Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:29
213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 9 Agustus 2017 20:41
DPMPTSP Dumai Sosialisasikan Perwako tentang TDUP

Dinas PMPTSP Dumai menyosialisasikan Perwako tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata dalam rakor yang diikuti seluruh pelaku usaha hiburan dan pariwisata di daerah itu.

Riauterkini-DUMAI - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bersama Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka penegasakan Perwako Nomor 24 tahun 2017.

Dimana Perwako tersebut tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Rakor sendiri melibatkan seluruh pelaku usaha hiburan pariwisata yang ada di Kota Dumai. Kegiatan dipusatkan di Gedung Pendopo, Rabu (9/8/17).

Kepala Dinas DPMPTSP Kota Dumai, Hendri Sandra mengatakan, Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 24 Tahun 2017 tentang TDUP berlaku selama pengusaha pariwisata menyelenggarakan usaha pariwisata.

"Pengusaha wajib mendaftarkan ulang TDUP setiap satu tahun sekali, dan daftar ulang TDUP bisa dilakukan sebelum 30 hari masa berlaku habis," jelas Hendri Sandra, kepada seluruh pelaku usaha pariwisata.

Kemudian dalam pengurusan TDUP itu, kata Hendri Sandra, meliputi tiga hal yakni syarat administratif, syarat yuridis dan syarat teknis. Kemudian selama hari besar keagaman, pengusaha hiburan wajib tutup, kecuali fasilitas hotel.

"Kita akan lakukan sosialisasi secara intensif agar Perwako Nomor 24 Tahun 2017 benar-benar menjadi kesepahaam bersama dan tetap mengedepankan kepentingan umum ketimbang kelompok tertentu," jelasnya.

Dengan adanya Perwako No 24 Tahun 2017 ini, kata dia, diharapkan bisa menjadi batas bagi pelaku usaha hiburan dan tidak menimbulkan dampak buruk ataupun mengganggu kepentingan umum lainnya.

"Sedangkan jam operasional setiap harinya masing-masing tempat usaha diatur sesuai jenis usahanya. Jadi Perwako ini dilahirkan atas permintaan masyarakat dan kajian secara mendalam," tegas Hendri Sandra.

Kegiatan rapat koordinasi tentang TDUP itu secara langsung dibuka Staf ahli Walikota Dumai, Amiruddin dan dihadiri Kepala Satpol PP Kota Dumai, Bambang Wardoyo, dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Dumai, Bernard Simanjuntak.***(had)



loading...

Berita lainnya..........
- Oktober 2017, Realisasi PADi Bapenda Pekanbaru Tembus Rp 375 Miliyar
- Tolak PHK Buruh HTI, K-SPSI Riau Rencanakan Demo Pekan Depan
- Nursyafry Tanjung Pimpin REI Riau Periode 2017-2020
- OJK  Dujung Program Global Anti Serangan Siber
- Kadisperindag Pekanbaru Kelangkaan Gas Elpiji Juga Tanggung Jawab Camat dan Lurah
- Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik
- OJK Gandeng MUI Riau Kembangkan Bwnk Syariah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.79.128
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com