Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 16 Juli 2018 15:42
Paripurna Pansus dan LKPJ Kepala Daerah,
Ketua DPRD Rohul Minta Laporan Pemkab Dilengkapi Data dan Tabel


Senin, 16 Juli 2018 15:39
Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total

Senin, 16 Juli 2018 15:31
Cekal Premanisme, Polres Pelalawan Lakukan Binluh

Senin, 16 Juli 2018 15:23
Sampah Menggunung, Warga Jalan Cendana Marpoyan Damai Ini Resah

Senin, 16 Juli 2018 14:28
DPRD Kuansing, Paripurnakan Dua Perda Nota Pengantar

Senin, 16 Juli 2018 14:25
DPP Angkat Rokhmin Dahuri sebagai Ketua Defenitif DPD PDI-P Riau

Senin, 16 Juli 2018 14:23
Nobar Piala Dunia di Kantor Demokrat, Ketua DPRD Rohul Ajak Bacaleg Tetap Konsisten

Senin, 16 Juli 2018 14:17
Nasib Bacaleg Golkar Pelalawan di Tangan Pengurus DPD I Riau

Senin, 16 Juli 2018 14:12
Promosi Jabatan, Enam Hakim PN Pekanbaru Dimutasi

Senin, 16 Juli 2018 14:09
Lagi Bersihkan Parit, Petugas Dinas Kebersihan Pekanbaru Temukan Sepucuk Senpi

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 11 Agustus 2017 22:06
Bapenda Dumai Temukan Banyak Perusahaan Tak Taat Pajak

Banyak pengusaha hiburan di Kota Dumai tidak patuh dalam membayar pajak. Padahal itu akan dimanfaatkan untuk membangun daerah.

Riauterkini-DUMAI- Banyak pengusaha hiburan di Kota Dumai tidak patuh dalam membayar pajak. Padahal pajak itu diwajibkan untuk subjek dan objek pajak sesuai dengan kewenangan yang diberikan Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Dumai, Marjoko Santoso mengaku prihatin dengan perusahaan hiburan yang kurang taat pajak. Bahkan sesuai data yang dimiliki banyak ditemukan pengusaha hiburan tidak membayar pajak.

"Sudahlah tidak bayar pajak, mereka juga kerap terlambat membayar pajak. Bayarnya ini kalau sudah petugas kita datang menagih atau pas kebetulan izin operasinya sudah hampir habis baru membayar pajak," katanya kepada wartawan.

Dijelaskan mantan kepala Diskes dan Bappeko Dumai ini, bahwa dalam waktu dekat Bapenda Kota Dumai akan memanggil seluruh pengusaha hiburan untuk menanyakan terkait kurang tertib membayar pajak kepada pemerintah daerah.

Disamping pengusaha hiburan, pengusaha perhotelan juga dinilai kurang bagus dalam catatan pembayaran pajak. Sebab banyak ditemukan pengusaha hotel bayar pajak tapi tidak sesuai dengan omset yang diterima dalam satu bulannya.

"Tim kita sedang melakukan audit di beberapa lokasi usaha. Sebab ada laporan dari masyarakat mereka menyampaikan pajak tidak sesuai omset yang nyata. Kita akan melakukan tindakan tegas masalah pajak ini," tegas Marjoko Santoso.

Menurutnya, tahun ini pihaknya akan menertibkan seluruh pengusaha bandel dalam memenuhi kewajiban membayar pajak. Dan tahun 2017 ini target Realisasi PAD mencapai Rp206 miliar. Mudah mudahan target tersebut tercapai.

"Target kita Rp206 miliar untuk PAD pajak Kota Dumai. Maka dari itu saya minta kepada pengusaha tersebut amanah untuk membayar pajak kepada Pemerintah Kota Dumai sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD)," tutupnya.

Adapun sumber pajak untuk Pemko Dumai, yaitu pajak Hotel, Restoran, Hiburan, Reklame, Penerangan Jalan, Mineral bukan Logam dan Batuan, Parkir, Air Tanah, Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).***(had)

Loading...


Berita lainnya..........
- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis
- Bank Indonesia Gelar FESyar 2018
- RUPS-LB PT BSP Rekomendasikan Efesiensi
- Gantikan Bismantoro, Iskandar Jabat Dirut PT BSP yang Baru
- Pengundian Program Telkomsel Siaga 2018 Masih Berlanjut Hingga Agustus Nanti
- Bertindak, Dishub Pekanbaru Tertibkan Parkir di Jalur Lambat Pasar Pagi Arengka
- Desa Airpanas Ditargetkan Wakili Provinsi Riau di Lomba Desa Tingkat Nasional Tahun 2018
- Hotel Penyumbang Tebesar PAD,
Dewan Kuansing Akui, Bukittinggi Bagus Kelola Pariwisata

- 2018, RFB Optimis Target 1 Juta Lot Tercapai
- Bapenda Pekanbaru Gelar Monitoring Pajak Restoran
- Pemko Pekanbaru Raih Juara Pertama PTSP Terbaik se Indonesia
- Bahayakan Keselamatan Penumpang, KRI Pulau Rusa Amankan KM Jelatik
- Tak Kunjung Diperbaiki,
Warga Bengkalis Sayangkan Lampu Penerangan Jembatan Banyak Padam

- Tuntut Gaji, Ratusan Karyawan PT Ricry Gelar Aksi Demo
- Turlap, Bapenda Pekanbaru Lakukan Monitoring Pajak Restoran
- Rasionalisasi, Anggaran Dinas Kesehatan Riau Dipangkas Rp20 Miliar
- Family Gathering HUT ke-72,  BNI Hadirkan Yap!


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com