Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Juli 2019 16:34
Humas Pemko Pekanbaru Gelar Pemilihan Wartawan Idaman

Rabu, 17 Juli 2019 16:29
Pilkada Siak 2020, T S Hamzah Jadi Trending Topic di Masyarakat

Rabu, 17 Juli 2019 16:24
RAPP Kampanyekan Diet Plastik Sekali Pakai di Lingkungan Kerja dan Perumahan Karyawan

Rabu, 17 Juli 2019 16:17
6 Bidan Puskesmas di Rohul Terima SK CPNS‎ Daerah dari Bupati Sukiman

Rabu, 17 Juli 2019 16:11
Sukiman Curi Start dan Minta Dukungan Maju Pilkada Rohul 2020

Rabu, 17 Juli 2019 15:26
Kesbangpol Riau: Meriahkan HUT RI, Dilombakan Festival Gapura Cinta Negeri Berhadiah Piala Presiden

Rabu, 17 Juli 2019 15:19
Penyediaan Layanan, Bapenda Bengkalis Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Bank

Rabu, 17 Juli 2019 15:03
Sah, Musliadi - Supriati Berpasangan Pilkada Kuansing 2020

Rabu, 17 Juli 2019 14:34
Polda Riau Tangkap Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal

Rabu, 17 Juli 2019 14:09
Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 27 Nopember 2017 20:00
Tidak Aktif, 309 Koperasi di Bengkalis Akan Dibubarkan

Diskop UKM Bengkalis mengusulkan pembubaran 309 koperasi di daerah itu karena dinilai tidak aktif. Pengusulan ini dalam rangka penertiban koperasi di seluruh Indonesia.

Riauterkini-BENGKALIS- Pada tahun 2017 ini, sebanyak 309 koperasi di daerah ini yang tidak aktif bakal diusulkan Dinas Koperasi , Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Bengkalis untuk dibubarkan.

Rencana pembubaran tersebut tertuang dalam pengumuman Diskop UKM Kabupaten Bengkalis Nomor: 518/DISKO-UKM/PK/IX/2017/369, yang langsung ditandatangani Kepala Diskop UKM, H. Tuah Hasrun Saily.

309 koperasi yang tidak aktif yang diusulkan dibubarkan tersebut terdiri dari 164 di Kecamatan Mandau, 97 di Bengkalis, 10 di Siakkecil dan 38 di Bukitbatu.

Pengusulan dalam rangka penertiban koperasi di seluruh Indonesia. Sebagai tindak lanjut kebijakan reformasi perkoperasian Kementerian Koperasi, UKM Republik Indonesia.

“Untuk penataan terhadap koperasi yang aktif dan tidak aktif, baik dari aspek kelembagaan, organisasi maupun kegiatan usahanya sebagaimana diamanahkan dalam Pasal 46 huruf b Undang-Undang Nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian, pembubaran koperasi dapat dilakukan berdasarkan Keputusan Pemerintah,” jelas Tuah, dalam pengumuman tersebut, sebagaimana dikutip Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Johansyah Syafri, Senin, 27 November 2017.

Pembubaran oleh Pemerintah sebagaimana dalam Pasal 46 huruf b itu, imbuhnya, dilakukan apabila terdapat bukti bahwa koperasi yang bersangkutan tidak memenuhi ketentuan peraturan perundang-undang di bidang perkoperasian.

Dalam pengumuman yang juga ditembuskan kepada Deputi Kelembagaan dan Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi, UKM tersebut, Tuah menjelaskan mekanisme pembubarannya, yaitu;

*Pertama*, pendataan koperasi tidak aktif yang akan diusulkan untuk dibubarkan dilakukan oleh Kepala UPT Pemberdayaan Koperasi Kecamatan bersama petugas PPKL Kecamatan.

“Data Koperasi tidak aktif yang akan dibubarkan dapat dilihat pada papan pengumuman di Kantor Dinas Koperasi, UKM Kabupaten Bengkalis, Kantor Dinas/Badan Lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Kantor UPT Pemberdayaan Koperasi Kecamatan, dan Kantor Camat Bengkalis, Bantan, Bukit Batu, Siak Kecil, dan Mandau serta Kantor Kepala Desa dan Kelurahan,” jelasnya.

*Kedua*, rapat teknis rencana pembubaran koperasi tingkat Kecamatan dengan peserta panitia penyelesai pembubaran koperasi, Kepala UPT Pemberdayaan Koperasi, PPKL Kecamatan, unsur Kecamatan, dan unsur Desa/Kelurahan yang dilaksanakan Oktober hingga November 2017.

*Ketiga*, hasil pembahasan pada rapat teknis rencana pembubaran koperasi, Tim Penyelesai Pembubaran Koperasi menyampaikan hasilnya kepada Bupati Bengkalis. Selanjutnya, Bupati Bengkalis akan menetapkan usulan rencana pembubaran koperasi melalui surat keputusan Bupati.

Keempat, surat keputusan Bupati Bengkalis tentang rencana usulan Pembubaran koperasi beserta dokumen persyaratan pendukung lainnya akan disampaikan ke Kementerian Koperasi, UKM pada awal Desember 2017.

*Kelima*, sesuai dengan kewenangan yang dimiliki Kementerian Koperasi UKM, melaui Deputi Bidang Kelembagaan akan meneliti proses usulan Pembubaran koperasi yang diajukan panitia penyelesai pembubaran koperasi Dinas Koperasi, UKM Kabupaten Bengkalis.

“Selanjutnya akan ditetapkan keputusan pengesahan pembubaran koperasi melalui surat Keputusan Menteri Koperasi, UKM tentang Pembubaran Koperasi,” terangnya.

*Keenam*, pengajuan keberatan tertulis hanya dapat dilakukan oleh pihak koperasi yang nama, Badann Hukum, tanggal, dan alamat sesuai lampiran Surat Keputusan Menteri Koperasi dan UKM tentang Pembubaran Koperasi melalui dinas koperasi, UKM Kabupaten Bengkalis untuk diteruskan kepada Menteri Koperasi, UKM cq Deputi Bidang Kelembagaan dengan melampirkan surat permohonan keberatan dari koperasi yang dibubarkan dan dilengkapi dengan laporan pelakanaan RAT 2 (dua) tahun terakhir.

“Pengajuan keberatan oleh koperasi yang dibubarkan dilakukan dalam jangka waktu paling lambat 6 (enam) bulan terhitung sejak keputusan ditetapkan/diterima. Pengajuan keberatan tertulis dapat juga disampaikan pada kegiatan rapat teknis pembubaran koperasi tingkat Kecamatan. Terhadap keberatan pengurus membuat penyataan keberatan secara tertulis dengan melampirkan laporan pelaksanaan RAT 2 (dua) tahun terahir,” pungkas Tuah dalam pengumuman tertanggal 30 Oktober 2017 tersebut.***(dik/rls)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pemkab Kuansing Goda Wisatawan Bukit Tinggi Saksikan Pacu Jalur 2019
- Maksimalkan Usaha, 72 Pengelola KUBE di Bengkalis Ikuti Bimbingan Manajemen
- Beri Layanan Terbaik, Bengkel AHASS Kembali Raih SQ Award
- Tiket Pesawat Naik, Juga Picu Meningkatnya Warga Mengurus Paspor di Imigrasi Bengkalis
- Penjelasan Disnakbu Rohul Soal Anjloknya Harga Sawit
- Asisten I Ditunjuk Jadi Ketua Pansel Dirut BRK
- Semester I 2019, RFB Bukukan Pertumbuhan Kinerja
- Cabe Mahal di Kuansing karena Petani Masuki Masa Paceklik
- Dengan Antrean Online, MPP Berikan Kemudahan Pengurusan Paspor
- Tempati Pasar Modern Telukkuantan, Pedagang Gelar Syukuran
- Kuartal I 2019, Pertumbuhan Ekonomi Riau Meningkat
- Mahalnya Harga Cabe Bikin Pusing Ibu-ibu di Kuansing
- Tingkat Kreativitas IRT, DKP Pekanbaru Gelar Lomba Cipta Menu Non Beras
- Terpicu Tipisnya Stok, Harga Cabe dan Ayam Merangkak Naik
- Kelengkapan Fasilitas Hampir Tuntas, Pengoperasian Pasar Modern Telukkuantan Besok
- Penerimaan Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rohul Jaya Diperpanjang
- Besok, DPP Apkasindo Periode 2019-2024 Dikukuhkan
- H-2, Pasar Modern Talukkuantan Siap Tampung Pedagang
- FIFGROUP Grebeg Pekanbaru, Roadshow di Dua Pasar Tradisional
- PT Rifan Financindo Berjangka Gelar Pelatihan untuk Wartawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com