Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 14 Desember 2017 21:20
Expo Karya Pendidikan Tahun 2017, Bupati Inhil Sesalkan Minim Peran Serta SMA Negeri

Kamis, 14 Desember 2017 21:14
Reses di Mandau, Syaiful Ardi Beri Bantuan dan Janjikan Sejumlah Insfrastruktur

Kamis, 14 Desember 2017 21:07
Dugaan Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Mangkir, Kejari Bakal Ajukan Surat Pencekalan Mantan Kadishub Meranti


Kamis, 14 Desember 2017 20:58
Tak Kunjung Disahkan, Dewan Sebut Menteri Siti Nurbaya Sengaja Memperlambat RTRW Riau

Kamis, 14 Desember 2017 20:49
Jadi 'Sarang Hantu', Dewan Datangi Ambulan Tua Milik Pemkab Bengkalis di Duri

Kamis, 14 Desember 2017 20:07
Waka DPRD Dumai Masih Komit Bangun Lingkungan Dapilnya

Kamis, 14 Desember 2017 20:03
Upaya Meningkatkan PAD, Bapenda Rohul Mutakhirkan NJOP

Kamis, 14 Desember 2017 20:03
Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis

Kamis, 14 Desember 2017 19:22
Berkunjung ke RAPP, Duta Besar Kanada Borong Kerajinan Tenun dan Batik Riau

Kamis, 14 Desember 2017 18:36
BPBP Siapkan Rp 400 Miliar untuk Replanting Sawit

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 11 Agustus 2017 13:44
Waspada, Garam Mulai Mahal dan Menghilang di Riau

Krisis garam yang terjadi di Jawa mulai menyebar ke seluruh Indonesia. Riau juga terimbas. Kini bumbu utama tersebut harganya melonjak dan kian sulit didapat.

Riauterkini-PEKANBARU- Masyarakat Kecamatan Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar sejak sepekan terakhir tidak bisa mendapatkan garam. Hampir seluruh kedai harian tak lagi memilik stok garam untuk dijual. Sisa sedikit dipergunakan sendiri pemilik kedai untuk bumbu di dapur.

Bahkan saat hari pasar yang digelar sepekan sekali pun, tak seorang pun pedagang yang membawa garam. Seperti di Pasar Jum’at Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Jumat (11/8/17) tidak ada seorang pun pedagang yang menjual garam.

“Sudah tidak ada lagi kedai yang menjual garam. Bahkan, hari ini di Pasar Jum’at pun tidak ada yang menjual garam. Entah macam manalah kami ini mau masak tanpa garam,” keluh Yesi, seorang ibu rumah tangga di Kuntu saat dihubungi riauterkinicom.

Kondisi nyaris serupa ternyata juga mulai terjadi di Pekanbaru. Garam sudah hampir sebulan pasokannya tersendat. Stok yang tersisa jumlahnya sangat terbatas dan harganya melonjak. Menurut Nasuha, seorang distributor kecil yang memasuk sejumlah bumbu ke kedai-kedai di sejumlah pasar di Pekanbaru, dari empat gudang kebutuhan pokok yang jadi langganannya di Pekanbaru, hanya satu yang masih punya stok garam.

“Sudah sebulan ini pasokan garam seret. Sekarang dari empat gudang yang saya tahu di Pekanbaru, hanya tinggal satu yang masih punya garam. Itu pun berebut mendapatnnya,” tutur Nasuha pada riauterkinicom.

Selain sulit didapat, Nasuha juga mengatakan kalau harga garam kini mulai mahal. Misalnya untuk garam kasar kemasan 10 bungkus yang normalnya seharga Rp10 ribu, kini jadi Rp14 ribu. Lonjakan lebih tinggi terjadi pada garam halus kemasan 40 bungkus. Biasanya hanya Rp40 ribu, kini Rp70 ribu. Naik hampir 100 persen.

“Kalau garam halus, selain sangat mahal juga sudah tak ada lagi. Saya sudah sepekan ini tak dapat pasokan garam halus,” keluh Nasuha.***(mad)



Berita lainnya..........
- 2018, BI Sebut Perekonomian Riau Membaik
- RSI Ibnu Sina Akan Gelar Khitanan Massal
- Pemdes Petapahan Gandeng PT TYE Kelola TKD Jadi Kebun Sawit
- Dituding Perlakukan Karyawan Tak Manusiawi,
PT LIH Selalu Terapkan Tata Kelola Karyawan dan Lingkungan Secara Baik

- Operasi Pasar LPG 3 Kilogram Perdana di Duri Diserbu Warga
- PT LIH Pelalawan Dianggap Pekejakan Karyawannya Secara Tidak Manusiawi
- Tingkatkan Peran sebagai APEX BPR, Bank Riau Kepri Gelar Workshop Sinergitas
- Tingkat Kesadaran Wajib Pajak, Pemko Pekanbaru Gelar Edukasi Kepatuhan
- 2 Pekan Jelang Natal, Harga Barang Kebutuhan Merangkak Naik
- Walikota Pekanbaru Optimis Pambangunan Pasar Induk Selesai Tepat Waktu
- Tingkatkan PAD, Bapenda Pekanbaru Revisi Empat Perda Pajak
- Bupati Bengkalis Hadiri Grand Opening Surya Daya Residence
- Revitalisasi Pasar Higienis Selesai, Siap-siap PKL Jalan Teratai Segera Digusur
- DPMPTS Dumai Sosialisasikan SOP Perizinan dan Non Perizinan Tahun 2017
- Telat Gelar RAT, Koperasi di Bengkalis Diminta Siap-siap Terima Sanksi
- Sembako di Bengkalis Terpantau Aman Hingga Tiga Bulan
- Walikota Pekanbaru Janji, Tahun Depan DPM-PTS Jadi Mall Pelayanan Publik
- 2018 Terapkan Single Salary, BPKAD Pekanbaru Optimis Bisa Hemat Hingga 50 Persen
- Terlantar Bertahun, Ambulance Pemkab Bengkalis di Duri Jadi Besi Tua dan Sarang Hantu
- Bank BRI Kancab Pasirpangaraian Salurkan CSR Rp282 Juta untuk Revitalisasi Pasar Modern Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.34.209
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com