Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 17 Pebruari 2018 22:24
Ratusan Kader PDIP Riau Ikuti Rakerdasus Riau

Sabtu, 17 Pebruari 2018 21:49
Posko Loyalis Firdaus-Rusli di Duri, Bengkalis Dirusak OTK

Sabtu, 17 Pebruari 2018 21:19
Terpilih Secara Aklamasi, Nurdin Abdul Halim Nahkodai KB PII Riau 

Sabtu, 17 Pebruari 2018 20:57
Perdana di Sumatera,
Musisi Lintas Genre Kolaborasi Hadirkan Pekanbaru Rockin' Day


Sabtu, 17 Pebruari 2018 19:18
Bangkitkan Ekonomi Riau,
Lukman Edy Ingin Dirikan BUMD Perkebunan dan Konstruksi


Sabtu, 17 Pebruari 2018 19:12
Ikut Festival Perang Air,
Wisatawan Mancanegara Terus Berdatangan ke Selatpanjang


Sabtu, 17 Pebruari 2018 17:01
Dua Luka-luka,
Satu Unit Truk Molen Masuk Lubang Box di Halaman Kantor Camat Sail


Sabtu, 17 Pebruari 2018 16:54
Pemkab Kuansing DiimbauTepat Sasaran Salurkan Bibit Sawit

Sabtu, 17 Pebruari 2018 15:51
Kunjungi Ekowisata Pantai Solop,
Pjs Bupati Inhil Nyatakan Kalau Dikelola dengan Baik Mampu Angkat Ekonomi Masyarakat Tempatan


Sabtu, 17 Pebruari 2018 15:09
KPU Gelar Rekapitulasi Parpol, 2 Parpol Tak Memenuhi Syarat

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 Pebruari 2018 15:38
Jaga Kelestarian Budaya, Sejumlah Perempuan Siak Jadi Pengrajin Batik

CD PT RAPP memberikan pelatihan membantik dalam rangka meningkatkan kreativitas kaum perempuan di Siak. Acara ini digelar bekerja sama dengan Dekranasda setempat.

SIAK -Riauterkini- Menjaga kelestarian batik dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat agar menjadi pembatik handal dan berkualitas. Kewajiban tersebut tidak hanya dilakukan pemerintah, tapi juga perusahaan.

PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP)melalui Community Development (CD) bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) menggelar pelatihan membatik dalam rangka meningkatkan kreativitas ibu rumah tangga dan remaja. Pelatihan ini diikuti sebanyak 15 Ibu rumah tangga dan remaja selama lima hari, Rabu (7/2) sampai Minggu (10/2) di Gedung Wanita Kabupaten Siak.

Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi apresiasi atas peran PT RAPP sebagai penyelenggaraan pelatihan ini dan untuk para peserta bisa memanfaatkan waktu pelatihan sebaik mungkin, sehingga bermanfaat bagi peserta.

“Dengan adanya pelatihan ini mampu mengedukasi para pembatik akan nilai-nilai intrinsik yang terkandung dalam batik yang diproduksi. Diharapkan pelatihan ini bisa berkontribusi meningkatkan daya saing pengrajin batik di daerah, memicu kreativitas peluang usaha bagi masyarakat lokal, dan akhirnya mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang berdampak memakmurkan masyarakat daerah,” katanya pada Rabu (7/2).

Ia berharap kekayaan seni, budaya, dan alamnya, batik dan pewarnaan alam dari Siak diharapkan bisa terus berkembang.

"Suatu saat nanti bisa menjadi cinderamata khas andalan Siak,” ujarnya.

Direktur CD RAPP, Marzum menyampaikan kegiatan ini menjadi salah satu bagian PT RAPP dalam upaya untuk memberdayakan masyarakat. Tujuan pelatihan ini untuk pengetahuan dalam pembuatan batik, membuat peluang tenaga kerja di Kabupaten Siak, kemandirian untuk meningkatkan kesejateraan ekonomi keluarga.

“Pelatihan Membatik ini merupakan wujud kepedulian RAPP untuk memberi lebih baik kepada masyarakat daerah dengan berupaya menumbuh kembangkan daya saing para pengrajin batik berdasar kepada teknik pewarnaan alam yang sudah menjadi ciri khas batik Indonesia,” ujarnya.

Salah seorang peserta pelatihan membatik, Rohana, mengatakan sangat berminat untuk mengikuti pelatihan ini. Meski terkesan baru dan belum berpengalaman, namun ia optimis dapat menjadi seorang pembatik.

"Saya pernah melihat cara membuat batik lewat internet dan saya sangat tertarik belajar membatik, meskipun belum pernah mencoba tapi saya berharap bisa belajar banyak di pelatihan ini," ujar ibu rumah tangga asal Kecamatan Mempura Kabupaten Siak.***(rls)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pemkab Kuansing DiimbauTepat Sasaran Salurkan Bibit Sawit
- Gaikindo Klaim Permintaan Premium Berkurang karena Rekomendasi Industri Otomotif
- Masyarakat Keluhkan Tarif Parkir 'Siluman' di Duri
- Minim Pengawasan, PKL dan Parkir Liar di Pasar Pagi Arengka Kembali Marak
- Gelar Patroli, Satpol PP Meranti Tertibkan Jam Buka Warnet
- Harga Minyak Dunia Turun, Pertumbuhan Ekonomi Bengkalis Turun
- Gandeng Diskes PRiau, DPM-PTSP Pekanbaru Buka Stand Jamu Gratis
- Ditjend Perbendaharaan Puji Realisasi DAK Fisik Pemprov Riau
- Toleransi Pemko Pekanbaru pada Pedagang,
PKL Pasar Cik Puan Hanya Boleh Jualan Sampai Pukul 9 Pagi

- Gandeng Kejari, Bapenda Pekanbaru Segera Tindak WP Nakal
- 2017, Rp1,3 Triliun KUR Dinikmati 56 Ribu UMKM di Riau
- Disperindag Terus Rayu PKL Pindah ke Pasar Higenis
- Sepekan Jelang Imlek, Harga Cabai Berangsir Turun
- Promosikan Objek Wisata Titik Nol Pekanbaru, Dinas Pariwisata Gelar Sejumlah Event
- Bayar Proyek Fisik 100 Persen,
Pemkab Bengkalis Pelajari Kembali Rekomendasi Camat

- Dua Perusahaan Nunggak Pajak Rp32 Miliar ke Pemkab Siak
- Januari-Oktober 2017, Ekspor Riau Naik 21,22 Persen
- Pemko Pekanbaru Gratiskan PBB di Bawah Rp100 Ribu
- Perdana, Desa di Bengkalis Ini Mulai Beralih Listrik Prabayar
- Resmi Menjabat Kepala Wilayah SBT Riau,
Wahyu Sudrajat Targetkan Penjualan di Atas 400 unit Perbulan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.83.97.54
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com