Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Pebruari 2019 06:06
Pagi ini Dilantik Presiden, Gubri dan Wagubri Bersiap Syukuran di TMIi

Selasa, 19 Pebruari 2019 21:16
Tahun 2020 Pembangunan di Kampar Masih Diarahkan untuk Peningkatan Infrastruktur

Selasa, 19 Pebruari 2019 20:09
Pungli Pengurusan Prona, Mantan Pejabat BPN Inhu Dituntut Jaksa Lima Tahun Penjara

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:37
Demokrat Bengkalis Perkuat Konsolidasi Tingkat Ranting

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:30
Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun Tipis

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:29
Bupati dan Wabup Inhil Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Kecamatan Enok

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:35
2019, DJP Riau Kepri Ditarget Rp 17,7 Triliun

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:21
Sekda Bengkalis Ingatkan ASN untuk Tingkatkan Kinerja

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:17
Waka DPRD Riau Sarankan Pujasera Pekanbaru Dijadikan Pasar Seni

Selasa, 19 Pebruari 2019 16:46
Tak Lagi Masuk Kalender Pariwisata,
Event Pacu Jalur Akan Berdampak Buruk Terhadap Perekonomian


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 Pebruari 2018 11:49
5 Ribu Hektare Padi di Pelalawan Mulai Musim Panen

Kabupaten Pelalawan diyakini tidak kesulitan beras. Lebih 5 ribu hektare padi mulai memasuki masa penen.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Dinas Pertanian (Distan) kabupaten Pelalawan menetapkan bulan Februari 2018 mendatang sebagai puncak panen padi. Diperkirakan lima ribuan hektar padi siap di panen. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pelalawan, Ir. Syahfalefi. M.Si kepada riauterkini.com Rabu (7/2/18).

Menurut penuturannya, Pulau Mendol, Kecamatan Kuala Kampar sebagai kawasan padi di kabupaten Pelalawan sedang melakukan panen padi pada musim panen Januari-Maret yang puncaknya akan dilakukan pada Februari ini.

"Diperkirakan puncak panen padi musim ini, pada bulan Februari ini," tegas Syahfalevi.

Puncak panen ini, kata Syahfalevi berkat dukungan semua pihak, sehingga pada tahun 2017 mengalami peningkatan luas tanam seluas 5 ribu hektar.

"Dengan luasan 5000 hektar diperkirakan produksi semakin meningkat karena adanya pertambahan luas tanam dan penggunaan benih unggul yang merupakan sinerginya program pemerintah pusat dan daerah, dari hasil sementara rata-rata produktivitas mencapai 5,2 ton hektar," tandasnya.***(feb)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun Tipis
- 2019, DJP Riau Kepri Ditarget Rp 17,7 Triliun
- Waka DPRD Riau Sarankan Pujasera Pekanbaru Dijadikan Pasar Seni
- Tak Lagi Masuk Kalender Pariwisata,
Event Pacu Jalur Akan Berdampak Buruk Terhadap Perekonomian

- P3K Pekanbaru Dilamar 263 Honorer K2
- Triwulan IV 2018, Industri Manufaktur Naik
- Vendor RS Pertamina Rekrutmen Naker Tak Lapor Disnakertrans Dumai
- Tanggapi Pengaduan,
Kepala UPT Parkir Mandau Datangi Sejumlah Jukir di Duri

- Libatkan Pemerintah Desa,
Bappeda Rohul Mutakhirkan Data Spasial Jalan Kabupaten

- CSR Bank Riau Kepri,
Masjid Raya Annur Provinsi Riau Terima 2.500 M2 Karpet Sajadah

- Hanya 3 KUD di Rokan Hulu yang Terima Bantuan Replanting Kebun Sawit Tahun 2018
- Pusat dan Daerah Terus Bersinergi Wujudkan Pembangunam Perumahan di Riau
- Riau Sudah Punya Embarkasi Haji Antara, Meranti Minta Dispensasi Langsung ke Batam
- Tower Disdukcapil Kuansing Disambar Petir, Pembuatan e-KTP Terhambat
- Berikan Edukasi Perbankan, BI Gandeng STAI Le Pekanbaru
- Ditutup Kembali Usai Peresmian,
PUPR Riau: Ini Semata Demi Keamanan Jembatan Siak IV dan Penggunanya

- Meriahkan Millenial Road Safety Festival Satlantas Polres Kuansing Sediakan Doorprize
- Laba Naik, PT BSP Bangun Gedung Permanen Lima Lantai
- 31 Tahun KSU Rejosari, Bermoda Rp94 Ribuan Kini Beromset Rp6,9 Miliar
- 40 Dump Truck Sudah Disiapkan untuk Uji Beban Jembatan Siak IV Nanti


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com