Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 Juli 2018 14:53
Kukerta di Meranti, Mahasiswa UR Olah Kelapa Jadi Nuget dan Sirup

Senin, 23 Juli 2018 14:40
Disbud Riau Gelar Lomba Desain Pakaian Melayu Harian untuk Umum 

Senin, 23 Juli 2018 14:26
Pimpin Apel Gabungan, Pj Sekda Rohul Minta Setiap OPD Miliki Kegiatan Unggulan

Senin, 23 Juli 2018 14:18
Sampaikan Dua Tuntutan, Puluhan Massa HMI Kota Pekanbaru Gelar Aksi di DPRD Riau

Senin, 23 Juli 2018 14:11
197 JCH Kuansing Akan Berangkat Tahun ini

Senin, 23 Juli 2018 14:04
Heboh, Bocah di Duri, Bengkalis Ketagihan Panjat Tower

Senin, 23 Juli 2018 13:48
Pemkab Inhil Akan Selenggarakan Festival Sampan Leper

Senin, 23 Juli 2018 13:45
Komplotan Curanmor Lintas Kabupaten Diringkus Reskrim Polres Pelalawan

Senin, 23 Juli 2018 13:00
Hari Bakti Adhyaksa ke-58, Kejati Riau Ekspos Kinerja 2018

Senin, 23 Juli 2018 12:54
Bupati Harris Lepas 388 JCH Pelalawan Tingkat Kabupaten

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 17 Juli 2017 17:52
Harga Bertahan, Bulog Riau Ajukan Tambahan Daging Beku

Harga daging di Riau masih nangkring di angka Rp 110-120 ribu perkilogram. Bulog mengajukan tambahan daging ke pusat untuk penetrasi harg daging di pasar Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Humas Bulog Divre Riau, Hendra Gunafi Senin (17/7/17) mengatakan bahwa dari hasil pantauan tim Bulog, harga daging di Riau masih bertahan di angka Rp110-120 ribu perkilogram. Untuk itu, Bulog masih akan melakukan penetrasi pasar daging.

Untuk itu, tambahnya, Bulog akan kembali mengajukan tambahan pasokan daging beku ke pusat. Daging daging itu akan segera di pasarkan agar dapat menurunkan harga pasaran daging di Riau.

"Kita akan ajukan kembali ke pusat untuk mendatangkan daging beku ke Riau. Untuk sementara, kita akan ajukan sebanyak 5 ton. Diperkirakan pekan depan daging daging itu akan sampai di Pekanbaru. Daging itu segera akan kita pasarkan langsung ke konsumen," terangnya.

Menurut Hendra, daging daging beku itu dipasarkan dengan harga Rp 80 ribu perkilogram. Targetnya, selain untuk penetrasi harga daging di Riau, juga untuk mengantisipasi gejolak harga daging.

"Sebenernya momentnya pas dengan pelaksanaan Idul Adha. Sesuai dengan tahun tahun sebelumnya, saat Idul Adha, penjualan daging lesu. Ditambah dengan penetrasi yang dilakukan Bulog. Diharapkan akan dapat menurunkan harga daging di Riau," terangnya. ***(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Disbud Riau Gelar Lomba Desain Pakaian Melayu Harian untuk Umum 
- Mahal, Warga Talukkuantan Tak Sanggup Beli Ayam
- Pasca Libur Panjang, Tiket Pesawat Ogah Turun
- Tentang UMP Sektor Migas, Chevron Klaim Sudah Laksanakan Aturan 
- Di Riau, Sistem Subkontraktor Dianggap Merugikan Buruh Kecil
- Manfaat bagi Masyarakat dan Pendapatan Negara,
Kemitraan PT CPI dengan Indonesia Berkontribusi terhadap Lapangan Kerja

- Panasnya Hearing Masalah Tenaga RTK di Kampar Belum Buahkan Kesepakatan
- ‎Jangan Curangi Masyarakat,
Pedagang di Bengkalis Diminta Lakukan Tera Timbangan

- Maksimalkan Layanan Musim Haji 2018, Pertamina Amankan Pasokan Avtur
- Bulan Depan Giliran Pesantren se-Riau,
Kongregasi FCJM Belajar Sawit ke Apkasindo

- Upah Tak Naik, Pekerja Chevron Demo SKK Migas
- Jemput Bola Pembayaran PBB, Bapenda Pekanbaru Buka Layanan Keliling
- UKM Riau Belum Leading di Ekonomi Syariah
- Pemerintah Turunkan Tarif Pajak Penghasilan Final 0,5% Bagi UMKM 
- Terlibat Polemik,
Pengelola Pasar 'Modern' Sorek Pelalawan Lempar Handuk

- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis
- Bank Indonesia Gelar FESyar 2018


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com