Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Januari 2018 08:09
Jelang Dini Hari, SMPN 4 Pekanbaru Terbakar

Jum’at, 19 Januari 2018 07:40
Bersepeda Ontel, Bupati Siak Resmikan Agrowisata di Persawahan Bungaraya

Jum’at, 19 Januari 2018 07:37
Puluhan Pedagang Pasar Panglima Gedang Protes Kebijakan Wako Dumai

Jum’at, 19 Januari 2018 07:34
Masyarakat Bukit Nenas, Dumai Resahkan Beruang Hutan Berkeliaran

Kamis, 18 Januari 2018 23:24
Senin, Perindo Disidang Bawaslu Riau

Kamis, 18 Januari 2018 23:19
‎Terbaik, Polda Riau Sabet Juara I Lomba Polmas Kapolri Cup 2017-2018

Kamis, 18 Januari 2018 20:47
Terjerat Pungli Pengurusan Izin Usaha, Kadis PUPR Pekanbaru dan Tiga Bawahan Dituntut Jaksa 1,5 Tahun

Kamis, 18 Januari 2018 19:37
Jualan Sabu dan Miliki Senpi,
Honorer Kominfo Pelalawan Terancam Hukuman Berlapis


Kamis, 18 Januari 2018 19:04
Bupati Ikut Shalat Jenazah dan Pemakaman Tokoh Agama dan Pendidikan di Kecamatan GAS

Kamis, 18 Januari 2018 18:11
Sebagian Dikomersialkan, RSUD Selasi Mampu Produksi Oksigen

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 10 September 2017 16:43
Ribuan Alat Berat di Riau Diduga Belum Bayar Pajar

Pemprov menduga, ada ribuan alat berat yang beroperasi di Riau yang belum dibayarkan pajaknya. Sektor ini akan dimaksimalkan untuk menggenjot PAD.

Riauterkini - PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus berusaha mendongkrak perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di antaranya dari sektor pajak alat berat. Pemegang merek atau distributor alat berat yang beroperasi di Riau diimbau agar taat dalam membayar pajak.

"Kalau mau berbisnis di Riau ya bayar pajak," kata Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Ahad (10/9/17).

Untuk memaksimalkannya, Gubernur Riau yang biasa disapa dengan Andi Rachman ini meminta kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bekerjasama dengan pemegang merek kendaraan alat berat untuk melakukan pendataan dan pemungutan pajak alat berat tersebut.

Diduga, masih ada ribuan alat berat yang dioperasikan perusahaan-perusahaan di Riau belum menjalankan kewajibannya dalam membayar pajak. Jika tergali maksimal, hal ini tentu mampu menambah perbendaharaan PAD Riau.

Selain alat berat, sejumlah sektor lainnya seperti air permukaan dan kendaraan bermotor dinilai masih mumpuni digenjot lagi. Dua sektor ini diharapkan akan mampu menambah perbendahaan PAD Riau, yang kini tak lagi bisa bergantung dari sektor Dana Bagi Hasil (DBH) Migas seiring merosotnya harga minyak dunia.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Hijazi juga sudah menandatangani surat kepada Satpol PP untuk langkah Law Enforcement (penegakan hukum) terhadap alat berat yang tidak didaftarkan dan tidak bayar pajak.

"Saya sudah tandatangani surat kepada Satpol PP untuk langkah law enforcement," kata Sekda beberapa waktu yang lalu.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk menertibkan pajak alat berat yang beroperasi di Riau dan juga mengoptimalkan sumber-sumber PAD sesuai permintaan dari DPRD Riau yang melihat peluang dari pajak alat berat, air permukaan dan kendaraan bermotor masih bisa ditingkatkan.***(mok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Gubernur Riau Wajibkan Semua Perusahaan Terapkan K3
- Mulai Lelang Kegiatan 2018,,
BLP Setdakab Rohul Sudah Tuntaskan Pengumuman RUP

- Jadi Atasan,
Perempuan Ini Selalu Tempatkan Diri sebagai Teman dan Ibu

- Baru 50 Persen ASN Pekanbaru Miliki Smart Card
- Utang Obat RSUD Rohul Rp5,3 Miliar Akan Diaudit Inspektorat
- Sebagian ADK 2016-2017 di Siak Masih Belum Dibayar
- Tuntut Pembayaran Kerja,
Sekdako Pekanbaru Temui Belasan Kontraktor

- Belajar Trik Jitu Tingkatkan PAD,
Anggota Dewan Kampar Kunjungi Bapenda Pekanbaru

- 21 Sub Kontraktor Alat Berat di IKPP Diduga Tak Bayar Pajak
- 4 Proyek di Dinas PUPR Pelalawan 2017 tak Tuntas
- Berlaga di Liga Dangdut Indonesia,
Alfarizi Si Putra Tandun Ini Promosikan Wisata Rohul

- Sejumlah Karyawan EMP Bentu Desak Manajemen Bayarkan Hak Mereka
- Pelaksanaan Kurang Pas,
DPMD Bengkalis Evaluasi Pelaksanaan Rakordes

- Ambil Peran Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, PT RAPP Lakukan Banyak Terobosan
- Momen Natal dan Tahun Baru, Trafik Layanan Data Telkomsel Naik 42 Persen
- 2017, UPT Disnaker Bengkalis Terima Tiga Pengaduan Fatal dari Pekerja
- Ratusan PKL Diminta Pindah,
Pasar Higinis Pekanbaru Siap Difungsikan

- Uang Jasa Medis ‎Terlambat Dibayar,
Komite Dokter dan Perawat RSUD Rohul Sempat Ancam Mogok

- Rp65 Miliar ADD untuk 136 Desa di Bengkalis TA 2017 Tunda Bayar
- Pembayaran Denda E-Tilang Harus di BRI, Kejari Rohul Akan Sediakan Ruangan Petugas dan EDC


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.227.104.40
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com