Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Mei 2018 09:20
Tiga Warga Tapung Hulu Ditangkap Polres Kampar Saat Pesta Sabu

Senin, 21 Mei 2018 06:57
Menginap, Andi dan Wardan Blusukan ke Pasar Ramadhan dan Sholat Tarawih di Guntung

Ahad, 20 Mei 2018 21:25
Gerebek Pesta Sabu di Mahato, Satres Narkoba Polres Rohul Ciduk 2 Laki-laki

Ahad, 20 Mei 2018 18:16
Kasatpol PP Inhil Imbau Pengelola Tempat Hiburan Malam Hentikan Aktifitas Selama Ramadhan

Ahad, 20 Mei 2018 17:42
BPBD Riau: Status Siaga Darurat Asap Segera Diperpanjang

Ahad, 20 Mei 2018 16:31
Mahasiswa Wharton School dan SMU Pelajari Praktik Sustainability APRIL

Ahad, 20 Mei 2018 15:40
5 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Rohil dan Dumai

Ahad, 20 Mei 2018 13:54
Dirapel Dua Bulan, Pemprov Bayarkan Single Salary ASN

Ahad, 20 Mei 2018 13:51
Polisi Diminta Tindak Tegas Balapan Liar di Sudirman Bengkalis

Ahad, 20 Mei 2018 13:48
Kampanye Bersama di Pelangiran, Wardan dan Andi Rachman Kian Kompak

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 9 Pebruari 2018 10:04
Dua Perusahaan Nunggak Pajak Rp32 Miliar ke Pemkab Siak

Pemkab Siak terus mendesak dua perusahaan membayar tunggakan pajak. PT IKPP Rp28 miliar dan PTPN V Rp4 miliar.

Riauterkini-SIAK- Ternyata di Kabupaten Siak, perusahaan-perusahaan "raksasa" ada hutang ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, dan itu sudah terjadi bertahun-tahun namun tidak kunjung dibayar. Empat tahun belakangan, terkuak hutang pajak penerangan jalan non PLN di PT Indah Kiat Pulp dan Paper (IKPP) sebesar Rp28 miliar.

Saat ini, kembali terkuak ternyata PT Perkenunan Nusantara V (PTPN V) juga ada hutang ke Pemkab Siak sekitar Rp4 miliar. Dan hutang tersebut sudah terjadi sejak lama, lebih lama dari hutang PT IKPP.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Yan Pranajaya kepada riauterkini.com, usai pengukuhan LAMR Siak. Ia mengatakan bahwa hutang PTPN V juga ada sekitar Rp4 miliar, sampai saat ini belum dibayar. Mengenai hutang apa, ia enggam memberitaukannya.

"Bukan hanya PT IKPP yang berhutang, PTPN V juga ada sekitar Rp4 mikiar, tapi beda dengan hutang IKPP," ungkap Yan Pranajaya mantan Kepala Babpeda Siak ini.

Ia, mengatakan bahwa seluruh hutang-hutang yang ada akan ditagih. Karena hal itu diatur dan kalau dibayar, tentunya akan menambah pendapatan Pemerintah.

"Pokoknya semua hutang harus dibayar," ujar Yan Pranajaya didalam mobil dinasnya.***(vila)

Loading...


Berita lainnya..........
- PT AA Bongkar Pondok di Lahan yang Dikuasai Warga
- Bank Riau Kepri Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan
- 5 Kabupaten di Riau Terima Ribuan Paket Gizi dari PT RAPP
- Triwulan I 2018, Pupuk Jadi Komoditi Impor Riau Terbesar
- Selama Bulan Suci Ramadhan, Jam Pelayanan di Kantor Samsat Rohul tidak Berubah
- Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H/2018 M,
PLN Bengkalis Kerahkan 'Pasus' Minimalisir Gangguan dan Pemadaman

- Sediakan Makanan Khas Rohul,
88 Lapak Pasar Ramadhan di Kelurahan Pasirpangaraian‎ Terisi Penuh

- Tanam Bibit Padi Sidenuk di Kampar, Kemenristekdikti Patok Target 12 Ton Sehektar
- PT Tasmapuja Bangunkan Gedung PDTA Warga Pinatan, Desa Kampar
- Kong Djie Coffee & Resto Siap jadi Pilihan Wista Kuliner di Pekanbaru
- Harga TBS di Riau Naik Sepekan ke Depan
- Sambut Ramadan, Disdalduk KB Gelar Makan Bersama dan Saling Bermaafan
- Edukasi Mahasiswa, Pertamina Ajak Mahasiswa Riau Kenali Energi Negeri
- Selama Ramadhan, Waktu Kerja ASN Dikurangi Lima Jam Sepekan
- Pertamina Siapkan Ketahanan Stop dan Distribusi BBM untuk Kebutuhan Ramadhan
- Di Tengah Derasnya Penolakan HGU PT TSUM di Pulau Medol,
Kadis DPM-PTSP: Hambali Serukan Warga Untuk Temui Investor

- Dukung GISA, Kadisdukcapil Pekanbaru Imbau Warga ke Hotel Furaya Besok
- Bank Riau Kepri Jadi Tuan Rumah Rakor Bisnis BPD se Sumatera
- BI Luncurkan GPN di Riau
- Ribut-ribut HGU di Pulau Mendol,
Ternyata PT TSUM Sudah Kantongi Pelepasan Sebelum Kabupaten Pelalawan Berdiri



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com