Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Juli 2018 21:20
Dermaga Objek Wisata Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban Segera dibangun

Kamis, 19 Juli 2018 21:15
Memasuki Musim Haji, Telkomsel Hadirkan Layanan Komunikasi Paket Haji 3 in 1

Kamis, 19 Juli 2018 21:13
Launching Program Indonesia Berqurban, ACT Targetkan 65 Ribu Hewan Qurban Disalurkan

Kamis, 19 Juli 2018 19:42
Jumlah Hotspot di Riau Mulai Berkurang

Kamis, 19 Juli 2018 19:08
Petani di Kuansing Berhasil Budidayakan Cabe Lebih Tinggi dari Orang Dewasa

Kamis, 19 Juli 2018 18:36
Maksimalkan Padamkan Karhutla, BNPB Kirim Heli MI-171 ke Riau

Kamis, 19 Juli 2018 18:32
Ikuti Pekan Pameran LHK 2018, PT RAPP Bertekad Dirikan Bank Sampah

Kamis, 19 Juli 2018 18:28
Bupati Inhil Hadiri Diskusi Panel Pencegahan Radikalisme Dan Terorisme

Kamis, 19 Juli 2018 18:24
Partai garuda Daftarkan 11 Bacaleg ke KPU Bengkalis

Kamis, 19 Juli 2018 18:20
‎Jelang Latihan TNI AU di Bandara Pasirpangaraian,
Pangkoops AU I dan Ketua PIA Ardhya Garini Daerah Koops Sudah Tiba di Rohul


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 11 Agustus 2017 22:06
Bapenda Dumai Temukan Banyak Perusahaan Tak Taat Pajak

Banyak pengusaha hiburan di Kota Dumai tidak patuh dalam membayar pajak. Padahal itu akan dimanfaatkan untuk membangun daerah.

Riauterkini-DUMAI- Banyak pengusaha hiburan di Kota Dumai tidak patuh dalam membayar pajak. Padahal pajak itu diwajibkan untuk subjek dan objek pajak sesuai dengan kewenangan yang diberikan Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Dumai, Marjoko Santoso mengaku prihatin dengan perusahaan hiburan yang kurang taat pajak. Bahkan sesuai data yang dimiliki banyak ditemukan pengusaha hiburan tidak membayar pajak.

"Sudahlah tidak bayar pajak, mereka juga kerap terlambat membayar pajak. Bayarnya ini kalau sudah petugas kita datang menagih atau pas kebetulan izin operasinya sudah hampir habis baru membayar pajak," katanya kepada wartawan.

Dijelaskan mantan kepala Diskes dan Bappeko Dumai ini, bahwa dalam waktu dekat Bapenda Kota Dumai akan memanggil seluruh pengusaha hiburan untuk menanyakan terkait kurang tertib membayar pajak kepada pemerintah daerah.

Disamping pengusaha hiburan, pengusaha perhotelan juga dinilai kurang bagus dalam catatan pembayaran pajak. Sebab banyak ditemukan pengusaha hotel bayar pajak tapi tidak sesuai dengan omset yang diterima dalam satu bulannya.

"Tim kita sedang melakukan audit di beberapa lokasi usaha. Sebab ada laporan dari masyarakat mereka menyampaikan pajak tidak sesuai omset yang nyata. Kita akan melakukan tindakan tegas masalah pajak ini," tegas Marjoko Santoso.

Menurutnya, tahun ini pihaknya akan menertibkan seluruh pengusaha bandel dalam memenuhi kewajiban membayar pajak. Dan tahun 2017 ini target Realisasi PAD mencapai Rp206 miliar. Mudah mudahan target tersebut tercapai.

"Target kita Rp206 miliar untuk PAD pajak Kota Dumai. Maka dari itu saya minta kepada pengusaha tersebut amanah untuk membayar pajak kepada Pemerintah Kota Dumai sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD)," tutupnya.

Adapun sumber pajak untuk Pemko Dumai, yaitu pajak Hotel, Restoran, Hiburan, Reklame, Penerangan Jalan, Mineral bukan Logam dan Batuan, Parkir, Air Tanah, Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).***(had)

Loading...


Berita lainnya..........
- Manfaat bagi Masyarakat dan Pendapatan Negara,
Kemitraan PT CPI dengan Indonesia Berkontribusi terhadap Lapangan Kerja

- Panasnya Hearing Masalah Tenaga RTK di Kampar Belum Buahkan Kesepakatan
- ‎Jangan Curangi Masyarakat,
Pedagang di Bengkalis Diminta Lakukan Tera Timbangan

- Maksimalkan Layanan Musim Haji 2018, Pertamina Amankan Pasokan Avtur
- Bulan Depan Giliran Pesantren se-Riau,
Kongregasi FCJM Belajar Sawit ke Apkasindo

- Upah Tak Naik, Pekerja Chevron Demo SKK Migas
- Jemput Bola Pembayaran PBB, Bapenda Pekanbaru Buka Layanan Keliling
- UKM Riau Belum Leading di Ekonomi Syariah
- Pemerintah Turunkan Tarif Pajak Penghasilan Final 0,5% Bagi UMKM 
- Terlibat Polemik,
Pengelola Pasar 'Modern' Sorek Pelalawan Lempar Handuk

- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis
- Bank Indonesia Gelar FESyar 2018
- RUPS-LB PT BSP Rekomendasikan Efesiensi
- Gantikan Bismantoro, Iskandar Jabat Dirut PT BSP yang Baru
- Pengundian Program Telkomsel Siaga 2018 Masih Berlanjut Hingga Agustus Nanti
- Bertindak, Dishub Pekanbaru Tertibkan Parkir di Jalur Lambat Pasar Pagi Arengka
- Desa Airpanas Ditargetkan Wakili Provinsi Riau di Lomba Desa Tingkat Nasional Tahun 2018


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com