Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 17 Pebruari 2018 22:24
Ratusan Kader PDIP Riau Ikuti Rakerdasus Riau

Sabtu, 17 Pebruari 2018 21:49
Posko Loyalis Firdaus-Rusli di Duri, Bengkalis Dirusak OTK

Sabtu, 17 Pebruari 2018 21:19
Terpilih Secara Aklamasi, Nurdin Abdul Halim Nahkodai KB PII Riau 

Sabtu, 17 Pebruari 2018 20:57
Perdana di Sumatera,
Musisi Lintas Genre Kolaborasi Hadirkan Pekanbaru Rockin' Day


Sabtu, 17 Pebruari 2018 19:18
Bangkitkan Ekonomi Riau,
Lukman Edy Ingin Dirikan BUMD Perkebunan dan Konstruksi


Sabtu, 17 Pebruari 2018 19:12
Ikut Festival Perang Air,
Wisatawan Mancanegara Terus Berdatangan ke Selatpanjang


Sabtu, 17 Pebruari 2018 17:01
Dua Luka-luka,
Satu Unit Truk Molen Masuk Lubang Box di Halaman Kantor Camat Sail


Sabtu, 17 Pebruari 2018 16:54
Pemkab Kuansing DiimbauTepat Sasaran Salurkan Bibit Sawit

Sabtu, 17 Pebruari 2018 15:51
Kunjungi Ekowisata Pantai Solop,
Pjs Bupati Inhil Nyatakan Kalau Dikelola dengan Baik Mampu Angkat Ekonomi Masyarakat Tempatan


Sabtu, 17 Pebruari 2018 15:09
KPU Gelar Rekapitulasi Parpol, 2 Parpol Tak Memenuhi Syarat

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 8 Pebruari 2018 18:08
Januari-Oktober 2017, Ekspor Riau Naik 21,22 Persen

Ekspor Riau periode Januari-Oktober 2017 meningkat 21,22 persen. Peningkatan tidak terlepas dari peran pemerintah provinsi Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Peran pemerintah provinsi Riau dalam pembinaan terhadap dunia usaha cukup berhasil. Hal itu nampak dari meningkatnya ekspor dunia usaha di Riau. Terutama ekspor non migas Riau.

Seperti yang disebutkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Aden Gultom bahwa periode Januari-Oktober 2017, ekspor Riau mengalami kenaikan sebesar 21,22 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya .

Menurutnya, kenaikan ini didominasi ekspor Non Migas, yang naik sebesar 28,05 persen. Sementara eksport migas malah menurun sebesar 6,97 persen. Ini disebabkan oleh turunnya ekspor minyak mentah sebesar 10,30 persen, meski hasil minyak naik sebesar 29,95 persen.

10 golongan barang utama non migas selama tahun 2017, berkontribusi sebesar 94,42 persen dari nilai totalnya. Sedangkan dari sisi pertumbuhan ke 10 golongan itu tumbuh sebesar 28,52 persen terhadap periode yang sama atau tahun 2016. Golongan barang yang dimaksud tersebut antaranya, Lemak dan minyak hewan/nabat, kertas dan karton, bubur kayu, (pulp), produk kimia, bahan kimia organik, ampas dan sisa industri makanan, makanan olahan, tembakau, buah-buahan, dan bahan-bahan nabati.

"Jika diangkakan, 10 golongan barang pada sektor non migas ini bernilai total US$ 2.476,04 juta pada periode Januari-Oktober 2017. Penyumbang terbesar yakni lemak dan minya hewan/nabati dengan total US$ 2.191 juta, diikuti kertas dan karton sebesar US$ 135, bubur kayu (pulp) US$ 107 juta dan bahan kimia organik sebasar US$ 50 juta," terang Aden Gultom.

Aden menyebut, perkembangan dan peran ekspor non migas di Riau menurut sektor, selama Januari-Oktober 2017 dibanding periode yang sama tahun 2016, mengalami kenaikan sebesar 28,05 persen. Kenaikan ini didominasi pertanian dan ekspor industri, dengan masing-masing sebesar 90,94 persen dan 27,85 persen.

"Dilihat dari kontribusinya terhadap total nilai ekspor pada Januari-Oktober 2017, ekspor non migas memberikan kontribusi sebesar 85,05 persen, sedangkan ekspor migas 14,95 persen. Besarnya peranan sektor non migas didukung oleh peran sektor industri sebesar 84,58 persen," tuturnya.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pemkab Kuansing DiimbauTepat Sasaran Salurkan Bibit Sawit
- Gaikindo Klaim Permintaan Premium Berkurang karena Rekomendasi Industri Otomotif
- Masyarakat Keluhkan Tarif Parkir 'Siluman' di Duri
- Minim Pengawasan, PKL dan Parkir Liar di Pasar Pagi Arengka Kembali Marak
- Gelar Patroli, Satpol PP Meranti Tertibkan Jam Buka Warnet
- Harga Minyak Dunia Turun, Pertumbuhan Ekonomi Bengkalis Turun
- Gandeng Diskes PRiau, DPM-PTSP Pekanbaru Buka Stand Jamu Gratis
- Ditjend Perbendaharaan Puji Realisasi DAK Fisik Pemprov Riau
- Toleransi Pemko Pekanbaru pada Pedagang,
PKL Pasar Cik Puan Hanya Boleh Jualan Sampai Pukul 9 Pagi

- Gandeng Kejari, Bapenda Pekanbaru Segera Tindak WP Nakal
- 2017, Rp1,3 Triliun KUR Dinikmati 56 Ribu UMKM di Riau
- Disperindag Terus Rayu PKL Pindah ke Pasar Higenis
- Sepekan Jelang Imlek, Harga Cabai Berangsir Turun
- Promosikan Objek Wisata Titik Nol Pekanbaru, Dinas Pariwisata Gelar Sejumlah Event
- Bayar Proyek Fisik 100 Persen,
Pemkab Bengkalis Pelajari Kembali Rekomendasi Camat

- Dua Perusahaan Nunggak Pajak Rp32 Miliar ke Pemkab Siak
- Januari-Oktober 2017, Ekspor Riau Naik 21,22 Persen
- Pemko Pekanbaru Gratiskan PBB di Bawah Rp100 Ribu
- Perdana, Desa di Bengkalis Ini Mulai Beralih Listrik Prabayar
- Resmi Menjabat Kepala Wilayah SBT Riau,
Wahyu Sudrajat Targetkan Penjualan di Atas 400 unit Perbulan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.83.97.54
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com