Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 18 Oktober 2018 20:59
Bupati Kampar Ingatkan Pelaksana Program Pamsimas yang Memahami Sistem Sanitasi

Kamis, 18 Oktober 2018 19:50
Lagi, Kada Tak Hadir Penuhi Panggilan Bawaslu

Kamis, 18 Oktober 2018 19:48
Buaya Muncul di Sungai Siak, Warga Sekitar Diimbau Tak Berenang

Kamis, 18 Oktober 2018 17:17
Bupati Rohul Ajukan Tiga Ranperda ke DPRD, Salah Satunya Rancangan APBD 2019

Kamis, 18 Oktober 2018 16:39
FPRR Serahkan Bantuan Sosial Uutuk Korban Bencana Gempa dan Tsunami di Palu

Kamis, 18 Oktober 2018 16:35
Peringati HAN 2018 Tingkat Kabupaten,
Bupati Sukiman Ingin Semua Anak Rohul Sehat dan Genius


Kamis, 18 Oktober 2018 16:21
Pemko dan Bawaslu Pekanbaru akan Sosialisasi Gerakan AP-HPA di Arena CFD

Kamis, 18 Oktober 2018 16:18
Dinas PUPR Akan Beli Satu Set Alat Tambal Sulam Jalan

Kamis, 18 Oktober 2018 16:07
Hasilkan Tiga Poin Kesepakatan, Komisi V DPRD Riau Sebut PT Ricky Salah

Kamis, 18 Oktober 2018 16:06
Kembali Diperiksa sebagai Saksi, Wabup Bengkalis Datangi Ditreskrimsus Polda Riau

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 9 Pebruari 2018 10:04
Dua Perusahaan Nunggak Pajak Rp32 Miliar ke Pemkab Siak

Pemkab Siak terus mendesak dua perusahaan membayar tunggakan pajak. PT IKPP Rp28 miliar dan PTPN V Rp4 miliar.

Riauterkini-SIAK- Ternyata di Kabupaten Siak, perusahaan-perusahaan "raksasa" ada hutang ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, dan itu sudah terjadi bertahun-tahun namun tidak kunjung dibayar. Empat tahun belakangan, terkuak hutang pajak penerangan jalan non PLN di PT Indah Kiat Pulp dan Paper (IKPP) sebesar Rp28 miliar.

Saat ini, kembali terkuak ternyata PT Perkenunan Nusantara V (PTPN V) juga ada hutang ke Pemkab Siak sekitar Rp4 miliar. Dan hutang tersebut sudah terjadi sejak lama, lebih lama dari hutang PT IKPP.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Yan Pranajaya kepada riauterkini.com, usai pengukuhan LAMR Siak. Ia mengatakan bahwa hutang PTPN V juga ada sekitar Rp4 miliar, sampai saat ini belum dibayar. Mengenai hutang apa, ia enggam memberitaukannya.

"Bukan hanya PT IKPP yang berhutang, PTPN V juga ada sekitar Rp4 mikiar, tapi beda dengan hutang IKPP," ungkap Yan Pranajaya mantan Kepala Babpeda Siak ini.

Ia, mengatakan bahwa seluruh hutang-hutang yang ada akan ditagih. Karena hal itu diatur dan kalau dibayar, tentunya akan menambah pendapatan Pemerintah.

"Pokoknya semua hutang harus dibayar," ujar Yan Pranajaya didalam mobil dinasnya.***(vila)

Loading...


Berita lainnya..........
- Dinas PUPR Akan Beli Satu Set Alat Tambal Sulam Jalan
- Ngaku Diintervensi, Oknum Honorer RSUD Mandau 2 Bulan Tak Gajian
- Forbis-PIPM Gelar Pelatihan Pasar Modal Untuk Wartawan
- Dimulai Pekan Depan,
Bapenda Kembali Lakukan Pemutihan Denda Pajak

- Pemprov dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Konsumsi BBM
- Desa Teluk Paman Timur Siap Jadi Sentra Jeruk Manis
- Layanan Mudah dan Efektif untuk Masyarakat,
Kominfo Pekanbaru Expos Aplikasi E-Rekomendasi

- Rasionalisasi Diduga Penyebab Mangkraknya Sejumlah Armada Sampah di Duri
- Januari-September, RFB Bukukan Transaksi 847.550 Lot
- Buka Musda IV, Kadis Perkim Harap Apersi Cukupi Kebutuhan Perumahan
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Naik Rp 6,63 Perkilogram
- Genjot PAD, Bappeda Pekanbaru Intens Bertemu Para Camat dan Lurah
- Kadis PUPR Pekanbaru: Realiasi Pembangunan Sudah 60 Persen
- Dianggarkan Tahun Depan, Gedung Baru Kejati Minta Rp39 Miliar Lagi dar APBD Riau
- Komosaris: PT SPR Merugi karena Kerja Sama dengan Kingswood Capital Ltd
- Terobosan Baru Bapenda Kuansing Mudahkan Masyarakat Bayar Pajak
- Transaksi di EDC BNI, Hadiah Besar Menanti
- Puskesmas di Bengkalis Masih Kekurangan Apoteker
- Buka Pelalawan Expo 2018,
Bupati Harris Ajak Masyarakat Berdo'a untuk Korban Gempa Palu dan Donggala

- Di Duri Timur, Bengkalis Pangkalan Elpiji Jual Gas Subsidi di Atas HET


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com