Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 Oktober 2017 16:15
Hari Santri Nasional,
Bank Indonesia Gelar Sarasehan Pesantren se-Riau


Ahad, 22 Oktober 2017 15:28
Ulama Asal Bengkalis,
Nama Tuan Guru Ahmad Diabadikan sebagai Nama Perpustakaan


Ahad, 22 Oktober 2017 15:22
Disdalduk KB Pekanbaru Fokus Bina 12 Kampung KB

Ahad, 22 Oktober 2017 14:20
Meja Belajar dan Plafon Rusak, SDN 056 Bengkalis Harus Segera Diperbaiki

Ahad, 22 Oktober 2017 10:11
Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan 35 Hektar di Rangsang, Meranti

Ahad, 22 Oktober 2017 10:07
Sekdaprov Lepas Kontingen Kwarda Riau ke Lomba Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 12 Oktober 2017 16:09
Capai Rp300 Juta/Bulan,
Walikota Pekanbaru Belum Dapat Laporan Pungli di Pasar Pagi Arengka


Walikota Pekanbaru mengaku belum mendapatkan laporan pungli di Pasar Pagi Arengka yang diduga mencapai Rp300 juta/bulan. Namun ia berjanji akan menindaktegas pegawai yang terlibat.

Riauterkini - PEKANBARU - Munculnya dugaan adanya pungutan liar (Pungli) di jalur lambat pasar Pagi Arengka mencapai Rp300 juta setiap bulannya membuat masyarakat Pekanbaru tercengang.

Jika saja pasar tersebut dikelola dengan baik tentu akan mendatangkan sumber pendapatan asli daerah (PAD) untuk Kota Pekanbaru tapi pada kenyataannya uang yang banyak tersebut pergi entah kemana. Hal itu diketahui karena adanya penertiban besar besaran oleh tim yustisi dan saat ini tim telah kantongi beberapa nama pelaku pungli di pasar itu.

Menanggapi hal itu, Walikota Pekanbaru, Firdaus ST.MT mengatakan bahwa dirinya belum menerima laporan atas dugaan pungli tersebut.

"Secara lisan sudah, namun secara tertulis belum. Tindak lanjut kita kepada pelaku tentu akan tegas. Jika dari PNS maka akan kita jewer dengan PP nomor 53 tahun 2010 tentang kepegawaian. Jika dari masyarakat tentu akan kita Pidana kan," tegas Firdaus.

Ditempat berbeda, Kasatpol PP Pekanbaru, Zoelfahmi Adrian menyebutkan bahwa pihaknya telah mengamtongi nama pelaku. Namun saat ini masih dirahasiakan identitasnya.

"Tunggulah dulu, nanti setelah kita laporkan baru kita ekspos," kata Zulfahmi Adrian.

Lanjut, Zulfahmi menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pendalaman terhadap pelaku pungli di pasar pagi Arengka.

"Fokus kita saat ini adalah bersihkan jalur lambat di Pasar Pagi Arengka dari PKL, dan selanjutnya adalah menindak tegas pelaku pungli disana dan orang yang membeking Pkl tetap berjualan di tempat yang langgar aturan, " singkatnya. ***(dan)



loading...

Berita lainnya..........
- Oktober 2017, Realisasi PADi Bapenda Pekanbaru Tembus Rp 375 Miliyar
- Tolak PHK Buruh HTI, K-SPSI Riau Rencanakan Demo Pekan Depan
- Nursyafry Tanjung Pimpin REI Riau Periode 2017-2020
- OJK  Dujung Program Global Anti Serangan Siber
- Kadisperindag Pekanbaru Kelangkaan Gas Elpiji Juga Tanggung Jawab Camat dan Lurah
- Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik
- OJK Gandeng MUI Riau Kembangkan Bwnk Syariah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.150.10
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com