Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Juni 2018 22:49
Debat Kandidat, Cagubri Zaman Now Tetap Unggulkan Program Satu Desa Rp1 Miliar

Jum’at, 22 Juni 2018 22:39
‎Apel Siaga Jelang Pilgubri 2018,
Ribuan Kader Demokrat Rohul Diajak Menangkan Firli


Jum’at, 22 Juni 2018 22:35
Debat Kandidat, Cagubri Nomor Urut Satu Keluhkan Kualitas Mikrofon Tak Jernih

Jum’at, 22 Juni 2018 22:27
Debat Kandidat, Cagubri Zaman Now Kritisi Pengolahan Sagu Riau

Jum’at, 22 Juni 2018 21:57
‎4 SMA dan 4 SMK,
Pemprov Resmi Dirikan 8 Sekolah Baru di Riau


Jum’at, 22 Juni 2018 21:52
Debat Kandidat, Syamsuar-Edy Nasution Punya Program Gratis Biaya Sekolah

Jum’at, 22 Juni 2018 21:21
Segmen Pertama, 
Paslon 3 Kembangkan Budaya Melayu Paslon 4 Dorong Pembangunan Semua Pihak


Jum’at, 22 Juni 2018 20:52
Dibuka Ketua KPU Riau, Debat Kandidat, Diharapkan Berjalan Santun

Jum’at, 22 Juni 2018 20:21
Debat Belum Dimulai, Perang Yel-yel Antar Pendukung Cagubri Sudah Ramai

Jum’at, 22 Juni 2018 19:35
Polres Bengkalis dan Wartawan Berbagi Sembako

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 6 September 2017 19:13
DPMPTSP Dumai Buru PAD Bisnis Rumah Kos

Dinas Penanaman Modal Dumai sedang mempertimbangkan untuk menarik PAD dari bisnis kos-kosan. Di daearah itu, jenis bisnis ini memang cukup menjamur dan potesial.

Riauterkini-DUMAI- Bisnis rumah atau tempat kos-kosan kian tumbuh subur di Kota Dumai. Namun semua itu tidak dibarengi dengan kelengkapan legalitas izin yang dikeluarkan Pemerintah Kota Dumai.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Dumai, Hendri Sandra mengatakan mengaku banyak usaha tempat kos-kosan belum mengantongi izin.

"Banyak tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Jika pun ada IMB mereka tidak memiliki izin usaha kos-kosan yang seharusnya mendaftar ke kita," jelas Hendri, kepada media, Rabu (6/9/17).

Sejauh ini pihaknya mengaku belum ada mengeluarkan izin usaha rumah kos. Bahkan bisa dikatakan hampir seluruh rumah kos yang ada di Kota Dumai ilegal. "Kita lihat perkembangan, rumah kos sudah jadi ladang bisnis," paparnya.

Dijelaskannya, dengan adanya jumlah tempat kos-kosan semakin banyak, ada potensi PAD yang harusnya masuk ke kas daerah, namun jadi hilang karena pengusaha rumah kos tidak mengantongi izin.

"Padahal sudah jelas bahwa rumah kos masuk dalam Perwako nomor 24 tahun 2017 mengenai Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Jadi kami akan kejar pemilik tempat kos-kosan demi PAD," ungkapnya.

Menurutnya dalam Perwako itu tertuang di pasal 11 ayat 1 masuk dalam bidang usaha penyediaan akomodasi. "Jadi salah satunya masuk rumah kos, jadi sudah ada aturan yang mengikat untuk mendapat izinnya," bebernya.

Hendri dalam waktu dekat ini akan menurunkan anggotanya untuk melakukan sosialisasi mengenai kewajiban pengusaha rumah kos harus memiliki TDUP. "Kita akan turunkan tim, kan Perwakonya baru, harus ada sosialisasi terdahulu," jelasnya.***(had)

Loading...


Berita lainnya..........
- PT. MAI Dituding Serobot Lahan,
Petani Kalikapuk Tambusai Minta Pemkab dan DPRD Rohul Segera Turun Tangan

- Pastikan Distribusi Logistik Aman, Polres Bengkalis Kerahkan Ratusan Personel
- RTRWP Riau, Efek Dominonya ke UMKM
- Puncak Arus Balik ke Pekanbaru Diprediksi Terjadi Besok dan Lusa
- Nyaris Amblaskan Jalan Nasional,
PUPR Riau Langsung Berkoordinasi dengan PJN Atasi Longsor Tembilahan

- Sampah Menumpuk, DLH Bengkalis Lemburkan Petugas Pengangkut
- Jelang Lebaran, Warga di Bengkalis "Rebutan" Bensin
- Anggaran Kas Tak Cukup,
Sebulan Gaji Honorer RSUD Bengkalis Belum Bisa Dibayar

- 3.750 AHASS Siap Berikan Layanan Ekstra di Bulan Ramadhan
- Dilayani 4 Armada Roro, Arus Mudik ke Pulau Bengkalis Meningkat Lancar
- Sambut Lebaran, Warung Koffie Batavia Santuni 25 Anak Panti Asuhan
- Puncak Mudik Lebaran Diprediksi Besok, Bandara SSK II Bakal Disesaki 15 Ribu Penumpang
- Perusahaan Penyedia Bahan Pokok "Lalai",
Pasar Murah Ramadhan Bengkalis di 10 Kecamatan Gagal Digelar

- FKIJK Riau Berbagi 200 Paket Sembako di Kelurahan Tangkerang Tengah, Pekanbaru
- IMA Chapter Pekanbaru Bagikan 1000 Paket Sembako untuk Warga Pekanbaru dan Sekitarnya
- Program Kemitraan,
Pertamina Salurkan Bantuan Rp5 Miliar kepada Pengusaha Kecil Menengah

- Bantu Warga di 19 Desa dan Kelurahan,
RAPP Gelar Operasi Pasar Murah Ramadhan di Lima Kabupaten

- Sambut Idul Fitri 2018,
Mal SKA Pekanbaru Gelar Event Lebaran Night Sale

- Kopkar RAPP Bagikan Bingkisan untuk 8000 Anggota
- Rp 51,7 Juta Disalurkan,
PLN Pasirpangaraian Berbagi Kebahagiaan Ramadhan Bersama Anak Yatim dan Dhuafa



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com