Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Mei 2018 18:14
Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik

Selasa, 22 Mei 2018 18:09
Tertibkan 'Pengaku' Miskin, Dinsos Bengkalis Diterjunkan 280 Petugas Verifikasi Data

Selasa, 22 Mei 2018 18:06
DPRD Riau Sayangkan Pemberhentian Sementara Program GISA

Selasa, 22 Mei 2018 18:03
Korupsi Dana Desa, Mantan Camat di Kampar Diadili

Selasa, 22 Mei 2018 18:01
Selama Ramadhan, Cawagubri Edy Nasution Safari Ramadhan ke Masjid

Selasa, 22 Mei 2018 17:58
Tak Ingin Masyarakat Nyebrang Bayar Pakai Pompong, Andi Rachman Komit Bangun Jembatan Dusun Sukajadi-Kuala Cinaku

Selasa, 22 Mei 2018 16:45
Melalui Seminar, Prodi Manajemen dan Akuntasi UPP Gali Potensi UMKM di Kabupaten Rohul

Selasa, 22 Mei 2018 16:42
Ramadhan dan Sambut Idul Fitri,
Pemkab Bengkalis Rencanakan Tambah Armada Roro dan Terbitkan Maklumat


Selasa, 22 Mei 2018 16:39
Terkesan dengan Program Rumah Layak Huni, Warga Kuala Cenaku Siap Coblos Nomor 4

Selasa, 22 Mei 2018 16:36
Gelapkan Mobil, Pamen Polda Riau Dilaporkan ke Propam

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 Pebruari 2018 11:49
5 Ribu Hektare Padi di Pelalawan Mulai Musim Panen

Kabupaten Pelalawan diyakini tidak kesulitan beras. Lebih 5 ribu hektare padi mulai memasuki masa penen.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Dinas Pertanian (Distan) kabupaten Pelalawan menetapkan bulan Februari 2018 mendatang sebagai puncak panen padi. Diperkirakan lima ribuan hektar padi siap di panen. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pelalawan, Ir. Syahfalefi. M.Si kepada riauterkini.com Rabu (7/2/18).

Menurut penuturannya, Pulau Mendol, Kecamatan Kuala Kampar sebagai kawasan padi di kabupaten Pelalawan sedang melakukan panen padi pada musim panen Januari-Maret yang puncaknya akan dilakukan pada Februari ini.

"Diperkirakan puncak panen padi musim ini, pada bulan Februari ini," tegas Syahfalevi.

Puncak panen ini, kata Syahfalevi berkat dukungan semua pihak, sehingga pada tahun 2017 mengalami peningkatan luas tanam seluas 5 ribu hektar.

"Dengan luasan 5000 hektar diperkirakan produksi semakin meningkat karena adanya pertambahan luas tanam dan penggunaan benih unggul yang merupakan sinerginya program pemerintah pusat dan daerah, dari hasil sementara rata-rata produktivitas mencapai 5,2 ton hektar," tandasnya.***(feb)

Loading...


Berita lainnya..........
- Ramadhan dan Sambut Idul Fitri,
Pemkab Bengkalis Rencanakan Tambah Armada Roro dan Terbitkan Maklumat

- Angka Rasionalisasi Anggaran Berkisar Rp1,2 sampai Rp17 Triliun Belum Dipastikan
- Penukaran Uang, BI Siapkan Rp4,7 Triliun
- BP POM Riau Sebut Makanan dan Minuman di Bangkinang Aman dari Bahan Berbahaya
- Dewan: Pasar Ramadan Jangan Ganggu Aktivitas Lalin
- BPKAD Tunggu Juknis Gaji ke-14 ASN dan Anggota DPRD
- Dinasker Riau Bersiap Buka Posko Pengaduan THR
- PT AA Bongkar Pondok di Lahan yang Dikuasai Warga
- Bank Riau Kepri Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan
- 5 Kabupaten di Riau Terima Ribuan Paket Gizi dari PT RAPP
- Triwulan I 2018, Pupuk Jadi Komoditi Impor Riau Terbesar
- Selama Bulan Suci Ramadhan, Jam Pelayanan di Kantor Samsat Rohul tidak Berubah
- Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H/2018 M,
PLN Bengkalis Kerahkan 'Pasus' Minimalisir Gangguan dan Pemadaman

- Sediakan Makanan Khas Rohul,
88 Lapak Pasar Ramadhan di Kelurahan Pasirpangaraian‎ Terisi Penuh

- Tanam Bibit Padi Sidenuk di Kampar, Kemenristekdikti Patok Target 12 Ton Sehektar
- PT Tasmapuja Bangunkan Gedung PDTA Warga Pinatan, Desa Kampar
- Kong Djie Coffee & Resto Siap jadi Pilihan Wista Kuliner di Pekanbaru
- Harga TBS di Riau Naik Sepekan ke Depan
- Sambut Ramadan, Disdalduk KB Gelar Makan Bersama dan Saling Bermaafan
- Edukasi Mahasiswa, Pertamina Ajak Mahasiswa Riau Kenali Energi Negeri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com