Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Mei 2018 13:56
Kadiskes Pekanbaru : Masyarakat Mesti Pintar Cari Takjil

Rabu, 23 Mei 2018 13:50
Cawagubri Suyatno Blusukan ke Pasar Raya Sungai Apit, Siak

Rabu, 23 Mei 2018 13:15
BNP Riau Tangkap Sican, Kurir Sabu 5 Kilogram dari Jaringan Malaysia

Rabu, 23 Mei 2018 13:12
Korupsi Dana BPMPD Inhil, ASN dan Kobtraktor Divonis 4 Tahun Penjara

Rabu, 23 Mei 2018 13:10
Tersedia 75 Menu Psesial di Dapur Ramadhan Grand Elit Hotel Pekanbaru

Rabu, 23 Mei 2018 13:06
Legislator Dapil Kuansing-Inhu Kecam SMAN Peranap Larang Murid Ujian

Rabu, 23 Mei 2018 13:03
Pjs Bupati Inhil Safari Ramadan ke Kecamatan Sungai Batang dan Reteh

Rabu, 23 Mei 2018 13:00
Selama Ramadhan, Pelayanan di RSUD Duri Tetap Normal

Rabu, 23 Mei 2018 10:58
H Iput, Tokoh Bagan Punak Yakinkan Warga Rohil Dukung LE-Hardianto

Rabu, 23 Mei 2018 10:16
Program Rumah Layak Huni Mantabkan Warga Kuala Cenaku Dukung Andi

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 17 Juli 2017 15:14
Over Room, PHRI Minta Pemko Tak Terbitkan Izin Hotel

Riau over room. Jumlah kamar jauh melebihi jumlah tamu yang menginap. PHRI minta Pemko moratorium perizinan hotel.

Riauterkini-PEKANBARU-Ketua PHRI Riau, Ondi Sukmara Senin (17/7/17) mengatakan bahwa saat ini kondisi bisnis perhotelan di Pekanbaru dan Riau umumnya sudah payah, over room. Artinya, jumlah ruangan jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah tamu yang menginap.

Ironisnya, Pemko Pekanbaru masih membuka keran perijinan mendirikan hotel di Pekanbaru. Sehingga membuat kondisi bisnis perhotelan semakin sulit.

"Di satu sisi, munculnya hotel hotel baru di Pekanbaru relatif membantu pemerintah denhan mengurangi tingkat pengangguran dengan terciptanya banyak peluang kerja. Di sisi lain, dengan kodisi low season yang berkepanjangan berdampak pada tenaga kerja juga. Karena tidak tertutup kemungkinan adanya PHK atau hotel yang tutup karena biaya operasional tidak sebanding dengan pemasukan," terangnya.

Disinggung mengenai upaya pemerintah menyikapi hal ini, Ondi mengatakan bahwa perlu adanya moratorium agar pwmerintah tidak lagi menerbitkan ijin perhotelan. Dengan kata lain membatasi munculnya hotel baru.

"Selain itu, pemerintah juga perlu memperbanyak event nasional maupun internasional di Pekanbaru atau Riau umumnya. Tujuannya agar banyak tamu ataupun wisatawan berkunjung ke Riau," terangnya.***(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Ramadhan dan Sambut Idul Fitri,
Pemkab Bengkalis Rencanakan Tambah Armada Roro dan Terbitkan Maklumat

- Angka Rasionalisasi Anggaran Berkisar Rp1,2 sampai Rp17 Triliun Belum Dipastikan
- Penukaran Uang, BI Siapkan Rp4,7 Triliun
- BP POM Riau Sebut Makanan dan Minuman di Bangkinang Aman dari Bahan Berbahaya
- Dewan: Pasar Ramadan Jangan Ganggu Aktivitas Lalin
- BPKAD Tunggu Juknis Gaji ke-14 ASN dan Anggota DPRD
- Dinasker Riau Bersiap Buka Posko Pengaduan THR
- PT AA Bongkar Pondok di Lahan yang Dikuasai Warga
- Bank Riau Kepri Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan
- 5 Kabupaten di Riau Terima Ribuan Paket Gizi dari PT RAPP
- Triwulan I 2018, Pupuk Jadi Komoditi Impor Riau Terbesar
- Selama Bulan Suci Ramadhan, Jam Pelayanan di Kantor Samsat Rohul tidak Berubah
- Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H/2018 M,
PLN Bengkalis Kerahkan 'Pasus' Minimalisir Gangguan dan Pemadaman

- Sediakan Makanan Khas Rohul,
88 Lapak Pasar Ramadhan di Kelurahan Pasirpangaraian‎ Terisi Penuh

- Tanam Bibit Padi Sidenuk di Kampar, Kemenristekdikti Patok Target 12 Ton Sehektar
- PT Tasmapuja Bangunkan Gedung PDTA Warga Pinatan, Desa Kampar
- Kong Djie Coffee & Resto Siap jadi Pilihan Wista Kuliner di Pekanbaru
- Harga TBS di Riau Naik Sepekan ke Depan
- Sambut Ramadan, Disdalduk KB Gelar Makan Bersama dan Saling Bermaafan
- Edukasi Mahasiswa, Pertamina Ajak Mahasiswa Riau Kenali Energi Negeri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com