Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Januari 2018 13:30
Pasca Kebakaran, SMP 4 Pekanbaru Sementara Diliburkan

Jum’at, 19 Januari 2018 13:26
Mulai Dilelang, Dua Fly Over di Jalan Soeta Ditargetkan Tuntas Akhir 2018

Jum’at, 19 Januari 2018 13:22
Gubri dan Dirut PT SIR Teken MoU Penyerahan Jalan Perkebunan

Jum’at, 19 Januari 2018 10:41
Suyatno ‘Termiskin’,
Kekayaan Andi Bertambah Rp17 Miliar dalam 5 Tahun


Jum’at, 19 Januari 2018 10:40
Bupati Kuansing Lantik 68 Kepala Desa

Jum’at, 19 Januari 2018 08:57
Korban Teman Facebook, Gadis di Pelalawan Diperkosa di Kebun Sawit

Jum’at, 19 Januari 2018 08:09
Jelang Dini Hari, SMPN 4 Pekanbaru Terbakar

Jum’at, 19 Januari 2018 07:40
Bersepeda Ontel, Bupati Siak Resmikan Agrowisata di Persawahan Bungaraya

Jum’at, 19 Januari 2018 07:37
Puluhan Pedagang Pasar Panglima Gedang Protes Kebijakan Wako Dumai

Jum’at, 19 Januari 2018 07:34
Masyarakat Bukit Nenas, Dumai Resahkan Beruang Hutan Berkeliaran

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Januari 2018 14:25
Sebagian ADK 2016-2017 di Siak Masih Belum Dibayar

Alokasi Dana Kampung tahun anggaran 2016 dan 2017 hingga saat ini masih ada yang belum dibayarkan. Ini disebabkan terlambatnya Pusat mentransfer dana itu ke kas daerah.

Riauterkini-SIAK- Penyaluran Alokasi Dana Kampung (ADK) di Kabupaten Siak tahun anggaran 2016 dan 2017, ternyata masih belum dibayarkan keseluruhannya atau 100% oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, karena keterlambatan dana trasfer dari Pemerintah Pusat. Diketahui bahwa untuk ADK anggaran 2016, sudah ditransfer Pusat di akhir Desember 2017, dan baru akan dibayarkan di awal 2018 ini.

Rabu (10/1/18), Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Siak Yan Prana Jaya dan Kabid Pembiayaan BKD, menjelaskan bahwa untuk ADK 2016 telah disalurkan sampai dengan tahap 2 pada tahun anggaran 2016, sedangkan tahap 3 tidak dapat disalurkan karena transfer dana bagi hasil triwulan 4 pada tahun anggaran 2016 tidak disalurkan oleh pemerintah pusat.

Selanjutnya dana bagi hasil triwulan 4 tahun 2016 tersebut telah ditransfer pemerintah pusat pada 27 Desember tahun anggaran 2017 dan dari total dana yang ditransfer tersebut, Pemkab Siak akan menyalurkan sebesar 10 % untuk ADK pada awal tahun anggaran 2018.

Untuk ADK tahun anggaran 2017 yang belum disalurkan adalah ADK tahap 3, karena transfer dana bagi hasil untuk triwulan 4 belum disalurkan Pemerintah Pusat, sehingga Pemkab Siak juga belum bisa menyalurkan dana ADK tahap 3 tersebut. Dana tersebut akan disalurkan Pemerintah Pusat pada akhir tahun anggaran 2018 untuk kurang bayar triwulan 4 tahun anggaran 2017.

"Tunda bayar karena dana belum ditrasfer Pusat, dan apabila dana bagi hasil sudah dibayarkan Pusat, maka 10% nya untuk ADK dan langsung kita salurkan," ujar Kabid Pembiayaan.

Selain itu dikatakan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK) Siak Yurnalis, bahwa untuk dana tunda bayar di 2016 sekitar Rp8,8 miliar, dan untuk di 2017 sekitar Rp30 miliar.

Sementara itu keterangan Ketua APDESI Siak Juprianto kepada riauterkini.com bahwa, dengan adanya tunda bayar ini tentunya akan berpengaruh dalam sistem pemerintahan desa.

"Dari dana ADK itu ada honor Muazin masjid, guru honor MDA, guru Taman Kanak-kanak, Ketua Rukun Tetangga, Ketua Rukun Warga, dan ada juga biaya operasional dan biaya alat tulis. Jadi karena dana belum dibayarkan, ya!! terpaksa mereka belum dapat honor," terang Juprianto.***(vila)

Loading...


Berita lainnya..........
- Gubernur Riau Wajibkan Semua Perusahaan Terapkan K3
- Mulai Lelang Kegiatan 2018,,
BLP Setdakab Rohul Sudah Tuntaskan Pengumuman RUP

- Jadi Atasan,
Perempuan Ini Selalu Tempatkan Diri sebagai Teman dan Ibu

- Baru 50 Persen ASN Pekanbaru Miliki Smart Card
- Utang Obat RSUD Rohul Rp5,3 Miliar Akan Diaudit Inspektorat
- Sebagian ADK 2016-2017 di Siak Masih Belum Dibayar
- Tuntut Pembayaran Kerja,
Sekdako Pekanbaru Temui Belasan Kontraktor

- Belajar Trik Jitu Tingkatkan PAD,
Anggota Dewan Kampar Kunjungi Bapenda Pekanbaru

- 21 Sub Kontraktor Alat Berat di IKPP Diduga Tak Bayar Pajak
- 4 Proyek di Dinas PUPR Pelalawan 2017 tak Tuntas
- Berlaga di Liga Dangdut Indonesia,
Alfarizi Si Putra Tandun Ini Promosikan Wisata Rohul

- Sejumlah Karyawan EMP Bentu Desak Manajemen Bayarkan Hak Mereka
- Pelaksanaan Kurang Pas,
DPMD Bengkalis Evaluasi Pelaksanaan Rakordes

- Ambil Peran Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, PT RAPP Lakukan Banyak Terobosan
- Momen Natal dan Tahun Baru, Trafik Layanan Data Telkomsel Naik 42 Persen
- 2017, UPT Disnaker Bengkalis Terima Tiga Pengaduan Fatal dari Pekerja
- Ratusan PKL Diminta Pindah,
Pasar Higinis Pekanbaru Siap Difungsikan

- Uang Jasa Medis ‎Terlambat Dibayar,
Komite Dokter dan Perawat RSUD Rohul Sempat Ancam Mogok

- Rp65 Miliar ADD untuk 136 Desa di Bengkalis TA 2017 Tunda Bayar
- Pembayaran Denda E-Tilang Harus di BRI, Kejari Rohul Akan Sediakan Ruangan Petugas dan EDC


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.91.16.95
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com