Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Januari 2019 21:07
Dugaan Perselingkuhan Oknm DPRD Kuansing,
Keluarga Terlapor Sempat Minta Mencabut Pengaduan


Rabu, 23 Januari 2019 20:58
Berbagai Gelaran Disiapkan Panitia Imlek Bersama Sambut Perayaan Imlek 2019

Rabu, 23 Januari 2019 20:53
Polsek Ukui Gagalkan Mobil Truk Pengangkut 'Illog'

Rabu, 23 Januari 2019 19:32
Sinergitas TNI-Polri, Polres Inhu Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kodim 0302

Rabu, 23 Januari 2019 19:13
Yowan Terpilih Menjadi Ketua LPM Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru

Rabu, 23 Januari 2019 17:04
Ratusan Prajurit Kodim 0313/KPR se-Rohul‎ Jalani Minggu Militer di Pasirpangaraian

Rabu, 23 Januari 2019 16:53
Kadis PUPR Rohul Turun Tangan,
‎Jalan Provinsi di Rambah Hilir Rusak tarena tak Ada Drainese


Rabu, 23 Januari 2019 16:48
Peredaran Narkoba di LP Kelas II B Bangkinang Kembali Terungkap

Rabu, 23 Januari 2019 16:44
Bandara Sepi, Porter Andalkan Penerbangan Internasional

Rabu, 23 Januari 2019 16:34
Gubri Ingin Jembatan Siak IV Diberi Nama Pendiri Kota Pekanbaru

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 9 Pebruari 2018 10:04
Dua Perusahaan Nunggak Pajak Rp32 Miliar ke Pemkab Siak

Pemkab Siak terus mendesak dua perusahaan membayar tunggakan pajak. PT IKPP Rp28 miliar dan PTPN V Rp4 miliar.

Riauterkini-SIAK- Ternyata di Kabupaten Siak, perusahaan-perusahaan "raksasa" ada hutang ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, dan itu sudah terjadi bertahun-tahun namun tidak kunjung dibayar. Empat tahun belakangan, terkuak hutang pajak penerangan jalan non PLN di PT Indah Kiat Pulp dan Paper (IKPP) sebesar Rp28 miliar.

Saat ini, kembali terkuak ternyata PT Perkenunan Nusantara V (PTPN V) juga ada hutang ke Pemkab Siak sekitar Rp4 miliar. Dan hutang tersebut sudah terjadi sejak lama, lebih lama dari hutang PT IKPP.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Yan Pranajaya kepada riauterkini.com, usai pengukuhan LAMR Siak. Ia mengatakan bahwa hutang PTPN V juga ada sekitar Rp4 miliar, sampai saat ini belum dibayar. Mengenai hutang apa, ia enggam memberitaukannya.

"Bukan hanya PT IKPP yang berhutang, PTPN V juga ada sekitar Rp4 mikiar, tapi beda dengan hutang IKPP," ungkap Yan Pranajaya mantan Kepala Babpeda Siak ini.

Ia, mengatakan bahwa seluruh hutang-hutang yang ada akan ditagih. Karena hal itu diatur dan kalau dibayar, tentunya akan menambah pendapatan Pemerintah.

"Pokoknya semua hutang harus dibayar," ujar Yan Pranajaya didalam mobil dinasnya.***(vila)

Loading...


Berita lainnya..........
- Bandara Sepi, Porter Andalkan Penerbangan Internasional
- Anggota DPRD Riau Dapil Pekanbaru Sebut Jembatan Siak IV Sudah Rampung
- APBD Pelalawan 2019 Sudah Bisa Direalisasikan
- Bedah APBD Riau 2019 ISEI Sorot Pertumbuhan Ekonomi tak Sebanding Tingkat Kemisikinan
- Dampak Tiket Mahal, 409 Jadwal Penerbangan di SSK II Dibatalkan
- 11 Item Pajak Pemko Pekanbaru Bisa Dibayar di Bank dan Gerai Ritel
- PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari
- BPH Migas Beri Lampu Hijau, Meranti Bisa Jadi Kota Jargas
- 2019, Bulog Akan Serap 4 Ribu Ton Padi Petani Riau
- Penampakan Fisik Jembatan Siak IV Hampir Rampung
- Banyak Rusak dan Tidak Layak, Jumlah Halte TMP Harus Ditambah
- Kinerja Lamban, Pemko Pekanbaru Beri PT ARB Kesempatan Kedua
- Upacara K3 2018, Mayoritas Naker RI Tamat SMP dan SD
- Tahun Ini, MPP Pekanbaru Targetkan Dapat Investasi Rp2 Triliun
- Tahun Ini, Jumlah Bantuan Sapi untuk Peternak Riau Alami Penurunan
- Pertamina Laksanakan Lifting Perdana Minyak Mentah Bagian Chevron di Blok Rokan
- Awal Pekan Ini, Harga Barang Kebutuhan Turun
- Batik Bono Segera Tingkatkan Perekonomian Warga Pelalawan
- Pembuka Awal Tahun 2019,
PUPR Bengkalis Lelang 18 Paket Proyek Ratusan Miliar

- Setahun Beroperasi, 95 Bus TMP Beri Pemasukan Rp13,7 Miliar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com