Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 September 2018 09:31
Dipimpin Eddy Tanjung, Banyak Tokoh Masuk Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga di Riau

Sabtu, 22 September 2018 09:25
Besok, Ratusan Pembalapl Ramaikan Bhayangkara Bengkalis Adventure 2 di Duri

Sabtu, 22 September 2018 07:19
Kedatangan H Salim Segaf Al-Jufri Disambut Antusias Masyarakat Kampar

Jum’at, 21 September 2018 20:26
Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor

Jum’at, 21 September 2018 19:10
KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri

Jum’at, 21 September 2018 18:57
Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok

Jum’at, 21 September 2018 18:53
Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar

Jum’at, 21 September 2018 18:41
Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri

Jum’at, 21 September 2018 17:27
Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat

Jum’at, 21 September 2018 17:23
Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Januari 2018 14:25
Sebagian ADK 2016-2017 di Siak Masih Belum Dibayar

Alokasi Dana Kampung tahun anggaran 2016 dan 2017 hingga saat ini masih ada yang belum dibayarkan. Ini disebabkan terlambatnya Pusat mentransfer dana itu ke kas daerah.

Riauterkini-SIAK- Penyaluran Alokasi Dana Kampung (ADK) di Kabupaten Siak tahun anggaran 2016 dan 2017, ternyata masih belum dibayarkan keseluruhannya atau 100% oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, karena keterlambatan dana trasfer dari Pemerintah Pusat. Diketahui bahwa untuk ADK anggaran 2016, sudah ditransfer Pusat di akhir Desember 2017, dan baru akan dibayarkan di awal 2018 ini.

Rabu (10/1/18), Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Siak Yan Prana Jaya dan Kabid Pembiayaan BKD, menjelaskan bahwa untuk ADK 2016 telah disalurkan sampai dengan tahap 2 pada tahun anggaran 2016, sedangkan tahap 3 tidak dapat disalurkan karena transfer dana bagi hasil triwulan 4 pada tahun anggaran 2016 tidak disalurkan oleh pemerintah pusat.

Selanjutnya dana bagi hasil triwulan 4 tahun 2016 tersebut telah ditransfer pemerintah pusat pada 27 Desember tahun anggaran 2017 dan dari total dana yang ditransfer tersebut, Pemkab Siak akan menyalurkan sebesar 10 % untuk ADK pada awal tahun anggaran 2018.

Untuk ADK tahun anggaran 2017 yang belum disalurkan adalah ADK tahap 3, karena transfer dana bagi hasil untuk triwulan 4 belum disalurkan Pemerintah Pusat, sehingga Pemkab Siak juga belum bisa menyalurkan dana ADK tahap 3 tersebut. Dana tersebut akan disalurkan Pemerintah Pusat pada akhir tahun anggaran 2018 untuk kurang bayar triwulan 4 tahun anggaran 2017.

"Tunda bayar karena dana belum ditrasfer Pusat, dan apabila dana bagi hasil sudah dibayarkan Pusat, maka 10% nya untuk ADK dan langsung kita salurkan," ujar Kabid Pembiayaan.

Selain itu dikatakan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK) Siak Yurnalis, bahwa untuk dana tunda bayar di 2016 sekitar Rp8,8 miliar, dan untuk di 2017 sekitar Rp30 miliar.

Sementara itu keterangan Ketua APDESI Siak Juprianto kepada riauterkini.com bahwa, dengan adanya tunda bayar ini tentunya akan berpengaruh dalam sistem pemerintahan desa.

"Dari dana ADK itu ada honor Muazin masjid, guru honor MDA, guru Taman Kanak-kanak, Ketua Rukun Tetangga, Ketua Rukun Warga, dan ada juga biaya operasional dan biaya alat tulis. Jadi karena dana belum dibayarkan, ya!! terpaksa mereka belum dapat honor," terang Juprianto.***(vila)

Loading...


Berita lainnya..........
- Tingkatkan Kualitas,
30 Petugas RSUD Bengkalis Digembleng Pelatihan Komunikasi Efektif

- Turlap, Bapenda Pekanbaru Temukan Banyak Tunggakan Pajak Restoran
- Tata Tapal Batas, PMD Bengkalis Gandeng BIG 
- Pengangguran di Kuansing Meningkat di Era Bupati Mursini
- Genjot Pencapaian PAD 2018, Bapenda Pekanbaru Turlap Datangi WP
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun 
- Menggunakan Dana DAK, PDAM Bengkalis akan Bangun 100 SR
- Perkuat Bergaining, Bupati Kampar Ingin Tingkatkan Modal di PT Bank Riaukepri
- LPG 3 Kg Langka, Ketua DPRD Rohul Minta Bupati Tak Tinggal Diam
- Sulit Dapatkan LPG 3 Kg,
Seorang ‎Warga Tandun Mengamuk di Pangkalan, Disperindag Rohul "Turun Gunung"

- Iropin Riau Gelar Pemeriksaan dan Edukasi Gratis Mata
- Jaga Kemitraan dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Aspekpir Indonesia Lantik dan Kukuhkan DPP
- Menhub dan Gubri Tinjau Pelabuhan Sungai Duku
- ‎Pemkab Rohul Buka 278 Formasi CPNS 2018, Pendaftaran Online Mulai 26 September
- Masih Banyak ‎Kontraktor di Rohul Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketengakerjaan
- Bisa Membaca Kapasitas di RS,
BPJS Kesehatan Lakukan Uji Coba Rujukan Online Tahap Ketiga bagi Peserta JKN-KIS

- Peran NGO dalam Pertumbuhan Perkebunan Sawit
- Komisi V DPRD Riau Sayangkan Tunggakan Utang BPJS ke RSUD Arifin Ahmad
- Bapenda Pekanbaru Lakukan Penilaian Individual PBB di TransMart
- Pekan ini Harga Bahan Pokok Stabil di Pasar Rakyat Telukkuantan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com