Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 20 Juli 2018 22:22
Satlantas Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan Berikan Bantuan buat Korban Laka

Jum’at, 20 Juli 2018 22:17
Dilantik Menteri PUPR, SF Hariyanto Jabat Eselon II di Kementerian PUPR

Jum’at, 20 Juli 2018 21:19
Tingkatkan Tata Kelola Aset Daerah, BPKAD Pakanbaru Susun RKBMD 2018

Jum’at, 20 Juli 2018 21:15
Semua Parpol di Kampar Belum Penuhi Administrasi Bacaleg

Jum’at, 20 Juli 2018 21:11
Jadwal Keberangkatan 850 JCH Asal Kampar ke Tanah Suci

Jum’at, 20 Juli 2018 20:37
Diduga Keracunan Pecal, Puluhan Warga Kemuning, Inhil Dirawat di Puskesmas

Jum’at, 20 Juli 2018 20:21
Pasca Libur Panjang, Tiket Pesawat Ogah Turun

Jum’at, 20 Juli 2018 18:37
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan 445 JCH Kloter 3 Embarkasi Batam

Jum’at, 20 Juli 2018 18:33
Maksimalkan Peran BUMDes, Pemkab Meranti Gelar Rakor Bersama Kades

Jum’at, 20 Juli 2018 18:19
Mudah Terbakar, BRG Pasang Alat Pengukur Air di Lahan Gambut

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Oktober 2017 13:48
Harga Lapak Resmi di Pasar Arengka Lebih Murah dari Lapak Liar

Para pedagang yang terkena penertiban di Pasar Arengka dihimbau berjualan di dalam, Harga lapak resmi dipastikan lebih murah.

Riauterkini - PEKANBARU -Harga sewa lapak di dalam Pasar Pagi Arengka cuma Rp3,7 juta setahun jika dihitung perhari hanya Rp 10.500. Ini terungkap saat mediasi yang digelar pasca bentrok antara petugas Satpol PP Pekanbaru dengan para pedagang kaki lima akibat miskominikasi.



Demikian diungkapkan Kepala Bidang Pasar Dinas Perinduatrian, Perdagangan dan Pasar (DPP) Pekanbaru T Firdaus, Rabu (11/10/17).

"Ini jauh lebih murah jika dibandingkan harga setoran diluar yang berkisar Rp 30.000 setiap harinya," jelas Firdaus lagi.

Para pedagang yang biasanya berdagang di jalur lambat menolak untuk dipindahkan ke dalam pasar karena menurut mereka biaya yang dikeluarkan untuk membuka lapak disana sangatlah mahal dan sepi pembeli. Tapi pihak tim yustisi Pemko tetap mengusir mereka masuk ke dalam karena kawasan itu bukan untuk berdagang tapi untuk publik makanya terjadi gesekan dan aksi bakar bakar antar kedua belah pihak.

"Situasi seperti itu tidak berlangsung lama dan sekarang sudah kondusif. Setalah dimediasi ternyata ini cuma miskomunikasi, " ungkap T Firdaus kepada Wartawan, Rabu (11/10/2017).

Untuk kapasitas daya tampung pasar, Firdaus mengatakan sangat cukup untuk menerima seluruh Pkl yang ada di luar.

"Dari data kita daya tampung ada 300 lapak lagi, dan Pkl di luar yang tetap ada sekitaran 300. Pedagang yang punya lapak di dalam tapi berjualan diluar ada juga dan pedagang musiman juga ada. Itu tinggal diatur saja. Maka dari itu kita himbau pengelola pasar pagi Arengka untuk bersama sama mencarikan solusi masalah ini. Intinya tidak ada Pkl yang diluar lagi," singkat Firdaus. *** (dan)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pasca Libur Panjang, Tiket Pesawat Ogah Turun
- Tentang UMP Sektor Migas, Chevron Klaim Sudah Laksanakan Aturan 
- Di Riau, Sistem Subkontraktor Dianggap Merugikan Buruh Kecil
- Manfaat bagi Masyarakat dan Pendapatan Negara,
Kemitraan PT CPI dengan Indonesia Berkontribusi terhadap Lapangan Kerja

- Panasnya Hearing Masalah Tenaga RTK di Kampar Belum Buahkan Kesepakatan
- ‎Jangan Curangi Masyarakat,
Pedagang di Bengkalis Diminta Lakukan Tera Timbangan

- Maksimalkan Layanan Musim Haji 2018, Pertamina Amankan Pasokan Avtur
- Bulan Depan Giliran Pesantren se-Riau,
Kongregasi FCJM Belajar Sawit ke Apkasindo

- Upah Tak Naik, Pekerja Chevron Demo SKK Migas
- Jemput Bola Pembayaran PBB, Bapenda Pekanbaru Buka Layanan Keliling
- UKM Riau Belum Leading di Ekonomi Syariah
- Pemerintah Turunkan Tarif Pajak Penghasilan Final 0,5% Bagi UMKM 
- Terlibat Polemik,
Pengelola Pasar 'Modern' Sorek Pelalawan Lempar Handuk

- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis
- Bank Indonesia Gelar FESyar 2018
- RUPS-LB PT BSP Rekomendasikan Efesiensi
- Gantikan Bismantoro, Iskandar Jabat Dirut PT BSP yang Baru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com