Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 18 Juli 2018 22:45
Kejurda Pelajar di Pekanbaru, Atlet Takraw Bengkalis Raih Pintar Emas

Rabu, 18 Juli 2018 22:34
Sidang Praperadilan, Hakim Pertegas Pengamanan Alat Berat Seorang Warga tak Dilengkapi Izin Penyitaan

Rabu, 18 Juli 2018 22:22
Coba Perkosa Janda Anak Tiga, Mantan Napi Dibekuk Polsek Sei Apit

Rabu, 18 Juli 2018 22:00
Partai PSI Tak Ikut Pileg di Inhu

Rabu, 18 Juli 2018 21:30
Kecelakaan Maut di Simpang Empat Pasar Baru Pangean, Kuansing

Rabu, 18 Juli 2018 21:25
658 Bacaleg dari 16 Parpol Daftar ke KPU Bengkalis

Rabu, 18 Juli 2018 21:22
Bupati Inhil Sampaikan Pidato Pengantar Terhadap 5 Ranperda Tahun 2018

Rabu, 18 Juli 2018 21:15
Barak Komplek PT. RAPP Dilalap Sijago Merah

Rabu, 18 Juli 2018 20:55
FSPPB Dumai Demo Tolak Akuisisi Pertagas oleh PGN

Rabu, 18 Juli 2018 20:16
Wanita Cantik 'Selundup' Sabu ke Lapas Bengkalis Divonis 11 Tahun Penjara

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 17 Juli 2017 15:14
Over Room, PHRI Minta Pemko Tak Terbitkan Izin Hotel

Riau over room. Jumlah kamar jauh melebihi jumlah tamu yang menginap. PHRI minta Pemko moratorium perizinan hotel.

Riauterkini-PEKANBARU-Ketua PHRI Riau, Ondi Sukmara Senin (17/7/17) mengatakan bahwa saat ini kondisi bisnis perhotelan di Pekanbaru dan Riau umumnya sudah payah, over room. Artinya, jumlah ruangan jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah tamu yang menginap.

Ironisnya, Pemko Pekanbaru masih membuka keran perijinan mendirikan hotel di Pekanbaru. Sehingga membuat kondisi bisnis perhotelan semakin sulit.

"Di satu sisi, munculnya hotel hotel baru di Pekanbaru relatif membantu pemerintah denhan mengurangi tingkat pengangguran dengan terciptanya banyak peluang kerja. Di sisi lain, dengan kodisi low season yang berkepanjangan berdampak pada tenaga kerja juga. Karena tidak tertutup kemungkinan adanya PHK atau hotel yang tutup karena biaya operasional tidak sebanding dengan pemasukan," terangnya.

Disinggung mengenai upaya pemerintah menyikapi hal ini, Ondi mengatakan bahwa perlu adanya moratorium agar pwmerintah tidak lagi menerbitkan ijin perhotelan. Dengan kata lain membatasi munculnya hotel baru.

"Selain itu, pemerintah juga perlu memperbanyak event nasional maupun internasional di Pekanbaru atau Riau umumnya. Tujuannya agar banyak tamu ataupun wisatawan berkunjung ke Riau," terangnya.***(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- UKM Riau Belum Leading di Ekonomi Syariah
- Pemerintah Turunkan Tarif Pajak Penghasilan Final 0,5% Bagi UMKM 
- Terlibat Polemik,
Pengelola Pasar 'Modern' Sorek Pelalawan Lempar Handuk

- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis
- Bank Indonesia Gelar FESyar 2018
- RUPS-LB PT BSP Rekomendasikan Efesiensi
- Gantikan Bismantoro, Iskandar Jabat Dirut PT BSP yang Baru
- Pengundian Program Telkomsel Siaga 2018 Masih Berlanjut Hingga Agustus Nanti
- Bertindak, Dishub Pekanbaru Tertibkan Parkir di Jalur Lambat Pasar Pagi Arengka
- Desa Airpanas Ditargetkan Wakili Provinsi Riau di Lomba Desa Tingkat Nasional Tahun 2018
- Hotel Penyumbang Tebesar PAD,
Dewan Kuansing Akui, Bukittinggi Bagus Kelola Pariwisata

- 2018, RFB Optimis Target 1 Juta Lot Tercapai
- Bapenda Pekanbaru Gelar Monitoring Pajak Restoran
- Pemko Pekanbaru Raih Juara Pertama PTSP Terbaik se Indonesia
- Bahayakan Keselamatan Penumpang, KRI Pulau Rusa Amankan KM Jelatik
- Tak Kunjung Diperbaiki,
Warga Bengkalis Sayangkan Lampu Penerangan Jembatan Banyak Padam

- Tuntut Gaji, Ratusan Karyawan PT Ricry Gelar Aksi Demo


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com