Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 24 Pebruari 2018 18:26
Muhaimin Iskandar Beri Kuliah Umum di UR

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:19
Warga Kampung Baru Temukan Tengkorak Manusia Dalam Parit

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:17
Penyu Seberat 50 Kg Terdampar di Pantai Muntai, Bengkalis

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:07
Miliki 68 Paket Sabu, Warga Duri Ditangkap Polisi

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:47
Hadir di Sri Palas, Rusli Effendi Berasa Pulang ke Rumah

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:42
Kembangkan Pariwisata dan Pendidikan, Pemkab Kuansing Bekerjasama dengan UGM

Sabtu, 24 Pebruari 2018 14:58
Muhaimin Iskandar Wajibkan Seluruh Kader PKB Menangkan Paslon LeHa di Pilgubri

Sabtu, 24 Pebruari 2018 13:59
Silaturrahmi ke Ponpes Nurul Huda al-Islami Pekanbaru,
Muhaimin Iskandar Didoakan Jadi Wapres RI 2019-2024


Sabtu, 24 Pebruari 2018 13:34
Pasangan AYO Kampanye Dialogis di Dumai

Sabtu, 24 Pebruari 2018 13:29
Teken Kontrak Politik di Inhil,
LE Siap Mundur Jika Dana Rp1 Miliar/Desa/Tahun Tak Terwujud


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 9 Agustus 2017 19:31
Ditolak Warga, Raskin Tak Layak Konsumsi Diganti Bulog Inhu

Dinilai tak layak dikonsumsi, raskin yang ditolak warga Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat, segera diganti Bulog Rengat.

Riauterkini-RENGAT-Dinilai tak layak dikonsumsi Beras Miskin (Raskin) yang ditolak warga Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), segera diganti Badan Urusan Logistik (Bulog) Rengat.

Digantinya Raskin yang dinilai tak layak konsumsi pasca ditolak warga Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat, Inhu disampaikan Parningotan Panjaitan Kepala Bulog Rengat, Rabu (9/8/17).

"Dari 1.024 Kg Raskin yang telah disalurkan ke Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat, Inhu, diketahui sebanyak 930 Kg Raskin berdebu. Itulah yang kami ganti. Jadi 930 Kg Raskin yang berdebu kami tarik kembali," ujarnya.

Diungkapkanya, 930 Kg Raskin berdebu tersebut bukanya tidak layak konsumsi, namun karena sejak Januari 2017 sudah masuk ke gudang Bulog di Rengat dan baru saat ini disalurkan, maka Raskin tersebut menjadi kering dan berdebu.

"Jadi bukan tak layak dikonsumsi, beras itu masih bisa diolah kembali dengan memasukan kembali ke penggilingan untuk menghilangkan debunya. Ini terjadi akibat keterlambatan penyaluran, seharusnya dari Januari sudah disalurkan. Namun karena datanya terlambat turun dari pusat, makanya baru bulan ini disalurkan," ungkapnya.

Ditambahkanya, bagi masyarakat yang menerima Raskin yang dinilai kurang bagus dapat segera melaporkan pada Bulog Rengat, untuk selanjutnya dapat dilakukan penggantian.

"Kalau memang Raskin yang diterima tidak bagus atau berdebu masyarakat dapat melaporkan pada Bulog Rengat, untuk diganti. Seperti yang di Desa Air Jernih ini, setelah mendapat informasi dari bagian ekonomi Pemkab Inhu tentang Raskin yang diterima kurang bagus, saya langsung turun kelapangan dan mengganti Raskin tersebut," jelasnya. *** (guh)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pertumbuhan Ekonomi Melambat,
Riau dan Kepri Harus Turunkan PBBKB Pertalite

- Pusat Berlakukan Moratorium Proyek Konstruksi, PSN di Riau Masih Tetap Jalan
- 14 Sumur Beroperasi,
BOB PT. BSP Dituding Tidak Pernah Perhatikan Desa di Bengkalis

- Terlibat Konflik, Polres Bengkalis Mediasi Nelayan Jaring Batu dan Rawai
- Truk Sawit Nyaris Nyemplung ke Laut, Hebohkan Warga Rupat
- Maret, Bapenda Pekanbaru Cetak Masal 236. 560 Tagihan PBB
- Proyek Waduk Serba Guna Lompatan Harimau di Rohul Baru Sebatas Perencanaan
- Kasatpol PP Pekanbaru Minta Warga Laporkan Jika Ada Anggotanya Lakukan Pungli
- Stuband, Anggota Dewan Inhil Sambangi Bapenda Pekanbaru
- Baru Enam OPD Pemko Pekanbaru Berikan Laporan Keuangan 2017
- Agustus, MPP Pekanbaru Resmi Beroperasi
- Swastanisasi Sampah,
DLHK Pekanbaru Optimis Bisa Angkut Sampah 750 Ton Perhari

- Berupa Gerobak dan Modal Usaha,
Belasan Pedagang di Rohul Terima Bantuan dari YBM BRI Pasirpangaraian

- Dukung Percepatan Pembangunan Fly Over,
Pemko Pekanbaru Segera Bongkar JPO Depan Mall SKA

- Fokus Penataan, DPP Pekanbaru Hentikan Pembuatan Pangkalan Gas Bersubsidi
- Baru 18,7 persen Terealisasi,
Pemko Pekanbaru Optimis Pasar Induk Selesai Tepat Waktu

- Dirjen BAK Kemendagri Kunjungi DPM-PTSP Pekanbaru
- Gelar Unjuk Rasa di DPRD Riau,
Massa Tuntut Pencabutan HGU PT Ivo Mas Tunggal Dicabut

- DPD SPSI LEM  Riau Gelar Uji Kompetensi Anggota
- Pemkab Kuansing DiimbauTepat Sasaran Salurkan Bibit Sawit


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.30.26
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com