Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Agustus 2018 19:59
Tiga Terdakwa Korupsi Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Inhil Divonis 4,5 Tahun dan 5,5 Tahun

Senin, 20 Agustus 2018 19:54
Kurang Disiplin, Ratusan Honorer Pemkab Inhu Dirumahkan

Senin, 20 Agustus 2018 19:38
Dewan Minta Bupati Kuansing Tindak Tegas PNS yang Nyaleg

Senin, 20 Agustus 2018 19:15
Positip Mengandung Unsur Babi, Diskes Riau Tetap Lanjutkan Vaksin MR

Senin, 20 Agustus 2018 18:57
‎Seorang Kurir Diciduk, Polsek Tenayan Raya Sita Narkoba Bernilai Rp3,2 Miliar

Senin, 20 Agustus 2018 18:51
Dikira Mau Bunuh Diri, Pekerja Panjat Menara Cerobong PT APR untuk Cek Akhir

Senin, 20 Agustus 2018 18:31
Kunjungi Bawaslu Riau, Komisi I DPRD Riau Tanyakan Aturan Kampanye

Senin, 20 Agustus 2018 17:14
Lusa, Jadwal Keberangkatan Roro Air Putih-Pakning, Bengkalis Ditunda 3 Jam

Senin, 20 Agustus 2018 17:10
Dituding Kerja Asal-asalan,
Rekanan Perenovasi Kantor DPRD Pelalawan Berikan Klarifikasi


Senin, 20 Agustus 2018 16:56
Tingkatkan Kualitas Pendidikan,
Guru di Pekanbaru Ikuti Program Pelita Pendidikan


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 8 Pebruari 2018 18:08
Januari-Oktober 2017, Ekspor Riau Naik 21,22 Persen

Ekspor Riau periode Januari-Oktober 2017 meningkat 21,22 persen. Peningkatan tidak terlepas dari peran pemerintah provinsi Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Peran pemerintah provinsi Riau dalam pembinaan terhadap dunia usaha cukup berhasil. Hal itu nampak dari meningkatnya ekspor dunia usaha di Riau. Terutama ekspor non migas Riau.

Seperti yang disebutkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Aden Gultom bahwa periode Januari-Oktober 2017, ekspor Riau mengalami kenaikan sebesar 21,22 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya .

Menurutnya, kenaikan ini didominasi ekspor Non Migas, yang naik sebesar 28,05 persen. Sementara eksport migas malah menurun sebesar 6,97 persen. Ini disebabkan oleh turunnya ekspor minyak mentah sebesar 10,30 persen, meski hasil minyak naik sebesar 29,95 persen.

10 golongan barang utama non migas selama tahun 2017, berkontribusi sebesar 94,42 persen dari nilai totalnya. Sedangkan dari sisi pertumbuhan ke 10 golongan itu tumbuh sebesar 28,52 persen terhadap periode yang sama atau tahun 2016. Golongan barang yang dimaksud tersebut antaranya, Lemak dan minyak hewan/nabat, kertas dan karton, bubur kayu, (pulp), produk kimia, bahan kimia organik, ampas dan sisa industri makanan, makanan olahan, tembakau, buah-buahan, dan bahan-bahan nabati.

"Jika diangkakan, 10 golongan barang pada sektor non migas ini bernilai total US$ 2.476,04 juta pada periode Januari-Oktober 2017. Penyumbang terbesar yakni lemak dan minya hewan/nabati dengan total US$ 2.191 juta, diikuti kertas dan karton sebesar US$ 135, bubur kayu (pulp) US$ 107 juta dan bahan kimia organik sebasar US$ 50 juta," terang Aden Gultom.

Aden menyebut, perkembangan dan peran ekspor non migas di Riau menurut sektor, selama Januari-Oktober 2017 dibanding periode yang sama tahun 2016, mengalami kenaikan sebesar 28,05 persen. Kenaikan ini didominasi pertanian dan ekspor industri, dengan masing-masing sebesar 90,94 persen dan 27,85 persen.

"Dilihat dari kontribusinya terhadap total nilai ekspor pada Januari-Oktober 2017, ekspor non migas memberikan kontribusi sebesar 85,05 persen, sedangkan ekspor migas 14,95 persen. Besarnya peranan sektor non migas didukung oleh peran sektor industri sebesar 84,58 persen," tuturnya.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Lusa, Jadwal Keberangkatan Roro Air Putih-Pakning, Bengkalis Ditunda 3 Jam
- Dituding Kerja Asal-asalan,
Rekanan Perenovasi Kantor DPRD Pelalawan Berikan Klarifikasi

- Sudah Tiba di Pekanbaru,
Sapi Kurban Presiden Jokowi Beratnya Hampir Satu Ton dan Gubri 400 Kg

- Periksa Hewan Kurban, Disnakbun Rohul Kerahkan 32 Petugas
- Tunda Salur Capai Rp500 Miliar,
Pembayaran Kontrak Kerja Pihak Ketiga di Riau Baru Dibayarkan 2019

- Hadirkan Danang D’Acamedy, Panggung Asik Telkomsel Goyang Masyarakat Inhu
- ‎Terkesan Asal-asalan,
Proyek Renovasi Kantor DPRD Pelalawan Tuai Kecaman

- Jelang Idul Adha, Stok Sembako Riau Cukup
- Defisit Anggaran, Sekda Sebut Pemprov Riau Alami Masa-masa Sulit
- Kerahkan 26 Petugas, Distan Bengkalis Targetkan Periksa 3.000 Hewan Qurban
- Traffic Light Padam, Lalin di Duri Semrawut
- Permudah Layanan, Disdukcapil Bengkalis akan Maksimalkan Peran UPTD
- Lagi BRK Raih Platinum Award Kinerja Keuangan Sangat Bagus 10 Tahun Berturut-Turut
- Audit RAL, BPKP Ibaratkan Seperti Kumpulkan Serpihan
- Akhirnya Rekanan Pasang Papan Nama Proyek Renovasi Gedung DPRD Pelalawan
- BI Riau Sosialisasikan SBR004
- PLTMG Langgam Berhenti Beroperasi, Ini Tanggapan Bupati Pelalawan
- Fasilitasi Kaula Muda Berkarya,
AXIS Gelar AXIS Pop-Up Station di 9 Kota

- Telkomsel Optimis Sukseskan Asian Games 2018
- Agar Diketahui Publik,
Kalangan Dewan Desak Pemborong Pasang Papan Nama Proyek



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com