Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 September 2018 09:31
Dipimpin Eddy Tanjung, Banyak Tokoh Masuk Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga di Riau

Sabtu, 22 September 2018 09:25
Besok, Ratusan Pembalapl Ramaikan Bhayangkara Bengkalis Adventure 2 di Duri

Sabtu, 22 September 2018 07:19
Kedatangan H Salim Segaf Al-Jufri Disambut Antusias Masyarakat Kampar

Jum’at, 21 September 2018 20:26
Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor

Jum’at, 21 September 2018 19:10
KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri

Jum’at, 21 September 2018 18:57
Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok

Jum’at, 21 September 2018 18:53
Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar

Jum’at, 21 September 2018 18:41
Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri

Jum’at, 21 September 2018 17:27
Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat

Jum’at, 21 September 2018 17:23
Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Januari 2018 16:29
Utang Obat RSUD Rohul Rp5,3 Miliar Akan Diaudit Inspektorat

RSUD Rohul memiliki utang obat sebesar Rp5,3 miliar Akan segera diaudit Inspektorat menyusul adanya pembengkakan utang.

Riauterkini-‎PASIRPANGARAIAN- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), melalui Kantor Inspektorat akan melakukan audit investigasi utang obat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul yang dinilainya sekira Rp5,3 miliar.

Audit investigasi dilakukan menyusul adanya pembengkakan utang RSUD Rohul terhadap pihak distributor obat yang dinilai tidak wajar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rohul Ir. Damri Harun mengatakan langkah audit investigasi keuangan RSUD Rohul harus dilakukan, sebab ada utang obat RSUD mencapai Rp 5,3 miliar dan dianggap tidak biasa.

Damri mengaku Pemkab Rohul pernah‎ menganggarkan pembayaran utang RSUD Rohul tahun 2015 pada APBD 2016. Namun, manajemen RSUD selama ini tidak menyampaikan kondisi finansial yang terjadi kepada pemerintah daerah atau Tim Anggaran Pemerintah Daerah atau TPAD.

Sekda Rohul mengaku sudah perintahkan pihak Inspektorat untuk melakukan audit investigasi utang RSUD Rohul.

"Dari situ nanti kita tahu dimana datangnya utang, kemudian waktu kemarin mengapa tidak disampaikan saat pembahasan APBD 2018," kata Damri kepada wartawan, Rabu (10/1/2018).‎

Dengan dilakukan audit investigasi terhadap RSUD Rohul, Damri berharap akan ditemukan 'benang merah' soal carut marutnya sistem pengelolaan RSUD Rohul, apakah manajemen yang memang tidak mampu mengelola keuangan dengan baik, atau ada faktor lain.

Diakuinya, setiap tahun Pemkab Rohul melakukan pembahasan APBD, namun tidak disampaikan. Namun yang tahu kondisi keuangan RSUD Rohul adalah manajemen.

"Jika pemasukan dan pengeluaran tidak seimbang, itukan bisa disupport dari APBD. Tapi selama inikan RSUD menyatakan cukup, sehingga kita tidak suport dari APBD," ujar Damri.‎

Ditanya apa solusi Pemkab Rohul terkait utang obat RSUD Rohul, Damri mengatakan Pemkab Rohul tetap menunggu hasil audit investigasi. Meski demikian, pembayaran utang RSUD tidak bisa dilakukan di APBD 2018, sebab sudah disahkan pada akhir 2017.

Damri mengimbau manajemen RSUD Rohul untuk memaksimalkan peralatan dan sarana yang ada, dalam rangka melayani masyarakat yang membutuhkan pengobatan di RSUD.

Bukan itu saja, Pemkab Rohul juga akan mengevaluasi keberadaan 536 tenaga medis di RSUD Rohul, termasuk tenaga honor atau kontrak yang diduga menjadi salah satu sebab besarnya operasional RSUD yang telah berstatus Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) tersebut.

Damri mengaku dirinya sudah perintahkan Asisten 3 Setdakab Rohul mengevaluasi tenaga kerja di RSUd Rohul, apakah melebihi kapasitas atau kekurangan.

"Kalau melebihi akan kita sebar ke Puskesmas yang masih membutuhkan, sehingga penerimaan BLUD di RSUD bisa dimaksimalkan untuk pelayanan masyarakat," tandas Sekda Rohul Damri Harun.***(zal)

Loading...


Berita lainnya..........
- Tingkatkan Kualitas,
30 Petugas RSUD Bengkalis Digembleng Pelatihan Komunikasi Efektif

- Turlap, Bapenda Pekanbaru Temukan Banyak Tunggakan Pajak Restoran
- Tata Tapal Batas, PMD Bengkalis Gandeng BIG 
- Pengangguran di Kuansing Meningkat di Era Bupati Mursini
- Genjot Pencapaian PAD 2018, Bapenda Pekanbaru Turlap Datangi WP
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun 
- Menggunakan Dana DAK, PDAM Bengkalis akan Bangun 100 SR
- Perkuat Bergaining, Bupati Kampar Ingin Tingkatkan Modal di PT Bank Riaukepri
- LPG 3 Kg Langka, Ketua DPRD Rohul Minta Bupati Tak Tinggal Diam
- Sulit Dapatkan LPG 3 Kg,
Seorang ‎Warga Tandun Mengamuk di Pangkalan, Disperindag Rohul "Turun Gunung"

- Iropin Riau Gelar Pemeriksaan dan Edukasi Gratis Mata
- Jaga Kemitraan dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Aspekpir Indonesia Lantik dan Kukuhkan DPP
- Menhub dan Gubri Tinjau Pelabuhan Sungai Duku
- ‎Pemkab Rohul Buka 278 Formasi CPNS 2018, Pendaftaran Online Mulai 26 September
- Masih Banyak ‎Kontraktor di Rohul Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketengakerjaan
- Bisa Membaca Kapasitas di RS,
BPJS Kesehatan Lakukan Uji Coba Rujukan Online Tahap Ketiga bagi Peserta JKN-KIS

- Peran NGO dalam Pertumbuhan Perkebunan Sawit
- Komisi V DPRD Riau Sayangkan Tunggakan Utang BPJS ke RSUD Arifin Ahmad
- Bapenda Pekanbaru Lakukan Penilaian Individual PBB di TransMart
- Pekan ini Harga Bahan Pokok Stabil di Pasar Rakyat Telukkuantan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com