Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 18 Desember 2018 18:42
Minta Aset Disita Sementara, PN Pekanbaru Gelar Pemeriksaan Setempat Prime Park

Selasa, 18 Desember 2018 18:02
Triwulan III 2018, Ekonomi Riau Tumbuh 2,98 Persen

Selasa, 18 Desember 2018 17:56
Korupsi Dana Penanggulangan Karlahut,
Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Stafnya Dihukum 15 dan 14 bulan


Selasa, 18 Desember 2018 17:50
Tahun Ini, DPRD Kuansing Sahkan Dua Perda

Selasa, 18 Desember 2018 17:45
Sidak, Komisi V DPRD Riau Temukan Banyak TKA di PT Indah Kiat Dapat Fasilitas Mewah

Selasa, 18 Desember 2018 17:40
Alami Kecelakaan,
Dua Tersangka Pembawa Narkoba Ditangkap Aparat Polres Kuansing


Selasa, 18 Desember 2018 17:31
Belasan Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati Pelalawan

Selasa, 18 Desember 2018 17:03
Bawa 2 Kilogram Shabu, WN Malaysia Diringkus Polres Rohul

Selasa, 18 Desember 2018 16:59
‎Kanwil Kemenkumham Riau Belum Ada Rencana Tambah Kamar dan Blok di Lapas Pasirpangaraian

Selasa, 18 Desember 2018 16:56
10 Hari Kebanjiran,
Masyarakat Buluh Cina Kecewa dengan Wakilnya di DPRD Riau


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Januari 2018 16:29
Utang Obat RSUD Rohul Rp5,3 Miliar Akan Diaudit Inspektorat

RSUD Rohul memiliki utang obat sebesar Rp5,3 miliar Akan segera diaudit Inspektorat menyusul adanya pembengkakan utang.

Riauterkini-‎PASIRPANGARAIAN- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), melalui Kantor Inspektorat akan melakukan audit investigasi utang obat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul yang dinilainya sekira Rp5,3 miliar.

Audit investigasi dilakukan menyusul adanya pembengkakan utang RSUD Rohul terhadap pihak distributor obat yang dinilai tidak wajar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rohul Ir. Damri Harun mengatakan langkah audit investigasi keuangan RSUD Rohul harus dilakukan, sebab ada utang obat RSUD mencapai Rp 5,3 miliar dan dianggap tidak biasa.

Damri mengaku Pemkab Rohul pernah‎ menganggarkan pembayaran utang RSUD Rohul tahun 2015 pada APBD 2016. Namun, manajemen RSUD selama ini tidak menyampaikan kondisi finansial yang terjadi kepada pemerintah daerah atau Tim Anggaran Pemerintah Daerah atau TPAD.

Sekda Rohul mengaku sudah perintahkan pihak Inspektorat untuk melakukan audit investigasi utang RSUD Rohul.

"Dari situ nanti kita tahu dimana datangnya utang, kemudian waktu kemarin mengapa tidak disampaikan saat pembahasan APBD 2018," kata Damri kepada wartawan, Rabu (10/1/2018).‎

Dengan dilakukan audit investigasi terhadap RSUD Rohul, Damri berharap akan ditemukan 'benang merah' soal carut marutnya sistem pengelolaan RSUD Rohul, apakah manajemen yang memang tidak mampu mengelola keuangan dengan baik, atau ada faktor lain.

Diakuinya, setiap tahun Pemkab Rohul melakukan pembahasan APBD, namun tidak disampaikan. Namun yang tahu kondisi keuangan RSUD Rohul adalah manajemen.

"Jika pemasukan dan pengeluaran tidak seimbang, itukan bisa disupport dari APBD. Tapi selama inikan RSUD menyatakan cukup, sehingga kita tidak suport dari APBD," ujar Damri.‎

Ditanya apa solusi Pemkab Rohul terkait utang obat RSUD Rohul, Damri mengatakan Pemkab Rohul tetap menunggu hasil audit investigasi. Meski demikian, pembayaran utang RSUD tidak bisa dilakukan di APBD 2018, sebab sudah disahkan pada akhir 2017.

Damri mengimbau manajemen RSUD Rohul untuk memaksimalkan peralatan dan sarana yang ada, dalam rangka melayani masyarakat yang membutuhkan pengobatan di RSUD.

Bukan itu saja, Pemkab Rohul juga akan mengevaluasi keberadaan 536 tenaga medis di RSUD Rohul, termasuk tenaga honor atau kontrak yang diduga menjadi salah satu sebab besarnya operasional RSUD yang telah berstatus Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) tersebut.

Damri mengaku dirinya sudah perintahkan Asisten 3 Setdakab Rohul mengevaluasi tenaga kerja di RSUd Rohul, apakah melebihi kapasitas atau kekurangan.

"Kalau melebihi akan kita sebar ke Puskesmas yang masih membutuhkan, sehingga penerimaan BLUD di RSUD bisa dimaksimalkan untuk pelayanan masyarakat," tandas Sekda Rohul Damri Harun.***(zal)

Loading...


Berita lainnya..........
- Triwulan III 2018, Ekonomi Riau Tumbuh 2,98 Persen
- Dikunjungi Tim KARS, Sekda Yakin RSUD Rohul Bisa Terakreditasi Paripurna
- Proyek Pasar Induk Molor, Pemko Pekanbaru Pastikan Nihil Sanksi untuk Kontraktor
- KUBE Bengkalis Terbaik 10 Besar Nasional
- Kelola Sumur Tua,
Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Inhu Tetap Berkontribusi di CSR Terpadu

- PT Nagamas Palmoil Lestari Gelar Pasar Murah Minyak Goreng di Buluh Kasap
- Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron
- Inhil Dinobatkan sebagai Kabupaten dengan Pembinaan KUR Terbaik
- SKK Migas-EMP Santuni Anak Yatim Sebelum Lakukan Pengeboran di MSBY-03
- Hanya di Duri, Bengkalis, Proyek Siluman Bertebaran Tanpa Keterangan
- Capacity Bulding BI untuk Jurnalis, Bahas Perlunya Pergeseran Rantai Pasok Global
- RSUD Telukkuantan Upayakan Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan
- PT. CPI Luncurkan Program Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja
- MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah
- BUMD Bakal Padukan Gerai Makan Pelalawan Bakal dengan Lapangan Futsal
- 2019 Keuangan Membaik, Pengetatan Anggaran Pemprov Riau Lebih longgar
- Kontrak Kerjasama Dua PLTD di Kabupaten Rohul Segera Diperpanjang
- Kelola 844 Hektar Lahan di Luar HGU di Pelalawan, Komisi II DPRD Riau Sebut PT SBP Nakal
- Januari, MPP di Pekanbaru Segera Hadir dengan 18 Tenant
- HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com