul Tolak Proyek PLTA Lompatan Harimau

- Terperosok, PT CKB Fokus Evakuasi Crane dari Jalan Diponegoro Meranti


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.164.166
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com