Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 13 Nopember 2018 07:53
Meski Pro Kontra, DPRD Kampar Setujui Rencana Pembangunan Gedung Delapan Lantai

Selasa, 13 Nopember 2018 07:45
Dewan Tuding APBDP Kuansing 2018 Tersandera Kepentingan Oknum Pejabat Dua Instansi

Senin, 12 Nopember 2018 22:06
Tarik Menarik Tas Sama Pelaku Jambret, Pegawai PN Pekanbaru Tersungkur

Senin, 12 Nopember 2018 22:01
Jadikan Jembatan Sebagai Tempat Nongkrong, Polsek Pangean, Kuansing Gelar Patroli

Senin, 12 Nopember 2018 21:57
Bertengkar Masalah Kerjaan, Warga Bima, NTB Tewas Dipukul Rekan Kerjanya

Senin, 12 Nopember 2018 21:27
Tantangan Pengelolaan Ekosistem Gambut,
Bupati Meranti Jadi Pembicara Tropical Peatland Roundtable Discussion


Senin, 12 Nopember 2018 20:53
Dititipkan di Lapas, Kurir Sabu 5 Kg Tahanan Kejari Bengkalis Meninggal Dunia

Senin, 12 Nopember 2018 20:47
Bertemu Presiden Jokowi, Bupati Inhil Sampaikan Proposal dan Permasalahan Perkelapaan

Senin, 12 Nopember 2018 20:26
Polda Riau Kalah Dipraperadilkan Seorang Tersangka Korupsi Pipa Transmisi Inhil

Senin, 12 Nopember 2018 19:40
Tingkatkan PAD, Bapenda Minta Masukan dari Kejari Kuansing

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 8 Pebruari 2018 18:08
Januari-Oktober 2017, Ekspor Riau Naik 21,22 Persen

Ekspor Riau periode Januari-Oktober 2017 meningkat 21,22 persen. Peningkatan tidak terlepas dari peran pemerintah provinsi Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Peran pemerintah provinsi Riau dalam pembinaan terhadap dunia usaha cukup berhasil. Hal itu nampak dari meningkatnya ekspor dunia usaha di Riau. Terutama ekspor non migas Riau.

Seperti yang disebutkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Aden Gultom bahwa periode Januari-Oktober 2017, ekspor Riau mengalami kenaikan sebesar 21,22 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya .

Menurutnya, kenaikan ini didominasi ekspor Non Migas, yang naik sebesar 28,05 persen. Sementara eksport migas malah menurun sebesar 6,97 persen. Ini disebabkan oleh turunnya ekspor minyak mentah sebesar 10,30 persen, meski hasil minyak naik sebesar 29,95 persen.

10 golongan barang utama non migas selama tahun 2017, berkontribusi sebesar 94,42 persen dari nilai totalnya. Sedangkan dari sisi pertumbuhan ke 10 golongan itu tumbuh sebesar 28,52 persen terhadap periode yang sama atau tahun 2016. Golongan barang yang dimaksud tersebut antaranya, Lemak dan minyak hewan/nabat, kertas dan karton, bubur kayu, (pulp), produk kimia, bahan kimia organik, ampas dan sisa industri makanan, makanan olahan, tembakau, buah-buahan, dan bahan-bahan nabati.

"Jika diangkakan, 10 golongan barang pada sektor non migas ini bernilai total US$ 2.476,04 juta pada periode Januari-Oktober 2017. Penyumbang terbesar yakni lemak dan minya hewan/nabati dengan total US$ 2.191 juta, diikuti kertas dan karton sebesar US$ 135, bubur kayu (pulp) US$ 107 juta dan bahan kimia organik sebasar US$ 50 juta," terang Aden Gultom.

Aden menyebut, perkembangan dan peran ekspor non migas di Riau menurut sektor, selama Januari-Oktober 2017 dibanding periode yang sama tahun 2016, mengalami kenaikan sebesar 28,05 persen. Kenaikan ini didominasi pertanian dan ekspor industri, dengan masing-masing sebesar 90,94 persen dan 27,85 persen.

"Dilihat dari kontribusinya terhadap total nilai ekspor pada Januari-Oktober 2017, ekspor non migas memberikan kontribusi sebesar 85,05 persen, sedangkan ekspor migas 14,95 persen. Besarnya peranan sektor non migas didukung oleh peran sektor industri sebesar 84,58 persen," tuturnya.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Kadis PMPTSP Riau: Transaksi Riau Expo 2018 Capai Rp20 Miliar
- Tekan Angka Penunggak, UEK DMB Duri Timur Luncurkan Celengan
- Dituding Merampas Lahan, PT CPI Berikan Klarifikasi
- Sebut Sebagai Sejarah, Plt Gubri Resmikan Pengoperasian Runway 2600 Meter
- Pastikan Kurma Bisa Dibudidaya di Indonesia, PT KKI Ekspansi ke 5 Provinsi
- Perdana Setelah Launching,
Al Muchtar Travel and Tour Berangkatkan 25 Jamaah Umroh

- Proses Pembuatan Kertas, Antarkan RAPP menjadi Stand Terbaik di Riau Expo 2018
- Indomaret dan Alfamart Ditolak, tak Semua Izin Dikeluarkan DPMPTSP Kampar
- Pertamina Resmikan BBM 1 Harga di Pelalawan
- Penutupan Riau Expo Malam Ini Dimeriahkan Mantan Vokalis Band Drive
- Bahas Perminyakan, SKK Migas Gelar Coffee Morning dengan Awak Media
- Panel Terbakar, Lebih 7 Jam Listrik di Pulau Bengkalis Padam Total
- Tolak Masuknya Indomaret dan Alfamart, Aktivis AMMIA Datangi Kantor Dinas PPTPM Kampar
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun
- Wamen ESDM Putuskan Pengelolaan CPP Blok Diserahkan ke PT BSP 100 Persen
- Pengamat Ekonomi: Banjir Bisa Lumpuhkan Ekonomi Kuansing
- Upah Bongkar Muat TBS Sawit dan Barang Pokok di Rohul Naik 15 Persen
- Diajarkan Membatik, Puluhan Ibu PKK Empat Kabupaten Terlihat Antusias
- Penuntasan Jembatan Siak IV Kemungkinan Molor
- Triwulan III 2018, Ekonomi Riau tumbuh 2,98 Persen


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com