Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Nopember 2017 21:54
Salak Pusaka, Penemuan Tanaman Unggul Warga Rohul

Selasa, 21 Nopember 2017 21:36
Kapolres Inhil Pesankan HMCI Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan Raya

Selasa, 21 Nopember 2017 20:10
Peta Politik Pilkada Bisa Berubah,
Wasekjen Golkar Sebut 8 DPD I Golkar Usulkan Munaslub


Selasa, 21 Nopember 2017 20:03
Layani Masyarakat Pelosok, Bengkaiis Harus Miliki Mobil Samsat Keliling

Selasa, 21 Nopember 2017 18:30
Pemko Segera Lakukan Lelang Jabatan Bulan Ini

Selasa, 21 Nopember 2017 18:26
HUT PGRI ke-72, Gubernur Riau Minta Guru tak Terlibat Politik

Selasa, 21 Nopember 2017 18:05
Napi WN Malaysia Kabur, Diduga Ada Kesalahan Prosedur Petugas Lapas Bengkalis

Selasa, 21 Nopember 2017 16:58
Hindari Penyalahgunaan Narkoba, 43 Staf PN Bengkalis di Tes Urine Mendadak

Selasa, 21 Nopember 2017 16:45
Mitra Bina Antusias Ikuti Pelatihan Service Excellent oleh PT RAPP

Selasa, 21 Nopember 2017 16:13
Terkait Sengketa Lahan PT RPI,
Komisi II DPRD Pelalawan Hearing dengan Warga Desa Air Hitam


 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 7 September 2017 11:21
Langka, Warga Pekanbaru Harus Muter-muter Cari Gas Melon

Keberadaan gas kemesan 3 kilogram kian langka di Pekanbaru. Masyarakat harus muter-muter untuk mendapatkannya.

Riauterkini - PEKANBARU - Sepekan terakir gas Elpiji tiga kilogram langka di Kota Pekanbaru. Dampaknya banyak warga yang kesusahan untuk mendapatkan gas melon tersebut untuk kebutuhan sehari hari.

Delvi salah seorang warga Kecamatan Rumbai terpaksa berkeliling Rumbai untuk mencari si melon. Sedikitanya ada sembilan pangkalan yang dia datangi untuk mendapatkan satu tabung gas tiga kilogram tersebut. "Banyak pangkalan Yang saya datangi namun cuma tabung kosong yang saya temui, "Gas Kosong" itulah ungkapan pemilik pangkalan kepada saya, " papar Delvi kepada Riauterkini.com, Kamis (7/9).

Setelah menghabiskan seliter bahan bakar motornya untuk mencari gas bersubsidi itu akhirnya Delvi mendapatkan si melon di pangkalan Rambah Sari.

" Itupun saya orang terakhir yang membeli gas disitu, ketika ada orang lain yang datang untuk membeli disitu gas sudah habis, memang harganya masih pada HET namun jika seperti ini saya terbeli mahal juga jadinya. Sungguh terlalu," runtuknya.

Hal yang sama juga terjadi di Kecamatan Tampan, banyak pangkalan yang kosong atau kehabisan gas melon tersebut. Tapi di kedai kedai gas tersebut ada namun harganya cukup bervariasi mulau dari Rp 22 ribu hingga 27 ribu.

Bahkan Ari Gunawan warga Tampan sampai mengungkapkan kekesalannya di akun Facebooknya sembari membuat status meminta info dimana yang jual Gas Elpigi wilayah Panam. Karena sudah keliling belum ketemu.

Dilain pihak, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengakui terjadinya kelangkaan gas di sebagian wilayah kota Pekanbaru. Itu disebabkan terjadinya insident dalam pendistribusian gas 3 kg pada pekan lalu.

"Insyaallah Jumat besok ketersediaan gas 3 kg di Pekanbaru sudah normal dan khusus hari ini kami melakukan operasi pasar gas di tiga kecamatan yakni Tenayan Raya, Sukajadi dan Marpoyan Damai, " singkatnya. ***(dan)



Berita lainnya..........
- Mitra Bina Antusias Ikuti Pelatihan Service Excellent oleh PT RAPP
- Rp50 Miliar, Target Transaksi Kadin Riau di MEA Expo 2017
- Tak Kunjung Usai dan Telan Korban Jiwa,
Camat Bathin Solapan, Bengkalis Ultimatum Penanggung Jawab Pengerjaan Jalan Negara di Duri

- Di HUT PGRI, Gubri Kenalkan Salak Pusaka dari Rohul
- Empat Pangkalan Gas 3 Kg di Pelalawan Ditutup
- Kendalikan Inflasi, BI-Pemerintah Tekan Jumlah Warga Miskin
- Pelatihan Wartawan Daerah BI 2017,
Bank Indonesia-Pemerintah Berhasil Kendalikan Inflasi

- UPT Bapenda Riau Wilayah Bengkalis Incar Pajak Alat Berat
- 150 Guru dan Dekorator Pelaminan Ikuti Seminar Lancang Kuning
- Bangun Tower Pendeteksi Kecelakaan, Diskes Riau Ajukan Rp5 Miliar
- Masyarakat Taat Pajak Kendaraan di Bengkalis Cukup Tinggi
- 180 Peserta Ikuti workshop Desain Kreasi Pakaian Tradisional
- Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal
- Petani di Rohul Terima 47 Hand Tractor dari Kementrian Pertanian
- Cairkan Dana, Rekanan Luar Bengkalis Wajib Miliki NPWP Cabang Bengkalis
- Bapenda Dumai Sebut Realisasi PAD dari PBB Sudah 94 Persen
- Harga Sayuran Naik, Disperindag Klaim Turun
- 2018, UMK Pekanbaru Naik Delapan Persen Jadi Rp 2,5 Juta
- Pemerintah Diminta Responsif,
Warga Rohul Tolak Proyek PLTA Lompatan Harimau

- Terperosok, PT CKB Fokus Evakuasi Crane dari Jalan Diponegoro Meranti


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.188.64
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com