Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Mei 2018 10:07
Bacakan Amanah Menkominfo, Plt Gubri Pimpin Upacara Harkitnas 2018

Senin, 21 Mei 2018 09:20
Tiga Warga Tapung Hulu Ditangkap Polres Kampar Saat Pesta Sabu

Senin, 21 Mei 2018 06:57
Menginap, Andi dan Wardan Blusukan ke Pasar Ramadhan dan Sholat Tarawih di Guntung

Ahad, 20 Mei 2018 21:25
Gerebek Pesta Sabu di Mahato, Satres Narkoba Polres Rohul Ciduk 2 Laki-laki

Ahad, 20 Mei 2018 18:16
Kasatpol PP Inhil Imbau Pengelola Tempat Hiburan Malam Hentikan Aktifitas Selama Ramadhan

Ahad, 20 Mei 2018 17:42
BPBD Riau: Status Siaga Darurat Asap Segera Diperpanjang

Ahad, 20 Mei 2018 16:31
Mahasiswa Wharton School dan SMU Pelajari Praktik Sustainability APRIL

Ahad, 20 Mei 2018 15:40
5 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Rohil dan Dumai

Ahad, 20 Mei 2018 13:54
Dirapel Dua Bulan, Pemprov Bayarkan Single Salary ASN

Ahad, 20 Mei 2018 13:51
Polisi Diminta Tindak Tegas Balapan Liar di Sudirman Bengkalis

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 8 Pebruari 2018 18:08
Januari-Oktober 2017, Ekspor Riau Naik 21,22 Persen

Ekspor Riau periode Januari-Oktober 2017 meningkat 21,22 persen. Peningkatan tidak terlepas dari peran pemerintah provinsi Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Peran pemerintah provinsi Riau dalam pembinaan terhadap dunia usaha cukup berhasil. Hal itu nampak dari meningkatnya ekspor dunia usaha di Riau. Terutama ekspor non migas Riau.

Seperti yang disebutkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Aden Gultom bahwa periode Januari-Oktober 2017, ekspor Riau mengalami kenaikan sebesar 21,22 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya .

Menurutnya, kenaikan ini didominasi ekspor Non Migas, yang naik sebesar 28,05 persen. Sementara eksport migas malah menurun sebesar 6,97 persen. Ini disebabkan oleh turunnya ekspor minyak mentah sebesar 10,30 persen, meski hasil minyak naik sebesar 29,95 persen.

10 golongan barang utama non migas selama tahun 2017, berkontribusi sebesar 94,42 persen dari nilai totalnya. Sedangkan dari sisi pertumbuhan ke 10 golongan itu tumbuh sebesar 28,52 persen terhadap periode yang sama atau tahun 2016. Golongan barang yang dimaksud tersebut antaranya, Lemak dan minyak hewan/nabat, kertas dan karton, bubur kayu, (pulp), produk kimia, bahan kimia organik, ampas dan sisa industri makanan, makanan olahan, tembakau, buah-buahan, dan bahan-bahan nabati.

"Jika diangkakan, 10 golongan barang pada sektor non migas ini bernilai total US$ 2.476,04 juta pada periode Januari-Oktober 2017. Penyumbang terbesar yakni lemak dan minya hewan/nabati dengan total US$ 2.191 juta, diikuti kertas dan karton sebesar US$ 135, bubur kayu (pulp) US$ 107 juta dan bahan kimia organik sebasar US$ 50 juta," terang Aden Gultom.

Aden menyebut, perkembangan dan peran ekspor non migas di Riau menurut sektor, selama Januari-Oktober 2017 dibanding periode yang sama tahun 2016, mengalami kenaikan sebesar 28,05 persen. Kenaikan ini didominasi pertanian dan ekspor industri, dengan masing-masing sebesar 90,94 persen dan 27,85 persen.

"Dilihat dari kontribusinya terhadap total nilai ekspor pada Januari-Oktober 2017, ekspor non migas memberikan kontribusi sebesar 85,05 persen, sedangkan ekspor migas 14,95 persen. Besarnya peranan sektor non migas didukung oleh peran sektor industri sebesar 84,58 persen," tuturnya.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- PT AA Bongkar Pondok di Lahan yang Dikuasai Warga
- Bank Riau Kepri Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan
- 5 Kabupaten di Riau Terima Ribuan Paket Gizi dari PT RAPP
- Triwulan I 2018, Pupuk Jadi Komoditi Impor Riau Terbesar
- Selama Bulan Suci Ramadhan, Jam Pelayanan di Kantor Samsat Rohul tidak Berubah
- Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H/2018 M,
PLN Bengkalis Kerahkan 'Pasus' Minimalisir Gangguan dan Pemadaman

- Sediakan Makanan Khas Rohul,
88 Lapak Pasar Ramadhan di Kelurahan Pasirpangaraian‎ Terisi Penuh

- Tanam Bibit Padi Sidenuk di Kampar, Kemenristekdikti Patok Target 12 Ton Sehektar
- PT Tasmapuja Bangunkan Gedung PDTA Warga Pinatan, Desa Kampar
- Kong Djie Coffee & Resto Siap jadi Pilihan Wista Kuliner di Pekanbaru
- Harga TBS di Riau Naik Sepekan ke Depan
- Sambut Ramadan, Disdalduk KB Gelar Makan Bersama dan Saling Bermaafan
- Edukasi Mahasiswa, Pertamina Ajak Mahasiswa Riau Kenali Energi Negeri
- Selama Ramadhan, Waktu Kerja ASN Dikurangi Lima Jam Sepekan
- Pertamina Siapkan Ketahanan Stop dan Distribusi BBM untuk Kebutuhan Ramadhan
- Di Tengah Derasnya Penolakan HGU PT TSUM di Pulau Medol,
Kadis DPM-PTSP: Hambali Serukan Warga Untuk Temui Investor

- Dukung GISA, Kadisdukcapil Pekanbaru Imbau Warga ke Hotel Furaya Besok
- Bank Riau Kepri Jadi Tuan Rumah Rakor Bisnis BPD se Sumatera
- BI Luncurkan GPN di Riau
- Ribut-ribut HGU di Pulau Mendol,
Ternyata PT TSUM Sudah Kantongi Pelepasan Sebelum Kabupaten Pelalawan Berdiri



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com